Menggenggam Awan
Wuri mengangguk,
“Oh ya, aku Awan. Aku memakai operator yang banyak digunakan orang, dengan kode wilayah Jakarta Pusat. Hm, 123123 itu enam nomor di belakang. Hubungi aku.” Awan tersenyum seraya menjauh. Wuri memutar bola matanya. Awan melambaikan tangannya sambil tertawa menunjukkan geliginya yang rapih. Wuri memicingkan senyum, tidak sadar Wuri membalas lambaian tangan Awan. Awan berlalu, tubuhnya menghilang di balik pintu kaca, di atas pintu itu bertuliskan, Ruang Melati, di bawah tulisan besar berwarna hitam itu ada tulisan lebih keciul, Ruang Rawat Bedah.
Bab Populer