Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Madu Pilihan Mertua

Madu Pilihan Mertua

Untuk pertama kalinya sejak ia masuk ke kafe tadi Maira merasa emosi, tapi Maira masih tetap bisa mempertahankan wajahnya yang tenang meskipun Maira merasa sangat terluka dengan semua tuduhan tak berdasar Wita. Maira terkekeh sinis, sungguh Maira merasa takdir ini sangat lucu dia pernah hidup lima tahun depan keluarga ini. “Yakin kenyataannya seperti itu Mama mertua yang terhormat?” Maira bergumam, suaranya rendah dan getir sehingga membuat Wita tertekan. “Mama benar-benar mau membahas soal itu? Yakin nanti Mama nggak akan serangan jantung?”
935 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai mertua adalah maut
Baca
+Pustaka
Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker

Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker

Mata perempuan itu berputar, "Lebih baik aku mati saja." "Kalau aku mati, aku nggak akan jadi beban kalian lagi." "Lebih baik aku mati saja." Aku hanya duduk di dalam mobil sahabatku, menonton drama ini. Melihat ibu mertua pura-pura ingin menabrakkan diri ke pohon beberapa kali, tetapi tidak ada yang peduli padanya. Bahkan teman-temannya yang biasanya sejalan dengannya sekarang menjauhinya.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai mertua adalah maut
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

Namanya Hafez. Mertua meninggal tiga bulan lalu saat perjalanan ke sini dengan niat menjenguk aku. Kecelakaan beruntun menyebabkan keduanya harus meregang nyawa di lokasi kejadian. Rafan benar-benar terpukul sehingga saat itu menjadi mayat hidup selama lima hari. Hanya itu luka yang kami rasakan selama ini. Namun, jika terus meratapi luka yang tidak membuahkan hasil terlebih mengembalikan yang telah tiada maka hidup tidak akan berguna.
1037.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai mertua adalah maut
Baca
+Pustaka
Menantu Miskin di Mata Mertua

Menantu Miskin di Mata Mertua

Bab 8 Menantu Miskin di Mata Mertua "Wina!" Bulek berteriak sambil membawa kayu kecil. "Bisa-bisanya kamu melarikan diri dari Bulek dan membuat masalah di sini!" Aku tercengang sambil memperhatikan apa yang sebenarnya sedang terjadi? Kenapa semuanya bergerak begitu saja dengan bebas sedangkan tubuhku malah seperti ada yang merantai?
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai mertua adalah maut
Baca
+Pustaka
Mertua Jahat Tak Tahu Aku Kaya

Mertua Jahat Tak Tahu Aku Kaya

"Justru itu, nanti aku ajarin. Ayok, jangan sia-siakan waktumu. Sebelum maut menjemputnya, bertaubatlah." "Taubat?" Bu Surti tersentak. Apa mungkin masih ada kesempatan baginya untuk bertaubat? Dosanya sudah sangat banyak sekali. Sebagai ibu ia tak pernah mengajarkan kebaikan pada anak anaknya justru sebaliknya kejahatan lah yang ia ajarkan pada mereka.
10115.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai mertua adalah maut
Baca
+Pustaka
Hurt Love (Bahasa Indonesia)

Hurt Love (Bahasa Indonesia)

‘Buuuuummmmbbb’ Mungkin bodi depan mobil ini sudah menabrak dasar jurang, aku tak tahu karena setelah benturan itu tak ada lagi apapun yang dapat kuingat. Semuanya gelap.. gelap... sepi... dan aku merasa sendiri... apa Tuhan mengabulkan do’a pertamaku untuk mati dan bertemu dengan Lita? Jika benar, itu tandanya do’a keduaku tak terkabul. Aku tak akan bisa meminta maaf kembali pada Dara, aku tak akan melihat wajah cantiknya lagi, dan entah kenapa itu membuat hatiku sedikit nyeri.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai mertua adalah maut
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

"Ruhtinti, mengadakan perjalanan bersamaku berarti menjatuhkan sebagian bahaya dan malapetaka atas dirimu. Aku tak mau” "Kalau tidak kau tolong, aku sudah lama mati di tempat ini Hai! Maithatarun. Sekarang apa artinya ba- haya atau malapetaka bagiku? Kematian pun jika meng- hadang akan kuhadapi.” Maithatarun menarik nafas panjang. Akhirnya dipegangnya pinggul ramping Ruhtinti lalu gadis hitam manis ini dinaikkannya ke atas kuda berkaki enam yang jadi tunggangannya.
1031.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mertua adalah maut
Baca
+Pustaka
4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

“Oh, rupanya kalian adalah dua sahabat karib yang saling setia dan sehidup semati. Tapi sayang sekali, tampaknya malam ini kalian akan berpisah. Aku akan mencabut nyawamu, Bahuwirya.” “Aku tidak takut menghadapi kematian, Kertabalakosa!” sergah Mpu Seta lantang. “Yang ada di kepalamu hanya tentang dendam saja. Kau tidak pernah berpikir untuk memperbaiki jalan hidupmu agar menjadi manusia yang benar!”
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai mertua adalah maut
Baca
+Pustaka
Tertipu Rayuan Maut Pak Polisi

Tertipu Rayuan Maut Pak Polisi

“Bu… kalau saya pingsan, bukan berarti saya lemah. Saya pingsan karena—” “Sudah, sudah!” potong mertuanya cepat. “Jangan bikin alasan. Kamu itu memang harus banyak belajar dari Susi. Lihat tuh, dia sehat, sigap, bisa bikin suasana rumah jadi hidup. Kamu kebanyakan baper.”
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai mertua adalah maut
Baca
+Pustaka
Rumah Tanggaku Hancur Karena Ibu Mertua

Rumah Tanggaku Hancur Karena Ibu Mertua

Yang menyebabkan permasalahan sebenarnya bukanlah Roni ataupun Zahra sendiri, tapi Fatimah sang mertua. Kebaikan Zahra tak pernah ternilai, bahkan pengorbanannya tampak sia sia. tidak mudah mengakui kekurangan yang bukan miliknya, namun karena Zahra sangat mencintai sang suami, hingga ia rela mengakui kekurangan nya sebagai kesalahan hidupnya. "Ya, mulai saat itu lah ibu mertua saya membenci saya, dan selalu berusaha buat memisahkan saya dengan suami saya," ucap Zahra yang membuat Roni tertegun.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai mertua adalah maut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status