Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu
Setelah terdiam beberapa detik, dia baru berkata, "Aku mengerti, tapi dia baru saja melompat ke laut dan kondisinya masih sangat lemah ...."
"Terus?" sela Isabel dengan lembut. "Hanya karena dia melompat ke laut, aku harus memaafkannya?"
Isabel menatap mata Haikal. "Kamu bilang kamu membencinya, 'kan? Kalau begitu, seharusnya kamu berharap dia dihukum."
Haikal terdiam sejenak, emosi kompleks terpancar di matanya.
"Ya, aku membencinya." Suaranya serak. "Tapi ...."