Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
THE FRAPPUCINO MURDER

THE FRAPPUCINO MURDER

“Well, itu yang menjadikan kasus ini cukup menarik. Traves Royde mengatakan jika dia menemani majikannya di ruang baca sebelum waktu terjadinya pembunuhan. Dia meninggalkan Regen Whetherby setelah majikannya itu mengatakan bahwa dia akan tidur—selepas waktu terjadinya pembunuhan. Sedangkan untuk Sully Anne, wanita itu tidak memiliki alibi dan mayat Jeanice Whetherby menggenggam secarik kertas yang berisi janji pertemuan mereka di tempat yang kemudian menjadi lokasi pembunuhan.” “Tulisan tangan Sully Anne?” Lady Viscaria membenarkan. “Apakah ada saksi mata yang melihat guru les itu di lokasi kejadian saat pembunuhan terjadi?” “Berdasarkan keterangan salah seorang pelayan, Sully Anne terlihat
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai memoirs of murderer
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Pembunuh!

Aku Bukan Pembunuh!

Apakah aku seorang pembunuh? "Kau salah, jika mencari masalah denganku!" Aku salah, dia yang telah menolongku, tapi hampir saja aku membunuhnya. Aku memang bodoh, selalu gegabah dalam suatu hal, tapi hidupku hanya di habiskan dengan hobi yg menyeramkan. Ini, mentalku hancur. Semua karena mereka dan lingkungan sekitarku termasuk keluargaku. Apakah aku mempunyai kepribadian ganda? Entahlah ....
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai memoirs of murderer
Baca
+Pustaka
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Gadis itu tidak tahu bahwa Seika pernah di culik, yang ia tahu Kenichi mengatakan bahwa gadis itu kecelakaan mobil lalu kehilangan ingatan dan berpesan jika suatu saat Seika menanyakan Kenichi maka Aoi hanya menjawab tidak. "Aku tidak tahu tapi ketika melihat pisau, sekelebat tentang sebuah pisau hampir mengenai tanganku masuk ke dalam pikiranku begitu saja" Seika kembali menggelengkan kepala, ia sendiri sangat bingung dan bahkan tidak tau apakah memori yang ada dalam pikirannya itu adalah sebuah memori miliknya atau hanya halusinasi saja. "Nanti saja kita bahas. Sekarang onee-san pulang denganku, aku tidak yakin onee-san masih bisa melanjutkan pekerjaan onee-san setelah semua yang terjadi"
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai memoirs of murderer
Baca
+Pustaka
Misteri Kematian Sang Pelukis

Misteri Kematian Sang Pelukis

Diara menyimpan catatan itu, menyembunyikannya di saku jaket. Diara memberikan keterangan kepada polisi dan berjanji akan menjadi saksi. Lalu Diara kembali ke flatnya dengan sejuta tanya, ada apa? Notifikasi di ponselnya sekarang ramai dengan berita kematian Napta.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai memoirs of murderer
Baca
+Pustaka
Pembunuh Surgawi

Pembunuh Surgawi

Itu adalah idealisme dari seorang 'manusia' yang sudah membunuh lebih dari seratus ribu nyawa manusia lain dengan tangannya. "Bagaimana mungkin manusia bisa semudah itu merenggut nyawa manusia lain?" Tanya pria pelontos yang bersingsut mundur dengan kedua kaki yang sudah kehilangan motoriknya, pantatnya menyeret darah di lantai berdebu dengan pencahayaan yang hanya berasal dari cahaya purnama dengan gugusan bintang di langit malam. Menatap sengit dengan bibir bergetar, tidak menutupi kebencian dan ketakutannya pada seorang pria yang sudah membunuh seratus orang teman-temannya yang kini berserakan di sekitarnya.
10903 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai memoirs of murderer
Baca
+Pustaka
Mémoire

Mémoire

Semua orang tentu saja tidak bisa mengerti tentang kecemburuannya, kondisi amnesia Liam membuat pria itu tidak menyadari siapa Sèanne dan apa hubungan mereka di masa lalu. "Kau mungkin belum mengetahuinya, maka biarkan aku memberitahumu. Sejak kecelakaan beberapa tahun Liam kehilangan sebagian ingatannya. Dia sama sekali tidak mengingat Sèanne atau bahkan aku. Ini merupakan keberuntunganku, aku bisa memilikinya meski harus melihat Sèanne tersiksa dengan kemesraan kami." Ruby memghentikan kalimat untuk menyesap kembali whiskey di gelasnya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai memoirs of murderer
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

Nafasku belum juga kembali normal, dan selama itu juga aku perlahan mulai bisa merasakan kaki tangan dan jari jariku perhalan mulai mendapatkan kembali panas dari pusat tubuhku. “Haaaahhhhh….” Aku menarik nafas panjang sambil memegang kepalaku. Tubuhku sudah kembali normal ketika itu, tetai aku merasa kehilangan seluruh energiku meski aku baru saja bangun tidur. Mimpi buruk yang sungguh mengerikan. Apa apaan itu.. tentang pembunuh dan lain sebagainya. Aku tidak mengingat seluruh detail mimpiku, tetapi aku masih mengingat garis besarnya. “Teman-teman, kah?...”
9.74.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai memoirs of murderer
Baca
+Pustaka
Pencuri Yang Merangkap Detektif

Pencuri Yang Merangkap Detektif

Dia berbicara dengan riang, tanpa emosi dalam suaranya, dan melanjutkan, sambil berjalan mondar-mandir di ruangan itu. "Kau dan aku, Bunda Coralie, yang telah menjadi saksi mata begitu banyak tragedi dan melihat begitu banyak rekan yang baik meninggal,tak perlu menyia-nyiakan air mata atas kematian Mustapha Rovalaiof atau pembunuhan atas dirinya yang dilakukan antek-anteknya. Bahkan pidato pemakaman juga tidak usah, bukan begitu? Ya-Bon berhasil meringkus laki-laki itu, menunggu sampai alun-alun sepi dan membawanya ke Rue Brignoles, dengan perintah untuk melemparkan laki-laki itu melewati pagar ke kebun Musee Galliera. Pagar tinggi. Tapi, tangan kanan Ya-Bon tidak mengenal hambatan. Dan begi
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai memoirs of murderer
Baca
+Pustaka
Memori Yang Menghukum

Memori Yang Menghukum

Ia mencoba melawan rasa takut yang muncul bersama bayangan itu, tapi kenangan itu menyerang begitu kuat hingga ia merasa seperti terjebak dalam waktu. Di dalam memori itu, ia melihat dirinya duduk di lantai kamar mandi sebuah apartemen kecil. Tubuhnya gemetar, punggungnya bersandar pada dinding yang dingin. Di tangannya, ada ponsel yang terus bergetar—pesan masuk yang hampir semuanya berasal dari Leo. Suara ponsel yang bergetar di lantai dekatnya terus berulang-ulang, tetapi ia tidak beranjak untuk menjawabnya.
742 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai memoirs of murderer
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status