Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dipaksa Nikah (Mencintai Istri Abdi Negara)

Dipaksa Nikah (Mencintai Istri Abdi Negara)

"Siapa yang mengajarimu membaca puisi? Hem?" "Mama." "Mama?" Kening Purnomo mengernyit. "Iya. Aku selalu membaca puisi-puisi buatan Mama." "Oh, ya? Memang Mama sering membuat puisi?" Purnomo menatap tak percaya. Ara mengangguk cepat. "Iya. Kata Mama itu puisi lama. Tapi ... syairnya kebanyakan tentang kesedihan. Aku nggak tahu maksudnya apa. Tapi bagus," celotehnya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai materi puisi
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

” Uh huk, Salwa mendadak tersedak angin. Belakang sahabatnya itu senang mengikuti kegiatan literasi alhasil kata-kata yang seringkali ia ucapkan serupa puisi, prosa dan karangan bebas. Oleh karena itu jangan merasa aneh ketika mendengar kata-kata yang meluncur deras serupa kata-kata para penyair. “Kalau seperti itu, definisi jodoh itu praktis! Di manakah kau letakkan hati Neng? Fase yang manakah?”
10146.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai materi puisi
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai materi puisi
Baca
+Pustaka
Marvin Rock Si Suami Terhebat

Marvin Rock Si Suami Terhebat

Dulu sewaktu kuliah, kalau bosan belajar sains, dia akan menyibukkan diri dengan membaca puisi. Namun, malam ini Marvin kecewa lantaran puisi-puisi yang ditampilkan adalah karya-karya terbaru. Marvin tahu bahwa dua puisi yang barusan dibacakan adalah karya kontemporer yang bahkan anak SMP saja tahu itu. Tidak puas, Marvin berharap di puisi yang ketiga bakal ada karya lama yang diangkat.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai materi puisi
Baca
+Pustaka
Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

Martis menatap kertas tersebut dengan rasa penasaran, kemudian berbicara dengan suara yang keras. "Apa yang kamu ingin lakukan dengan puisi ini?" tanya Martis dengan suara yang keras. "Aku ingin kamu membaca puisi ini dan melihat bahwa kita tidak memiliki apa-apa yang berharga," ucap Mia. Martis menatap kertas tersebut dengan rasa penasaran, kemudian mulai membaca puisi yang tertulis di dalamnya. Saat Martis membaca puisi tersebut, Phynoglip dan Emily saling menatap dengan rasa penasaran pula.
9.7108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai materi puisi
Baca
+Pustaka
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Setelah berkata demikian, Nazar pergi mencari Karavir lagi. Keduanya berdiskusi soal puisi tanpa henti. Dari sastra klasik sampai puisi modern, lalu entah bagaimana mereka malah mulai beradu puisi. Yang disebut adu puisi adalah dua orang akan membuat puisi dengan tema yang sama, lalu mereka akan membandingkan mana yang lebih unggul.
9.51.1M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43.9K kali sebagai materi puisi
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Putri Mafia

Terpaksa Menikahi Putri Mafia

Tanya Bu Cahaya kemudian. "Sudah Bu," jawab semua murid kompak. "Kita lanjutkan materi kemarin tentang karya sastra." "Penyumbang inspirasi terbesar dalam karya sastra adalah cinta. Dari hanya satu kata cinta bisa melahirkan begitu banyak makna. Cinta konon bisa menghadirkan kebahagiaan juga bisa menghadirkan nestapa yang tak terperikan." Murid-murid menyimak dengan takzim penjelasan Bu Cahaya.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai materi puisi
Baca
+Pustaka
Erotomania

Erotomania

"Terima kasih Pac." Sementara menunggu Paco. Kau menulis lagi buku harian di handphone mu. Kau bercerita hari ini Brya sangat memukau dosen di kelasmu. Dia mengomentari Yuri, salah satu teman yang membacakan puisinya. Dia berkata bahwa puisi itu tidak menunjukan bakat Yuri dan terus terang Brya kurang tertarik. Akhirnya karena komentar Brya. Pertemuan Minggu depan masih tentang puisi classic dan kau kebagian untuk mempresentasikan puiaimu.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai materi puisi
Baca
+Pustaka
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

Bu Markonah adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI B yang membawakan materi tentang puisi. “Anak-anak, hari ini kita akan belajar tentang puisi. Ada yang sudah tahu definisi puisi? Puisi adalah sebuah karya sastra yang gaya bahasanya sangat ditentukan oleh irama, rima, serta penyusunan setiap larik dan kata-katanya yang sangat diperhatikan,” kata Bu Markonah Seluruh siswa menyimak dan mencatat penjelasan Bu Markonah, tetapi Alexa malah sibuk mengecek ponselnya berulang kali. Danish masih belum menunjukkan batang hidungnya sama sekali.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai materi puisi
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai materi puisi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status