Rumah Atmaja
Ricky terdiam, aku memanggilnya tapi dia masih terdiam dan menatapku dengan binar aneh, seperti terpesona.
“Hei, kenapa? Ada yang kamu rasakan atau ada yang aneh di wajahku?” tanyaku bingung melihat ekspresi Ricky.
“Kamu cantik.”
Aku melongo tak percaya. Astaga, mantanku ini. Lagi sakit masih juga bisa gombal.
“Senyummu seperti fruktosa aja, Ly. Manis alami enggak kayak sakarin atau aspartam. Manis-manis tapi pahit,”
Bab Populer