Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
kubalas hinaan mertua dan iparku

kubalas hinaan mertua dan iparku

iya hallo mbak, apa kabar mbak"] [laila : "kabar mbak baik nam, kamu apa kabar?"] [namira] : "kabarku baik mbak, oh iya ada apa mbak nelfon aku?"] Kata namira [laila] : "ngak ini ibu ngajakin ketemuan di mall sekalian kenalin kamu ke abang nya mbak"] [Namira] : "owh boleh mbak jam berapa mbak?"] [Laila] : "kamu siap-siap aja bentar lagi kami otw ke mall"]
102.5K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as mbak lala
Read
+Library
Suamiku Mabuk JANDA Kaya Raya

Suamiku Mabuk JANDA Kaya Raya

Mendengar hal itu aku hanya tersenyum tipis. Diseberang sana orang yang sedang menelponku terdiam, juga bersyukur karena kini aku sebentar lagi akan menjadi seorang janda. "Romi itu laki-laki buta. Aku tahu siapa Lana itu, hanyalah wanita licik dan picik yang hanya memburu kesenangan dan kejantanan saja serta harta kemewahan. Setelah Romi tak mampu lagi memuaskannya maka dia akan di-TENDANGNYA" ada kegeraman dibalik kata-katanya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as mbak lala
Read
+Library
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

elak Laila. "Nah, itu awalannya A, bisa jadi Abizar yang kirim. Udah, deh … gak usah mumet mikirin siapa yang ngasih. Mending buruan makan, sana! Keburu dingin malah gak enak." “Belum Maghrib, Mbak.” “Eh, iya … aku lupa kalau kamu hari ini puasa.”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as mbak lala
Read
+Library
Pesona Kakak Tetangga yang Menggoda

Pesona Kakak Tetangga yang Menggoda

“Mana yang nuduh adalah desainer asal Prancis pula. Di Prancis mana ada ubur-ubur khas Karimun? Ini aneh banget.” Selma menatap Lala tak berkedip. “Kurasa, itu bisa jadi bukti juga, La.” Lala hanya mengangguk lemah. Pandangannya beralih ke langit-langit kamar. Napasnya terasa sesak. “Mbak, aku ke kamar mandi dulu. Begah banget perutku.” Lala beringsut pelan turun dari tempat tidur. Namun, baru menjejakkan kaki di lantai rasa mual hebat langsung menghantamnya. Lala membekap mulut dan berlari secepat kilat menuju kamar mandi.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as mbak lala
Read
+Library
Janda Muda

Janda Muda

Katanya, sambil menyodorkan mangkuk berisi satu buah plastik bakso dan juga alat tes kehamilan bertuliskan 'AKURAT'. "Aku gak laper, Mif. Kepalaku pusing setiap kali mau makan. Aku mau langsung coba alat ini dulu aja, ya?" "Tapi kamu pucet banget, yank. Udah kaya orang nggak punya darah! Makan dulu, lah. Biar ada tenaga dan nggak sakit. " Bujuknya. Aku menggelengkan kepala, rasanya benar-benar mual, walau hanya menghirup aroma makanan.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 184 Times as mbak lala
Read
+Library
Dimabukkan Cinta

Dimabukkan Cinta

[ Seperti jarum kompas yang selalu menunjuk ke utara, tuduhan seorang pria selalu mengarah pada wanita. Itu adalah kutipan dari novel berjudul Ribuan Matahari. Dylan mengeluarkan selembar tiket pesawat dari laci. "Aku akan tanggung uang sekolah dan semua biaya hidupmu selama berkuliah di Aldova. Satu-satunya persyaratanku adalah, kamu harus memenangkan kejuaraan regional di kompetisi bartender selanjutnya dan pulang ke dalam negeri."
5.3K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as mbak lala
Read
+Library
Bayang-Bayang Shunmak

Bayang-Bayang Shunmak

“Yah, lumayan lah, Mbak. Sebenarnya, sampai sekarang juga masih grogi.” Farid Fajri—presenter pria yang kurus dan tampan yang berdiri di sebelah Erika—tersenyum kecil. Erika Viratna adalah perempuan langsing dengan rambut cokelat pendek dan jari-jemari lentik—sesuatu yang mengingatkan Farid akan salah seorang sepupu jauhnya yang tinggal di Malang. Umur Erika tampaknya menjelang awal tiga puluhan. Wajah Erika mungkin tidak terlalu cantik; tapi menurut Farid, dia menawan, profesional, dan cukup pandai membawakan diri.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as mbak lala
Read
+Library
Mbak, I Love You

Mbak, I Love You

“Aku menginginkan Mbak. Setiap malamnya. Aku ingin Mbak ada di sampingku setiap aku membuka mata. Dan asal Mbak tahu, aku lelah karena terus menerus mimpi basah karena Mbak setiap malam.” Innara seketika terbelalak mendengar ucapan Halil yang begitu vulgar. Ia melirik ke sisi kiri dan kanan meja untuk melihat apakah pengunjung restoran lain mendengarkan apa yang diucapkan Halil atau tidak. Dan untungnya tampaknya mereka tidak mendengarkan ucapan tak senonoh itu. “Kau gila!” desis Innara lirih. “Apa yang baru kau katakan itu… kau tidak tahu malu.”
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 520 Times as mbak lala
Read
+Library
Mahar 50 Juta dari Si Petani

Mahar 50 Juta dari Si Petani

"Mbak masih ingat kan pernah meludahi siapa di masa lalu?" "Ada ucapan yang mungkin didengar Allah atas sakit hatinya karena Mbak Laela meludah dengan sengaja tepat di lengannya. Mbak lupa?" Laela menggeleng lemah. Tiba-tiba ingatannya terlempar pada kejadian dimana dia sedang menghina seorang pria yang tengah bersepeda menuju sawah. Laela dan dua temannya yang lain melayangkan hinaan yang sangat hina. Ludahnya sengaja dia berikan bahkan tepat mengenai lengannya.
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 522 Times as mbak lala
Read
+Library
Dosenku, Musuhku, Suamiku

Dosenku, Musuhku, Suamiku

Sebuah pesan W******p dari Lala masuk. ​Lala: Semangat bumil tangguh! Tadi aku lewat toko bayi depan kampus, ada sepatu kecil warna kuning netral. Lucu banget! Aku tahan diri nggak beli demi kamu. Fokus ya kuliahnya!
109.1K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as mbak lala
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status