Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Dia menaruh lembaran itu sekenanya di atas kasur, karena dia benar-benar tidak minat dengan acara yang melibatkan terlalu banyak orang seperti itu. Dia mengamati apartemennya yang tidak terlalu luas tersebut. Kasur yang dia duduki terletak didekat tembok, dan salah satu ujungnya sangat dekat dengan jendela kaca yang tertutup gorden. Sedangkan ujung kasur yang satunya dekat dengan sebuah meja yang dilengkapi dengan sebuah kursi mungil didepannya. Setelah meja, ada sebuah sekat yang memberi batasan ruangannya sekarang dengan kamar mandi dan tempat sepatu didekat pintu.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai meja kasur
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Kaisar Terkuat

Kembalinya Sang Kaisar Terkuat

Namun, sekarang saatnya untuk menjelajahi kamarnya sendiri. Dia melangkah ke dalam, merasakan aura kemewahan yang memenuhi ruangan. Mizuha mulai berkeliling, mengecek setiap sudut kamar. Pandangannya tertuju pada kasur yang berukuran sangat besar dengan tirai berwarna ungu. Kasur itu terlihat begitu lembut dan mengundang. Di sekelilingnya, ada meja periasan yang dilengkapi dengan perlengkapan untuk merias diri. Lemari pakaian lengkap dengan baju-baju indah dan elegan juga memikat perhatiannya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai meja kasur
Baca
+Pustaka
Dokter Cinta Pemikat Hati

Dokter Cinta Pemikat Hati

“Sudahlah ... ayo kita buka dan rapikan di ruang istirahat.” Jayme mengangkat benda itu, membuka pembungkusnya, kemudian memompa benda yang memang tampak menjadi sebuah kasur ketika telah terisi angin. Zanara mengempaskan tubuhnya ke atas benda yang telah selesai ditata oleh Jayme, dan mencoba memejamkan mata dengan wajah masih mengulas senyum. “Eh, benar ... rasanya seperti tidur di atas kasur sungguhan,” komentarnya.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai meja kasur
Baca
+Pustaka
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

Dia menaruh tasku diatas sofa kamar. “Kalau ada apa-apa kamar Gw disebelah,” katanya lalu menutup pintu. Kamar ini besar sekali. Enam kali lebih besar dari luas kamar kosanku. Tempat tidur berukuran besar dan bantal-bantal berseprai biru muda. Meja rias berukiran kayu Jepara ada di seberangnya. Meja belajar disertai lampu meja berbentuk bola kristal. Sofa yang sangat empuk ada disisi jendela. Lemari baju berukuran tiga pintu juga berukiran Jepara.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai meja kasur
Baca
+Pustaka
Perkataan Tetangga yang Kadang Ada Benarnya

Perkataan Tetangga yang Kadang Ada Benarnya

“Meisa kenapa, Nak.” “Kepalanya pusing, Mi,” jawab Pak Hasan. Kami pun bergegas menuju kamarnya. Sesampainya di kamar, kami merebahkan Meisa di tempat tidur berukuran king size dengan seprai berwarna merah muda dengan corak bunga. Wanita tadi menyelimuti tubuh Meisa. “Dia sudah minum obat belum?” Wanita itu menunjuk Meisa.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai meja kasur
Baca
+Pustaka
Pengkhianatan Istriku

Pengkhianatan Istriku

Semuanya serba baru. Aku melihat kasur berukuran lebih besar dari sebelumnya. Dengan alas kayu jati asli, dan busa yang lebih empuk. Harganya mungkin sampai puluhan juta. Para pekerja menghiasinya dengan kelambu yang menjuntai ke bawah. Sedangkan empat sisinya diikat bergelombang. Memakai hiasan pita warna emas. Berbeda dengan kedatanganku kemarin dulu. Ibu mertua menyambutnya dengan rasa dingin.
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai meja kasur
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Pacar

Terpaksa Jadi Pacar

Meski hanya berukuran empat kali tiga, tetapi mampu menampung tempat tidur, beanbag, meja, serta adanya bilik mandi. Mengusung tema minimalis, kasur ukuran single seat itu berada di atas. Meja serta sofa malas berada tepat di bawah peraduan. Tangga di sudut ruangan yang menjelma menjadi lemari dan susunan laci pun tak luput dari pandangan Ari. Lekas, ia mencoba naik. Pada tiap permukaan laci yang berwarna kayu terang. Meski hanya berukuran 40 kali 20 senti tiap pijakannya, tetapi mampu membuat Ari seimbang.
1014.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai meja kasur
Baca
+Pustaka
Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Ellard yang sudah selesai makan dan duduk di tempat duduk meja kerja disaat melihatku merebahkan diri ke kasur langsung ikutan rebahan di kasur kedua dekat pintu masuk. “Wah gila kasurnya enak sekali, baru pertama kali aku merasakan kasur seempuk ini, kira-kira terbuat dari bahan apa ya? Apakah memakai kapas seperti biasanya? Azzo woy, kasur ini enak banget kan buat rebahan?” Ellard mengajak bicara dan langsung melirikku yang tertidur di kasur sebelah karena tidak merespon pertanyaanya
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai meja kasur
Baca
+Pustaka
Fur Lyra - Yang digariskan untuk hancur

Fur Lyra - Yang digariskan untuk hancur

Tanpa ada perabot lainnya seperti meja nakas, sofa, karpet, atau apapun. Kasurnya yang mengenakan bed cover bernuansa abu-abu gelap bahkan tidak dalam kondisi rapi. Seolah menunjukkan bahwa Saverio sama malasnya dengan menutup tirai setiap pulang kerja. Mungkin seperti itulah yang dilalui Saverio setiap hari. Bangun tidur dan tidur kembali di kasur yang bahkan tidak rapi. Jadi aku merapikannya sampai kasur itu layak ditempati.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai meja kasur
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Primadona Desa

Dokter Ajaib Primadona Desa

Dia terus menjelaskan hasil pekerjaannya, "Tirta, lampu kristal ini cantik, nggak? Lemari baju ini dibuat dari kayu langka. Bahan kayunya terlihat indah saat kamu menyalakan lampu." Farida melanjutkan, "Meja di samping tempat tidur ini terbuat dari marmer. Yang terpenting itu kasur ini. Astaga, benar-benar empuk. Bahkan, kasurnya dilengkapi pengatur suhu dan alat pijat." Farida menambahkan, "Begitu berbaring, kasur ini akan membuatmu rileks. Kamu pasti bisa tidur nyenyak."
9.43.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84.2K kali sebagai meja kasur
Tampilkan Ulasan (273)
Baca
+Pustaka
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status