Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Cinta Sang CEO

Jerat Cinta Sang CEO

“Come on, Pak. Ini bukan saatnya bercanda.” “Saya juga nggak bercanda, Julia. Saya hampir nggak pernah menangis di depan anak-anak. Bahkan saat Mama saya digiring pihak kepolisian karena hal ini. Sejak kecil, saya sudah melatih diri untuk tabah menghadapi segalanya. Hanya saja… kenapa di depan kamu, saya berubah jadi cengeng, ya?” “Manusiawi, Pak. Pria menangis itu bukan karena dia lemah, tapi menunjukkan bahwa dia juga hanyalah manusia biasa. Wajar dan itu sering terjadi, Pak.”
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai mengapa semua menangis
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Presdir Tampan

Jerat Obsesi Presdir Tampan

“Iya, kaya pahlawan kesiangan. Sok-sok kasih bantuan, nanti ujung-ujungnya nangis bareng.” “Kenapa harus nangis? Kelihatannya orang-orang kaya kalian ini lebih sering menangis dari pada aku dan dia. Karena kalian terlihat sangat menyedihkan, sibuk sekali mengganggu orang seperti tidak punya kegiatan lain,” balas Haiden. “Kenapa kami menangis?” “Aku tidak tahu, kan yang menangis kalian. Kalau kalian tanya aku, aku tanya siapa?”
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai mengapa semua menangis
Baca
+Pustaka
Suami gay saya

Suami gay saya

'Kenapa aku harus melakukan segalanya agar kamu tidak meninggalkanku Ken? Air mataku mengalir. Mengapa aku jatuh cinta padamu, dari semua pria di dunia, aku masih jatuh cinta padamu. Sangat bagus bahwa saya tidak merusak ... Ini bukan hanya lelucon. "Putri apakah kamu menangis?" mereka berdua bertanya dengan cemas. "Menangis? Aku tidak menangis. Ha ha ha di ah, h-hi..." Aku tidak menyelesaikan apa yang akan kukatakan karena aku tidak bisa menahan diri untuk tidak menangis.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai mengapa semua menangis
Baca
+Pustaka
Terjebak Suami Bohongan

Terjebak Suami Bohongan

Sementara Niah masih sibuk mengusap air mata. “Ibu, mengapa menangis, apa aku membuatmu sedih?” kata Nawa. “Apa aku tidak boleh bahagia? Melihat kalian di sini, aku merasa lega, demi Tuhan! Perasaan ini tidak bisa digantikan oleh apa pun walau berlian sebesar bumi sekalipun!” kata Niah lagi. “Apa kalian sudah selesai?” Tiba-tiba seseorang berkata dari belakang Niah, dengan suara yang keras.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai mengapa semua menangis
Baca
+Pustaka
Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Dulu, dia juga bertanya berkali-kali pada Yang Maha Kuasa, mengapa memperlakukannya seperti ini. Namun setelah mati sekali, dia memahami satu prinsip: apa yang harus diperjuangkan, jika itu bukan miliknya, maka jangan dipaksakan. Cinta keluarga begitu, cinta asmara pun begitu. Oleh karena itu, Manolia tidak lagi melekat, hanya ingin melepaskan diri, pergi selamanya, dan tidak akan lagi terjebak dalam lumpur kesedihan.
32.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 750 kali sebagai mengapa semua menangis
Baca
+Pustaka
Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Detik berikutnya dia memelukku, lalu menangis. Haikal yang masih memeluk pinggangku ikut menangis. Emak yang melihat mereka juga ikut menangis. Begitu pun dua keponakanku yang dari tadi diam tiba-tiba menyeka air mata. Aku sampai bingung sendiri. "Eh, kenapa jadi nangis semua?" Tapi tanpa sadar mataku juga mulai panas.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai mengapa semua menangis
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN UNTUK SUAMI TIDAK TAHU DIRI

PEMBALASAN UNTUK SUAMI TIDAK TAHU DIRI

Hingga pada akhirnya . “YaAllah ... alhamdulillah kamu sudah sadar, Wulan,” ucap Papa tersenyum, tetapi kedua pipinya turut membanjiri air mata seakan tumpah dari kelopak kedua matanya. Aku memandang ke arah samping, di sana sudah ada Mama dan juga ke-empat anakku yang turut menangis menatap sedih ke arahku. Ada apa ini? Kenapa mereka menangis?
23.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai mengapa semua menangis
Baca
+Pustaka
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Dia menangis dengan sangat sedih, terdengar sangat putus asa dan tangisannya membuat orang merasa sakit hati. Henry Hank tiba-tiba menegang, dia menghentikan gerakannya, dan menatap wanita di bawahnya, kemudian mengulurkan kedua telapak tangan untuk memegang wajahnya, dia terdengar panik dan cemas, "Sayang, mengapa kau menangis?" Monica Morris memukul telapak tangannya dan menangis sendiri, mengabaikannya. “Mengapa kau menangis?” Henry Hank mencium tetesan air mata di pipinya satu per satu, dan bertanya dengan suara rendah, “Apakah menikah denganku membuatmu begitu menderita?”
9.41.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68.2K kali sebagai mengapa semua menangis
Tampilkan Ulasan (279)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Baca Semua Ulasan
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

Ada apa kok menangis? "Abang kenapa menangis?" tanyaku khawatir. "Iya abang kok nangis?" tanya anak lainnya. Bang Eron diam sejenak menarik nafas dan mengeluarkannya pelan pelan. "Teman teman dia ..." Jangan lupa bantu Subcribe, follow, like n komen ya agar aku lebih semangat lagi nulisnya.. Bersambung..
1038.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai mengapa semua menangis
Baca
+Pustaka
Bolehkah Aku Menangis

Bolehkah Aku Menangis

Tampak ia sesak dari suaranya. "Aku baru tahu bahwa hidup Nona begitu tragis," ucapan dari mulutku setengah berbisik. Maya menitikkan air mata, dia buru-buru mengusapnya. "Sudah, Kak. Jangan menangis," bujukku sembari menyentuh bahunya seperti kemarin dia menenangku.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai mengapa semua menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status