Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SALAH MASUK KAMAR CEO TAMPAN

SALAH MASUK KAMAR CEO TAMPAN

“Ish … Ihh!” “Hahaha … lucu banget ngambekmu.” Angela tertawa melihat ekspresi kesal Kalila yang sedari tadi menggerutu. Kalila mencoba menenangkan dirinya. Berlindung pada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Lantunan istighfar dan dzikir diucapkannya. “Astaghfirullah … Bismillahilladzi laayadhurru ma’asmihi syai’un fil ardhi w* laafissamaa’I w* huw*ssami’ul ‘aliim,” gumamnya.
9.8230.7K viewsCompletedAdded to Library 8.5K Times as mengangguk
Show Reviews (33)
Read
+Library
dewie khusnita
syuka sekali dengan novel salah kamar ini, begitu menyentuh, genre romantis-romantis dibumbui dengan humor membuat para pembaca serasa da dikomedi tapi juga ada lucunya, jadi komplit deh, like it banget pokoknya
siti_maysaroh93
Ketika harus mengikhlaskan & melepas org yg dicintai untuk adiknya sendiri , sedih pasti tapi yakinlah skenario Allah itu lebih indah . Allah hadirkan laki-laki baik & tulus mencintai seutuhnya . sukaa banget sama cerita ini, cocok buat naikin imun para emak2 ... kalian wajib bgt baca ini ...
Read All Reviews
Kissing Partner Sang Tuan Muda

Kissing Partner Sang Tuan Muda

Pikirannya rancau, memikirkan jawaban dari anggukan kepalanya barusan. "Apa aku gila? Bagaimana bisa aku menjawab itu dengan anggukan?" batin Kara, "Ah, sial! Aku harus bagaimana?" Kara merutuki diri sendiri dalam hati, setelah menyadari arti dari anggukan yang baru saja ia berikan.
5.4K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as mengangguk
Read
+Library
ANGELA (Sang Perias Jenazah)

ANGELA (Sang Perias Jenazah)

Angela menggeser langkahnya ke samping. Ibu Anna tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Tangis yang tadi mulai reda, kini kembali mengoyak pertahanan dirinya. "Maafkan Ibu, Nak. Maafkan, Ibu …." Perempuan tersebut menunduk, menutup wajah dengan kedua tangan dengan ujung siku di kedua pangkuannya. Isak tangisnya terdengar jelas merambat ke seluruh ruangan yang sepi.
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 464 Times as mengangguk
Read
+Library
Dikejar-kejar Brondong

Dikejar-kejar Brondong

Putra ketua itu turun dari motor, sembari melepas kacamata hitamnya, lalu berjalan lurus ke depan dan pria-pria berjas itu, membungkukkan seperempat badannya, sebagai tanda penghormatan. Tetapi, si putra ketua itu tiba-tiba berhenti, lalu mengangkat tangan kanannya dan berucap dalam bahasa Jepang, "Saya kan sudah bilang, kalian tidak perlu membungkuk untuk saya, kalau hanya ada saya sendiri. Tetaplah berdiri tegap, saya lebih menyukai itu."
3.1K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as mengangguk
Read
+Library
Aku dan Ayahku Super Tajir Melintir

Aku dan Ayahku Super Tajir Melintir

Lalu membuka pintu sebelah. Bambang segera bersujud di hadapan Anggara sambil menangis. Ana semakin kesal melihat Bambang seperti itu. "Tuan Anggara Raden yang terhormat. Maafkan. Saya jangan dibuang ke sini. Nanti kalau dibuat makanan hewan buas bagaimana? Ibuku bisa nangis 7 hari 7 malam. Nanti aku jadi hantu gentayangan. Aduh saya nggak mau jadi temennya mbak kunti."
108.3K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as mengangguk
Read
+Library
Tumbal Pernikahan

Tumbal Pernikahan

Hanya menatap tanpa mengucap sepatah kata pun. Keduanya masih saling bungkam, Angga tetap tutup mulut dengan tatapan yang sulit dimengerti oleh Amanda. Sementara wanita itu, dia terus menangis tanpa suara, air mata terus mengalir tanpa mampu dibendung lagi. Angga menghela napas dalam-dalam, lalu mengangkat kedua tangan dan menghapus air mata sang istri yang telah tanpa sengaja dia tumpahkan untuk kesekian kalinya. Menarik tubuh wanita itu dan mendekapnya amat erat, lalu menggumamkan kata maaf berkali-kali membuat tangis Amanda kian pecah.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as mengangguk
Read
+Library
Bagaimana Denganku

Bagaimana Denganku

Dengan air mata haru yang mulai menggenang, Vani mengangguk. "Mau," bisiknya. "Aku mau sekali."
106.1K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as mengangguk
Read
+Library
PELAYAN GENDUT TUAN SULTAN

PELAYAN GENDUT TUAN SULTAN

Kepalanya terasa sangat sakit dan berputara-putar. Awalnya semua orang hanya memperhatikan dengan bingung. Namun, kepanikan seketika menyelimuti saat Anggara mulai menjatuhkan tubuhnya sendiri di lantai sambil meraung-raung dan menggerakkan tubuhnya seperti seekor ayam disembelih. Pertanda rasa sakit yang dirasakannya teramat sangat.
9.9489.2K viewsCompletedAdded to Library 15.2K Times as mengangguk
Show Reviews (65)
Read
+Library
Rosemala
maaf ya teman2, hari ini salah posting. bab terbaru seharusnya untuk buku Ibu Susu Untuk Anak Pewaris. Karena hari ini editor masih libur, jadi baru besok isinya bisa dirubah. maaf ketidaknyamanannya
Aqeef Irsyad
Aku masih penasaran dgn sikap sultan ke viola .sbnrny dendam apa yg dia punya ke viola?si Michelle juga watak nya yg tiba2 Ada,buat Aku pusing thorr......apa pun semangat ya mbak,cerita ni seru,hati ini penuh deg-degan gitu..slm Dr Malaysia..selamat berkarya mbak.. mau sultan ama vio,tpi kayaknya???
Read All Reviews
Penyesalanku

Penyesalanku

doaku dalam hati. "Dari tadi senyum aja Bu, bahagia ya? bersanding dengan cowok seganteng aku," seloroh Mas Prabu, dengan suara lirih. Ya Allah ... Kok ada orang model begini? Jelas aku tersenyum, aku ini pengantin, banyak tamu yang datang, masak iya pasang muka jutek. "Nggak usah GR, Pak. Saya tersenyum untuk tamu, bukan untuk anda," ketusku.
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 866 Times as mengangguk
Read
+Library
Zuco's Obsession (Indonesia)

Zuco's Obsession (Indonesia)

Tanyanya. Angga masih menangis di atas lantai dengan menunduk di atas kedua lututnya. "Angga baik-baik aja, dia ada di sini..." Ucap Mika. "Maaf Lee... Maaf, gue mohon..." Sesal Angga. Ailee melirik Angga yang bahkan tidak berani mengangkat wajahnya karena rasa bersalah. "I'm okay... Ini bukan salah lo, gue--" Ailee memejamkan mata sejenak ketika rasa pening menghampirinya.
1026.9K viewsOngoingAdded to Library 886 Times as mengangguk
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status