Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
menyusui sang pewaris tahta

menyusui sang pewaris tahta

Sadar dari lamunannya, Wisnu mendekati Mbah putri, menimang arsya yang tampak rewel. "Nuwun Sewu Mbah! mau tanya, Mbah putri ini mbahnya Mbah Zahra ya?" Tanya Wisnu sat set. "Iya, benar. lha kok tau? Sampean ini siapanya Zahra?" Mbah putri balik bertanya. "Calon imam Mbah. Eh maksudnya, cuma di mintain tolong buat kasih kabar Mbah"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Mahar 700 juta dari Tuan Satya

Mahar 700 juta dari Tuan Satya

Kalau tidak salah sih, Qinan bukan cenayang soalnya. "Saya Satya Aditama, 35 tahun dan ... ini adalah anak saya. Harta saya yang paling berharga setelah wanita ini." Satya tunjukan sebuah foto di ponselnya. Foto bertiga ala keluarga cemara. Ctaaass!
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Mantan Mertuaku, Suami Keduaku.

Mantan Mertuaku, Suami Keduaku.

Selena mulai mengaitkan pernyataan Mbok Nung barusan. "Hmm." - bersambung ... note: maaf baru bisa update lagi sebab lapak saya sepiiiii😌gak ada yg nungguin kek-nya. sad:"( vote pun pelit 🥲
1039.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Janji Setia

Janji Setia

Tak tahu akan diberikan berapa oleh Rabb mereka berdua. *** Fahmi memantau CCTV di ruang kendali. Maira mulai absen hari ini karena tak sanggup bekerja untuk sementara waktu. Mata lelaki keturunan India itu mengawasi mana saja kamera yang ada gambar Nuwa. “Perbesar gambar yang di sana,” tunjuk Fahmi.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Upik Abu Mertua

Upik Abu Mertua

"Majalah terbaru nih, aku bawa saja, Ibu suka membaca majalah perkantoran seperti ini, mungkin mau memastikan orang-orang kaya kali yah." Diambilnya majalah tersebut, ternyata di bagian sampul majalah tidak asing baginya, gambar yang begitu besar dan jelas. "Tidak mungkin! Ini Hafidz?" Hafizah memastikan sekali lagi kalau matanya tidak salah melihat apa yang ada di sampul tersebut. "Pengusaha ternama yang berhasil meraih keuntungan besar-besaran, bernama Hafidz Farhan Payuhotman. Jadi dia pengusaha terkenal? Tidak mungkin!"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

Semua jenis makanan dan buah-buahan diangkut dengan truk. “Dek, mertuamu memang seroyal itu ya!” bisik Bu Mei. Mereka juga sudah tahu. Kalau selama Mahra hamil. Di kediamannya di Bandung. Pak Muhar sudah mengadakan acara syukuran dua kali. “Iya Mak. Ayah sangat royal pada semua orang yang dia cintai!” sahut Mahra.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Mahar 50 Juta dari Si Petani

Mahar 50 Juta dari Si Petani

Tidak berotak dan sangat tidak pantas dilontarkan oleh manusia ke manusia yang lain. "Ah nanti juga kentara dari maharnya, kalau murah pasti udah buka segel. Udah biasa di kampung kita mah," kata Laela lagi. Dilsah hendak menyahut, tapi Emak Lamba dengan segera mengusap punggung calon menantunya dan berbisik. "Kamu marah adalah tujuan dia, Nduk. Jangan cemas, Akbar punya tabungan untuk mahar kamu nanti, dan Insya Allah sangat pantas. Emak bisa pastikan itu."
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 871 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Tuan Muda

Tuan Muda

Bab142 "Bagaimana dengan bisnisku Tan? Bukankah dulu Tante CEO GCG. Bagaimana ceritanya, jadi lelaki itu, yang kini jadi CEO." "Iya Juana, bagaimana bisnis Angela? Apakah kita harus tetap diam, ketika semua bisnis anakku dia bekukan di gedung itu." Juana Zambora menatap Angela dengan lekat. Kemudian, dia beralih ke Merlin, Ibu dari Angela.
8.6504.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.1K kali sebagai mbah nun
Tampilkan Ulasan (111)
Baca
+Pustaka
Chaken Israel Tatipikalawan
sangat seru ceritanya tapi kenap tidak berlanjut dan harus bersambung..kenao certia lain bisa ditulis dangan bab yang lengkap..ayo semangat biar bisa lanjut cerita ini..ceritanya sangat bagus dan dan lebih baik dari cerita yang sudah saya baca di good novel ini...saya mohon untuk bisa berlanjut lagi
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Mbah Walang selalu mengantarkan mereka ke tempat-tempat yang dianggap keramat, salah satunya Gunung Sepuh ini. Dan Pak Toni, adalah salah satu klien nya yang sering berkonsultasi dengan Mbah Walang dalam kurun waktu tiga tahun ini. Sebagai pengusaha batubara bangkrut di seberang pulau sana, Pak Toni akhirnya memulai usaha baru di tempat tinggalnya yang baru yang berada di utara pulau Jawa. Dia membuka usaha kecil-kecilan menjual segala kebutuhan pokok dan membuat produk makanan ringan yang dia jual di warung-warung kecil di sekitar rumahnya.
9.8683.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.7K kali sebagai mbah nun
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Prabu

Prabu

pintanya. “San...” Prabu tak sanggup meneruskan kalimatnya. “Hahahaha, lihat wajahnya itu. Heh, pecundang! Memangnya siapa yang disini mau berteman dan dekat dengan kasta terendah?” ejek Bagas. “Salahkan ibumu yang hanya bekerja sebagai pembantu dan hidup miskin,” sahut Jun. “Heh sialan! Gara-gara kamu aku harus membayar satu juta ke Santi. Kenapa pecundang sepertimu mudah jatuh cinta, hah!” teriak Adi.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status