Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

“Nih, ini monster andalan kita. Sudah bisa pakainya, kan? Tinggal pencet-pencet saja, sih. Pilih mau Espresso, Latte, atau Americano. Gampang.” Joko menatap mesin canggih itu dengan tatapan ngeri. Puluhan tombol, lampu-lampu yang berkedip, dan wadah-wadah aneh. Benda itu terlihat lebih rumit daripada mesin traktor di desanya. Ia sama sekali tidak tahu harus mulai dari mana. Melihat ekspresi bingung di wajah Joko, Adam tertawa. “Belum pernah pakai, ya? Santai. Wajar. Gue juga pertama kali lihat benda ini bingung.”
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 550 Times as mesin brother
Read
+Library
Oh, My Brother!

Oh, My Brother!

Semua yang di lakukan William tampak begitu tulus. Tunggu, bukankah aku menggadaikan tubuhku untuk mendapatkan ini semua? Kenapa aku harus terharu? Ini belum sebanding dengan harga tubuhku. Grace melepaskan pelukannya, menyapu air matanya menggunakan telapak tangannya kemudian berpura-pura mengamati seluruh barang yang ada di dalam ruangan itu. Di bagian depan terdapat ruangan khusus untuk menerima tamu kemudian di bagian dalam terdapat sepuluh buah mesin jahit khusus untuk pembuatan sepatu beserta peralatan lainnya telah tersusun rapi. Sepuluh buah mesin jahit sebenarnya terlalu banyak, Grace ingin melayangkan protes tetapi ia yakin itu percuma. William melakukan tanpa membicarakan denganny
1034.9K viewsCompletedAdded to Library 767 Times as mesin brother
Read
+Library
Ms. Manager And Her Brother

Ms. Manager And Her Brother

Mario menenggak sloki minuman keras. “Aku akan mengurus semuanya termasuk membujuk ayah untuk menjual sahamnya pada perusahaan kosmetik milik ayahmu.” Mario memulai pembicaraan. Ayah Lee memiliki perusahaan kosmetik juga bernama UM Company yang berpusat di Korea Selatan. Beberapa produk kosmetik produksi UM Company asal Negeri Ginseng itu pun sudah terkenal di Indonesia. Lee dipercaya ayahnya untuk memegang perusahaan konstruksi milik ayahnya yang sedang melebarkan sayap di Indonesia.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as mesin brother
Read
+Library
OTW Janda!

OTW Janda!

Mereka kemudian mengobrol ringan tentang perkembangan bisnis manufaktur belakangan ini. “Berarti semenjak kau menikah dengan cucu UD Electronic, kau memasok bahan mentah sepenuhnya untuk barang-barang produksi UD Eelectronic?” tanya Andrew. Jeremiah menyeruput teh hangat yang beberapa menit lalu diantarkan Gina, lantas mengangguk dan menjelaskan, “Kurang lebih begitu. Hitungannya kerja sama keluarga. Kudengar, Medtronic akan membuka anak perusahaan baru untuk pengembangan alat robotik yang lebih modern. Aku dengan senang hati terbuka jika Medtronic membutuhkan pasokan mesin kualitas tinggi. Kau bisa melihat kualitas mesin dari manufaktur keluargaku lewat barang produksi UD Electronic.”
106.4K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as mesin brother
Read
+Library
Kusingkap Topeng Busuk Suamiku

Kusingkap Topeng Busuk Suamiku

Ditambah penghasilan Mas Toro juga harus dibagi untuk membiayai anaknya dari istri pertama. Tiba-tiba suatu hari Bapak mengirim satu set mesin jahit untuk Mas Toro. Orang suruhan Bapak bilang terserah mesin itu mau dijual atau diapakan, yang pasti sudah jadi milik kami berdua. Aku tidak habis fikir dengan perbuatan Bapak itu, sudah mengusirku dan tak mau menemuinya lagi, tapi kenapa sekarang memberi satu set mesin jahit yang harganya mencapai puluhan juta?
105.2K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as mesin brother
Read
+Library
Raja Logistik di Dunia Zombie

