Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Mungil Dosen Tengil

Istri Mungil Dosen Tengil

“Makasih.” “Minum dulu, tenang dulu.” Rasanya nikmat, dan hangat. Rindu jauh lebih tenang dan akhirnya bisa menguasai dirinya. Matanya sudah bengkak karena kebanyakan menangis. Rasa dingin di pipinya sedikit mengejutkannya. Dia menatap Ragata yang sudah duduk di sebelahnya, dan juga mengompres pipinya. Ahh…Rindu baru ingat jika tadi dia hampir pingsan karena di beri tamparan keras.
1025.4K viewsCompletedAdded to Library 837 Times as mata perih setelah menangis
Read
+Library
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Bibir Jeff bergerak, tapi dia tetap berbalik dan menghilang dari pandanganku. Barulah pikiran kacau di kepalaku akhirnya berhenti menyiksaku. Seharusnya aku merasa lega, tapi entah mengapa, air mata mengalir tak terkendali. Astaga, apa yang telah diriku lakukan…. Melihat kekacauan di ranjang, aku berjongkok di lantai dan menangis tanpa henti. Namun, tangisan anakku membuat diriku tersadar.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as mata perih setelah menangis
Read
+Library
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Kedua mata cantik yang biasanya selalu berbinar kini tampak sembab. “Berapa lama kamu nangis tadi, hm? Kenapa gak telpon aku atau telepon Mami?” “Dari habis pulang sekolah aku nangisnya.” Dante mengecup sekilas pipi Mataya. “Sedihnya dari pagi atau siang?” “Pagi,” jawabnya parau. “Berarti tadi siang gak makan?” Mataya hanya menggeleng pelan. Melihat itu, Dante langsung mendengkus kesal.
1063.5K viewsOngoingAdded to Library 2.1K Times as mata perih setelah menangis
Read
+Library
Bunga Ilalang, Mahkota perawan desa

Bunga Ilalang, Mahkota perawan desa

Tapi setelahnya aku tak ingat apapun. Kubuka mata setelah mencium aroma menyengat di hidungku. aku menangis histeris memeluk Dinda yang dipangku Mama. "Dindaaa! Dindaaa! Maafkan, Mama. Mama sudah ninggalin Dinda malam itu. Kalau nggak Mama tinggal, Dinda nggak begini!" Jeritku.
1035.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as mata perih setelah menangis
Read
+Library
BUKAN ZAINUDIN DAN HAYATI

BUKAN ZAINUDIN DAN HAYATI

Deg Didalamnya terdapat sebuah boneka yang terbuat dari anyaman padi, tanpa kusadari air mataku merebak. "Nak kenapa kamu menangis ?" tanya Mama yang membuatku kaget. "Hah! Menangis ? Hayati gak menangis kok Ma." Jawabku yang heran dengan ucapan Mama barusan. Mama lalu mengusap tepian mata dan kedua pipiku. "Ini buktinya." Ujar Mama sambil memperlihatkan ujung jarinya yang terlihat basah.
106.9K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as mata perih setelah menangis
Read
+Library
Penjara Dendam Suami Konglomerat

Penjara Dendam Suami Konglomerat

ujarnya seraya mengusap air mata. “Nggak apa-apa, Aleeta.” Mira membantu mengusap air mata Aleeta. “Sesekali kita memang perlu menangis. Bukan karena lemah, hanya saja supaya perasaan kita menjadi lebih baik. Lagipula kalau di tahan nggak baik juga kan bagi diri kita.” Aleeta tersenyum. “Terima kasih, ya. Dan maaf saat ini aku belum bisa bercerita apapun padamu.”
108.9K viewsCompletedAdded to Library 356 Times as mata perih setelah menangis
Read
+Library
Mengejarku Setelah Perceraian

Mengejarku Setelah Perceraian

"Sayang... coba bilang ke Mama, apa yang kamu rasain sekarang? Jangan dipendam sendiri, ya?" Tiba-tiba, Dax memeluknya erat. "Ma..." suaranya terdengar bergetar. Ini pertama kalinya Dax memeluknya lebih dulu tanpa diminta. "Mama sayang kamu," bisik Annisa, balas memeluknya erat.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as mata perih setelah menangis
Read
+Library
Perasaan Setelah Jadi Abu

Perasaan Setelah Jadi Abu

"Susan. Bangunlah. Apa menipuku itu menyenangkan?" Candra menarik mayatku ke dalam pelukannya dan menitikkan air mata dengan deras. Ini adalah pertama kalinya aku melihat Candra kehilangan kendali di hadapan orang lain. Mungkin ini juga pertama kalinya aku melihat Candra menangis karena diriku.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as mata perih setelah menangis
Read
+Library
Selingkuh di Dunia Maya

Selingkuh di Dunia Maya

Matanya perih dan seakan mengeluarkan air mata, bahkan ia bisa merasa dirinya sedikit sulit bernapas. Weni menghapus air mata yang tersisa di pipinya, terduduk dan segera memeluk Rena. Bukannya berhenti menangis, justru Rena tiba-tiba menangis cukup keras seolah tengah melepas semua bebannya.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 312 Times as mata perih setelah menangis
Read
+Library
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Jika orang-orang selalu mengatakan bahwa hari berlalu begitu cepat, tapi bagi Keira waktu malah terasa seperti jalan di tempat. Saat ini ia sedang mengalami fase mati rasa. Fase di mana ia sudah tidak mampu lagi menangis. Akibat dari hujatan kanan kiri, atas bawah, yang tidak ada habis-habisnya, hatinya kini menjadi alot. Bukan keras, kuat, tegar atau apalah sebutan lainnya. Jika keras, kuat, tegar, pasti suatu saat bisa menjadi lembek, lemah atau putus asa. Tetapi kalau alot? Mau diapakan saja, bentuknya akan kembali seperti semula. Dipukul, ditendang, paling akan membal alias mental. Seperti itulah kondisi hatinya saat ini.
1091.7K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as mata perih setelah menangis
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status