Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mendadak Digerebek

Mendadak Digerebek

Dia tidak menyangka jika rumah tangganya akan cepat berakhir seperti ini. Seseorang yang disebut namanya sedang berada di teras rumah. Dia pandangi langit yang bertaburan bintang. “Starla, kamu begitu sulit untuk kugapai. Apakah benar jika matahari dan bintang memang tidak ditakdirkan untuk bersama?” Mereka sama-sama sedang menunggu takdir mempertemukan. Akankah mereka bisa bertemu kembali?
1018.0K viewsCompletedAdded to Library 664 Times as menatap langit yang sama
Read
+Library
60 Detik: Menggapai langit untuknya

60 Detik: Menggapai langit untuknya

Rafa sontak menoleh ke suara ada di sampingnya “Baik, Mas. Nunggu dulu gak apa-apa?” “Gak apa-apa.” Rafa menatap seseorang yang di depannya seolah tidak nyata. Satu tangan yang baru saja menyentuh di bahunya membuat Rafa yakin bahwa sunggu nyata. “Woi, ngapain natap gue gitu?” “Lo gak salah tujuan?” tanya Rafa balik “Semua orang bebas makan disini, ‘kan?”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as menatap langit yang sama
Read
+Library
Sang Pewaris Pertama

Sang Pewaris Pertama

Banyak orang melihat ke langit dengan ponsel di tangan mereka, dengan panik mengambil gambar untuk diposting di internet. “Wah, lihat! Kedua pedang yang tergantung di langit terlihat begitu megah dan mengesankan!”
8.43.4M viewsCompletedAdded to Library 77.6K Times as menatap langit yang sama
Show Reviews (597)
Read
+Library
bang jems
woe Napa muncul halaman crita yg berbeda ni wooee mana yg update ni.. huuuf kecewa bnget tanya nya.. mending kalo k gini hps aja apk bangke gak guna... di saat seru serunya Mala muncul crita yg lain emang dasar...
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Read All Reviews
Selubung Memori

Selubung Memori

“Lebih baik. Berkat Fal.” Ketika akhirnya kami menatap langit malam lagi, suasananya mulai terasa semakin menghanyutkan. Langit semestinya jauh, tetapi dalam jarak ini langit juga terasa dekat. Aku memikirkan kapan terakhir kali melihat langit seperti ini bersama Lavi—tampaknya sudah sangat lama. Entah, aku lupa. Biasanya kami lebih sering menghabiskan malam di gerhanya, bukan di Rumah Pohon. Aku mulai hanyut menatap langit ketika tiba-tiba seseorang muncul di garis pandangku—seolah-olah dia melompat begitu tinggi sampai ke Rumah Pohon.
1019.3K viewsOngoingAdded to Library 558 Times as menatap langit yang sama
Read
+Library
Rain

Rain

ucap Rain yang percaya kalau mereka semua akan keluar dari sini secepatnya Dan setelah itu tiba-tiba saja semua terdiam karena tidak tahu harus seperti apa, di tambah ada orang yang mereka tidak kenal yang akan mencelakai mereka semua, dan itu membuat Rain dan yang lainnya tidak bisa berpikir dengan tenang, Rain memandang langit yang sudah sore itu, setelah dia memandang langit di sore itu ada yang aneh yang dia lihat, langit itu seperti bukan langit, seperti penutup tempat mereka berada sekarang yang menyerupai langit, setelah melihat itu dia pun memberitahu semuanya agar melihat langit di atas.
9.130.0K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as menatap langit yang sama
Read
+Library
Mengejar Restu Tuhanmu

Mengejar Restu Tuhanmu

Terjadi keheningan di antara mereka. "Malam ini terlihat indah, ya." Ucap Rin yang memecahkan keheningan. Rin menatap ke arah langit yang begitu cerah. Dihiasi banyak bintang bintang yang bersinar di langit. "Em....sangat indah." Zeyna membenarkan ucapan Rin dan ikut menatap ke arah langit. "Nee~Zeyna, apa langit di tempatmu sama seperti ini?"
1.6K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as menatap langit yang sama
Read
+Library
Dikhianati Kekasih, Dinikahi Bos Galak

Dikhianati Kekasih, Dinikahi Bos Galak

ucapnya menatap ke langit di mana tidak ada bintang yang muncul, hanya bulan sabit yang terlihat di langit. “Apa aku seperti bulan itu, hanya sendirian di tengah kegelapan malam,” ucap Khayra yang terus menatap ke langit. Kaivan melihat ke objek yang sama dengan Khayra. “Tetapi jangan lupa kalau bulan itu memancarkan cahaya keindahan yang bisa memberikan cahaya di tengah kegelapan,” ucap Kaivan. Khayra tidak merespon dan terus melihat ke langit.
1033.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as menatap langit yang sama
Show Reviews (52)
Read
+Library
Lily
Kisah yang bikin emosi dan ikut merasakan sakit hati yang amat terdalam dan tidak menyangka akan dikhianati seperti ini jelas saja khayra akan membalas dendam sama mereka yang sudah bikin hidup nya hancur, karya novel kak Indri memang tak akui jempol ...... tak pernah di ragukan lagi novel-novelnya ...
Yanti Wijaya
Kisah yg menarik dan selalu q nantikan update y. Penuh konflik dlm kehidupan khayra tp tdk membuatnya lemah.karena ada sosok kaivan yg selalu jd payung pelindung.Like bgt ma pasangan itu kaivan dan khayra. Silahkan simak happy reading.........
Read All Reviews
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

tanya Radhit menerawang pandangan kedua matanya ke sana. "Di sana, sibuk makhluk-makhluk. Banyak masalah dan tugas pula," kata Radhit sambil sebelah tangan lainnya menunjuk ke sana. Taja pun melihat ke langit-langit seperti Radhit menatap ke sana. "Tidak usah iri dengan langit. Mereka sama sibuknya dengan kita," ujar Radhit. Seakan mengerti perasaan Taja yang risau dan ingin hengkang dari bumi.
109.8K viewsOngoingAdded to Library 246 Times as menatap langit yang sama
Read
+Library
Jangan Salahkan Aku Merebut Istrimu

Jangan Salahkan Aku Merebut Istrimu

Aaahhh. Alin berjongkok menyamakan tinggi dengan Langit. Menatap wajah anak lelakinya yang sangat mirip dengan sang ayah itu. Matanya tiba-tiba mengembun, Alin mencoba menguatkan hati dan dirinya sendiri. "Langit, ibu nggak bisa ikut." "kenapa? Kita kan keluarga, Bukankah seharusnya kita bersama?"
8.8K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as menatap langit yang sama
Read
+Library
23.14

23.14

Kata Ana lalu melihat ke arah Langit yang sedang tertawa puas. Egas dan Ana bangun lalu kembali menatap ke arah Langit. "Lucu banget sih, kamu." Kata mereka berdua secara bersamaan, dan saat detik itu juga membuat mereka berdua kini saling tatap, bingung, lalu tertawa. "Hahaha, barengan ngomongnya," Tawa Langit. "Sekarang gantian kak Egas yang tembak aku sama kak Ana." Ujar Langit
106.8K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as menatap langit yang sama
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status