Raja Logistik di Dunia Zombie

Semua yang dibawa justru mesin kecil—alat pencampur sederhana, alat press tablet portabel, dan beberapa perangkat laboratorium skala kecil. Joni menyipitkan matanya. “Jangan-jangan…” Dia berhenti sebentar sambil berpikir. “Kelompok Broto punya awakener yang bisa bikin obat?” Kalau benar begitu, berarti kelompok Broto jauh lebih berbahaya dari yang dia kira. Mereka bukan hanya punya banyak orang dan lima awakener, tetapi juga mungkin sudah mulai membangun sistem produksi sendiri.
767 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as mesin brother
Read
+Library
Suami Tantrum

Suami Tantrum

" Leah melirik Nero yang sudah masuk ke dalam rumah. "Tuan Nero bisa marah jika wanitanya sembarangan menggunakan tangannya." Ken mencuci tangan setelah menempelkan tangannya pada sensor alat itu, sebenarnya bukan benar menempelkan. Karena alat itu punya sensor ultrasonik dan kamera yang bisa mendeksi tangan dari jarak minimal 20 cm. Mesin itu terdiri dari tiga bagian, kran otomatis, kran sabun otomatis dan pengering otomatis. "Wah, canggih. Jadi kita tidak perlu menyentuhnya." Leah tampak takjub, karena baru pertama kali melihat alat seperti itu.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as mesin brother
Read
+Library
Mesin Pencetak Uang untuk Ibu

Mesin Pencetak Uang untuk Ibu

Radit nampak terkejut setelah mendengar omongan Yuni, matanya melotot hampir keluar. "Kamu tahu darimana Yun?" tanya Radit tak percaya, apa yang direncanakannya bisa dengan mudah diketahui oleh Yuni. "Aku sudah tahu kalau keluargaku ini menjadikan aku Mesin Pencetak Uang untuk kalian." Jawab Yuni dengan wajah yang sinis. "Yun, sudahlah yang lalu biarlah berlalu. Bukankah kamu sudah memaafkan kami." Sekarang giliran Gino yang berteriak tidak terima pada Yuni.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as mesin brother
Read
+Library
MESIN ATM KELUARGA MERTUA

MESIN ATM KELUARGA MERTUA

Beberap saat kemudian mobil honda brio berwarna merah masuk kehalaman rumah orang tua Aditya. "Nah itu kayaknya Nadin udah pulang" ucap ibu sabrina. "Iya tante.." jawab Jesika dengan senyuman serta anggukan kepala. "assalamualaikum..." ucap Nadin saat masuk kedalam rumahnya. "Waalaikumsalam.. sini Din, ada yang mau ibu kenalkan sama kamu," ucap ibu sabrina sambil menepuk bantalan kursi meminta anaknya untuk mendekat.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as mesin brother
Read
+Library
Mesin Cuci

Mesin Cuci

Jika aku tetap meladeninya, salah-salah bisa gila. "Bu, mesin cuci nggak dipakai boleh kita bawa?" Pertanyaan Mas Riza membuatku tersentak. Berapa harga mesin cuci hingga Mas Riza mau membawanya? Kuyakin ibu akan merepet lagi. Kusiapkan telinga dan hatiku baik-baik. "Eh…Apa-apaan. Kan masih dipake di rumah ini." Ibu menjawab ketus. Dia berdiri dan meletakkan kedua tangannya di pinggang.
1029.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as mesin brother
Show Reviews (14)
Read
+Library
miss calla
Ceritanya seru.. penasaran dgn watak riza yg bisa2nya hidup bersama malah menikah sama vita, anak yg ibu bapanya meninggal kerna kesalahannya. Mau nebus rasa bersalah tapi menempatkan vita diantara ibu dan adik yg jahat yg gak pernah terima vita.. kasian vita.. semangat thor aku tunggu lanjutan
Bunda Kiantami
ini cerita dialami ibuku juga. sampai aku kecil bercita cita tak punya mertua. akhirnya doaku terkabul suamiku yatim piatu. tapi alhamdulilah saudara2 suamiku baik baik semua. jadi merasa mengingat masa lalu ibuku dan masa kecilku
Read All Reviews
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status