Sepuluh Dewa Iblis
Kata pria tua, kemudian menenggak cangkir araknya dalam sekali tegukan, sebelum berubah menjadi sekelebat bayangan hitam dan menghilang.
Melihat hal itu, ekspresi wajah santai Arthur segera berubah menjadi serius, sebelumnnya ia masih dipengaruhi kondisi kepala pening dari sisa-sisa mabuk semalam, sehingga benar-benar tak menyadari bahwa pria tua renta yang awalnya ia anggap hanya seorang manusia biasa, ternyata adalah seorang ahli yang tengah menyamar.
"Ngomong-ngomong, periksa kotak kayu yang ada diatas meja! Pria tua ini hanya bisa memberi itu sebagai hadiah perpisahan, semoga dapat bermanfaat untuk kultivasimu!"
Sikat na Kabanata