Chef Galak Itu Mantan Pacarku
Ya ampun, rasanya bicara dengan Gun tidak bisa tidak menggunakan otot, kenapa dia sangat menjengkelkan, seolah senang membuatku berputar-putar dengan kelihaiannya beradu argumen?
"Oke, saya coba satu-satu."
"Dari appetizer dulu."
Paham, aku tahu mana makanan pembuka, makanan utama dan penutup, bisakah dia tidak membuatku merasa keki?
"Udah boleh saya coba belum, Pak?"
"Silakan, memangnya daritadi saya nyuruh kamu melempar jumroh?"
Astaga, jauh sekali pikirannya?
Hot Chapters