Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Kata menyerah tidak ada dalam kamusnya! Setelah beberapa detik, Gerald membuka matanya lebar-lebar sebelum meraih kuas dan mulai menggambar jimat yang mirip dengan milik Chace. Dengan gerakan yang sangat lancar, rasanya seperti Gerald sedang mengarahkan air ke sungai saat dia menggambar.
924.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 523.3K kali sebagai media kering untuk menggambar
Tampilkan Ulasan (23624)
Baca
+Pustaka
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Baca Semua Ulasan
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Suka menggambar apa pun di kertas. Cara belajar yang tepat untuk visual: Belajar dari gambar maupun video yang menarik. Membaca buku yang tidak hanya tulisan saja tetapi juga memiliki ilustrasi. Saat belajar bisa sambil lakukan doodling (mencoret-coret) supaya lebih fokus. Gunakan spidol warna-warni saat membuat catatan. Membuat mind mapping untuk memudahkan belajar."
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Fare Finta [Indonesia]

Fare Finta [Indonesia]

"Iya, sama-sama." Aku mengambil pena lalu menggoreskannya di atas drawing pad. Mataku fokus menatap detail gambar di layar komputer. Perbedaan besar kala menggambar secara konvensional dan digital ada pada arah mata memandang. Hasil goresan di atas kertas atau kanvas akan terlihat seketika mengikuti ke mana pena bergerak. Sedangkan saat menggunakan drawing pad, gambar yang dibuat tidak akan muncul di sana, melainkan pada layar komputer. Pengecualian untuk smartphone dan tablet di mana layarnya sekaligus berfungsi sebagai area input.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Aku Ingin Kau Jadi Milikku

Aku Ingin Kau Jadi Milikku

Ia meraih kertas kosong dan spidol dari meja Haruto, lalu mulai menggambar sketsa kasar—bukan bentuk produk, tetapi komposisi atmosfer. “Gunakan warna-warna hangat. Hindari kesan formal atau kaku. Tampilkan adegan sederhana: seseorang pulang larut malam, lampu rumah yang menyala, atau tangan yang menyentuh pintu dengan rasa lega. Biar audiens mengingat pengalaman pribadi mereka sendiri.” Haruto menepuk meja, matanya berbinar. “Brilian! Kenapa aku tidak kepikiran sejauh ini?”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Dia Gampang Dibujuk

Dia Gampang Dibujuk

Di siang hari ketika membaca buku, tanpa sadar pena di tanganku menggambar wajah samping Arthur yang tegas dan tampan . Sebulan kemudian, seolah-olah digerakkan oleh sesuatu yang tak terlihat, aku kembali berbelok ke gang itu. Di sana, aku melihat Arthur bersimbah darah. Dia duduk dan bersandar di dinding sambil terengah-engah. Aku menangis ketika berlari ke sisi Arthur dan bertanya apa yang bisa kulakukan untuk menolongnya.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Gelora Hasrat si Kembar Smith

Gelora Hasrat si Kembar Smith

Karena memang dia hobi menggambar sejak kecil, dia dapat menyelesaikannya lebih cepat. “Bagaimana, Tuan? Apa ada yang salah?” tanya Nadine ragu. “Cukup memuaskan.” Vino kemudian menunjukkan layar di komputer. Terlihat foto lahan luas dan kosong. “Lihat ini. Coba kau mengisinya dengan gambar hunian yang memiliki nuansa elegan dan nyaman.” “Tapi, saya hanya bisa menggambar di kertas.”
1060.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Kesepakatan Hati: Terjebak Pelukan Sang Mantan

Kesepakatan Hati: Terjebak Pelukan Sang Mantan

Menuangkan apa yang ada di dalam kepalanya pada sebuah kertas, untuk kemudian mewujudkannya? “Cora,” panggil Reno sambil ia memegang pundak gadis itu. “Kenapa kesal? Lupa apa yang dokter katakan?” “Sudah, jangan mengeluh! Lagipula, kalau kamu tidak bisa lagi menggambar, kamu masih bisa menggambar dengan menggunakan laptop!” ucap Reno dengan mudahnya. Lalu seperti orang tidak berperasaan Ia menepuk bahu Cora dan mengajaknya keluar kamar. “Ayo!”
1036.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 838 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
BUKAN MEMPELAI IMPIAN

BUKAN MEMPELAI IMPIAN

“Kalau gitu, boleh dong kakak cium Keya?” “Tuh kan modus lagi deh.” Liam terkekeh. Toh dia hanya bercanda, asal ngomong, walau jika bener boleh cium, juga makin seneng. “Boleh, ghak?” tanya Keya kembali. “Iya, kalau kamu memang senang. Lagipula, aku tau kamu pandai menggambar. Guru PAUD kan harus pandai menggambar." “Tau dari mana?” Liam yang dari tadi berselancar di handphone, menggulir ke galeri. Diperlihatkannya lukisan Keya yang sempat difotonya ke hadapan Keya.
1038.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kertas kuning, cinnabar, dan tinta yang ia beli dalam perjalanan kembali dari aula lelang. Ia mencelupkan ujung Kuas Primordial, mengambil napas sekali, lalu mulai menggambar. Jimat Lima Petir. Seluruh proses selesai dalam satu gerakan yang tidak terputus. Tidak ada ragu-ragu, tidak ada koreksi. Dari ujung kuas ke goresan terakhir, semuanya mengalir seperti air yang sudah tahu ke mana arahnya. Ryan meletakkan kuas dan menatap jimat yang selesai di atas kertas kuning.
1057.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai media kering untuk menggambar
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Putra Tersembunyi sang Presdir

Putra Tersembunyi sang Presdir

Senang karena anak itu dengan baik hati juga ingin menggambarnya. Selama lima menit Mahesa menunggu Kenzie menggambar, akhirnya bocah itu selesai dan menunjukkan gambarnya pada Mahesa. "Yeay! Gambarku sudah selesai! Lihat, Om! Gambarku bagus, tidak?" Senyum Mahesa berganti dengan kernyitan alis ketika melihat gambar dirinya yang berdiri jauh dari gambar Kenzie dan Riana. "Bagus. Gambarmu bagus sekali," puji Mahesa pada gambar Kenzie yang mirip seperti orang lidi itu.
10119.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status