JIWA-JIWA YANG MALANG
Lantas bagaimana ia bisa berkerumun serta bersahabat dengan mereka?
Ia tapakkan kakinya di atas permukaan ubin-ubin mushola, tampak riuh suara seorang pemuda membaca, terdengar begitu indah, setiap alunan kata yang tidak bisa ia mengerti namun membuatnya sedikit terbuai hingga ingin mendengarkannya langsung dari dalam, dilihatnya orang tengah sujud lalu terduduk, sujud lagi dan terduduk hingga mengucapkan kata salam sambil menengok ke arah Kelvin, selintas satu dua dari mereka tersenyum ramah dan langsung dibalasnya juga oleh Kelvin, sesaat ia ikut terduduk mendengarkan orang-orang tengah membaca namun tidak tahu apa yang mereka baca, yang pasti Kelvin hanya ikut duduk-duduk saja, dilihatnya
Hot Chapters