Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

sahut Shanum santai. "Ya tapi nggak harus dituang juga!" tukas si Mbok sengit. "Ya terus harus gimana? Aku suruh si Mbok minum, terus Mbok sembur-semburin gitu ke tiap sudut ruangan? Lah, sejak kapan Mbok nyambi jadi Mbah dukun?" Mbok dan Mama Rima makin melotot horor.
1048.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Keluargaku Takabur Setelah Kubuat Makmur

Keluargaku Takabur Setelah Kubuat Makmur

Sesaat sebelum Mbah Toto menyembelih ayam tersebut dengan tangannya sendiri, tiba-tiba ayam yang posisinya sudah di atas kepala Yuyun itu mengeluarkan kotoran. "Duh, sial ini." "Kenapa Mbah?" "Lihat!" Bu Madam melihat ada kotoran ayam di kepala Yuyun. "Kalau kayak gini gak bisa cuma pakai darah ayam, harus ada darah anak kambing muda juga," jelas Mbah Toto. *** Tingkah laku Titin "Ciye pengantin baru, gimana Mbak rasanya liburan di Bali? banyak bule ya di sana?" tanya Mbak Tina saat pertama kali bertemu dengan Nurma.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 836 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Memar Termanis

Memar Termanis

Saat cuaca mulai terlihat menggelap akan hujan yang mungkin, sebentar lagi akan turun membasahi pusat kota yang mereka lewati. Petir yang mulai menyambar, mencoba untuk membuat Paula tetap bersikap tenang, setelah mendengar kabar baik yang disampaikan oleh Javeline, selaku managernya. “Ah! Ini,” tunjuk Javeline pada satu gambar dimajalah saat halaman itu ditahan Paula. Dengan raut antusiasnya, Javeline mengatakan, “dia Dominic Jexon Wang. Kamu tahu, ‘kan? Dia… CEO di J&T Entertaiment.”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata Butet lagi. "Aduh, Tet, jangan nguping lagi lah, gak baik itu," kataku kemudian. "Aku gak nguping, Mak, orang mamak yang gak bisa bicara pelan," kata Butet. "Siapa Nunung versi Mamak?" tanya Butet lagi. "Nunung itu sapi lomosin betina yang sangat besar, itu sapi pertama ayah kalian, pemberian er a er a, sudah mati sapinya, saat itu kalian belum lahir, " kataku kemudian.
9.8582.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.7K kali sebagai mbah nun
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Bang Parlin & Nia,,,.becandanya bikin ngakak......... Jadi disangka ada affair antara istri majikan & supirnya......... 2 orang saudara laki laki Nia aji mumpung,...bukannya kerja,malah mau porotin uang Parlin... Nia mau melahirkan ,Parlin panik...ada mobil pribadi,malah naik becak ke rumah sakit.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

'Omah Mbah Tandur. Sebuah papan dari kayu di pasang Harun di depan rumahnya. Secara terang-terangan Harun mulai membuka praktek perdukunan. Dalam ceritanya yangbdi karangnya, Harun membuat sebuah alibi secara tidak sengaja ia menemukan keris di sawah. Keris itu menyebutkan namanya adalah 'Mbah Tandur' ia meminta untuk tinggal bersama Harun. Kemudian balasanya ia akan membantu Harun mencari uang dengan cara mengobati orang sakit karena hal-hal mistis. Begitulah sekilas pernyataan Harun yang kini berganti nama menjadi Mbah Tandur. Padahal barang di itu didapatnya dari Mbah Poniran. Alasannya menganggu keluarga Abi adalah untuk menunjukkan ke orang-orang bahwa Abi bukanlah apa-apa di bandingka
1076.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

“Hahahaha, bagus sekali bocah, siapa namamu?!” “Sunan Zunungga, Senior, itu namaku, panggilanku Nanzu.” *******************************************************************
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Mahar 10 Miliar Wanita Sombong

Mahar 10 Miliar Wanita Sombong

"Aku ingin menikah dengan mu, dan aku menawarkan mahar sepuluh miliar." Alea terkekeh, sebuah tawa kecil yang lebih sama dengan ejekan dibandingan hiburan, "Sepuluh miliar rupiah? Kau pikir aku wanita seperti apa?"
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Senyum Bahagia Maharani

Senyum Bahagia Maharani

Dari awal buka butik dan entah sampai kapan dia akan bekerja dengan Hj Sriyani. Anak pertama Adine Ni’matus Sholehah adalah buah cinta Haji Mahmud dan Hajah Sriyani yang pertama. Adine sedikit pendiam dengan orang yang baru ia kenal. Sepertinya kurang bergaul atau aku saja yang kurang tahu. Panggilan kesayangan Adine adalah “gembrot”. Kenapa memilih kata gembrot?. Karena Adine kecil gendut, imut dan lucu. Jadi panggilan itu melekat sampai sekarang bahkan sampai ia nikahpun panggilan gembrot masih melekat pada dirinya.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

“Saya harus pulang dulu. Anak-anak pasti sudah menunggu saya.” “Bukannya istri yang nungguin, Pak?” tanya Karni bernada nakal. Lelaki ceking itu paham maksudnya. Tua-tua tapi omongan bandot peot itu masih ke arah khusus, pikir Basri heran. “O, iya ... dari tadi saya gak ngelihat anak Mbah. Siapa tadi namanya ....” “Mance.” “Iya, itu dia. Mance. Ke mana dia, Mbah?”
8.512.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

Ia adalah pinisepuh yang biasa diminta petunjuk jika ada warga akan mengadakan hajat bahkan mendapat musibah. Petunjuk-petunjuknya selalu ampuh mengatasi semua masalah, meski ada sejumlah imbalan untuk menebusnya. Adalah mahar yang ia tentukan sesuai petunjuk wangsit yang didengar. “Matur Nuwun, Sang Hyang Mbaurekso. Saya akan persiapkan segalanya.” Ritual diakhiri dengan sejumlah mantra dan kini, Mbok Wo tinggal tunggu hasil teguran oleh leluhur.
1074.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status