Air Mata si Kupu-Kupu Malam
Setelah mengucapkan kalimat panjang lebar itu, Laura berlalu dari sana dengan angkuhnya.
Sementara itu Santi dan Mira hanya bisa kesal sendiri melihat sikap angkuh Laura yang kelewat itu.
"Sombong banget, sih, Laura. Mentang-mentang anak kesayangannya Mami!" geram Mira yang sudah mengepalkan jemarinya kesal.
"Dia lagi merasa di atas awan, tuh, makanya kayak gitu." Santi menenangkan. "Tapi dia lupa roda kehidupan itu berputar, nggak selamanya roda di atas."