Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
(Not) One Night

(Not) One Night

Tiana bahkan sangat peduli pada Evelyn. "Sudah malam. Ayo tidur," ucap Alan. Evelyn tersenyum dan mengangguk singkat. Dia mulai memejamkan mata, berusaha untuk segera tidur. Sementara Alan masih setia menggenggam tangan Evelyn. Dia tak akan tidur sebelum memastikan Evelyn tidur dengan nyenyak. ***
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai the lion sleeps tonight
Baca
+Pustaka
Hot Night with Berondong

Hot Night with Berondong

Theo kembali dengan membawa tissue. “Belepotan,” kata Theo sambil mengelap sekitar mulut Felicia. Felicia diam, meremas sumpit yang dipegangnya sambil menguatkan dirinya agar tidak berdebar aneh lagi. * Jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Tentu saja, Felicia sudah terlelap, jatuh ke alam mimpi. Felicia tidur di kamar yang terpisah dengan Theo. Untungnya di rumah ini benar-benar ada dua kamar.
1040.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 899 kali sebagai the lion sleeps tonight
Baca
+Pustaka
Dream On

Dream On

Merlia menyanyikan lagu lembut pengantar tidur untuk si Edo. Andaikan waktu bisa kembali Andaikan kenangan itu tak pernah ada Semua pasti berubah Tak seperti ini Tidurlah yang nyenyak Lupakan masalahmu Tidurlah yang nyenyak Lupakan masa lalu Esok berjanjilah untuk lebih baik Esok berjanjilah untuk terus maju
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai the lion sleeps tonight
Baca
+Pustaka
Pelan-Pelan, Mas Kaisar!

Pelan-Pelan, Mas Kaisar!

Seperti biasa, gadis itu tidak akan luluh jika bukan Pak Baskoro sendiri yang membujuknya dan meminta maaf. Merasa lelah dan mengantuk, Liona yang berbaring di atas sofa, berusaha memejamkan mata. Tak butuh waktu lama, ia pun terlelap begitu saja. Tanpa mengisi perut dan juga tanpa membersihkan diri, ia benar-benar tidur di sore menjelang malam hari itu. *** Jam menunjukkan pada pukul sembilan malam, Liona yang tidur sejak sore, mengerjapkan matanya perlahan. Ia membuka mata sembari menggeliat kecil.
1021.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 735 kali sebagai the lion sleeps tonight
Baca
+Pustaka
Defeat the Night

Defeat the Night

Dia berjongkok dan menunduk dengan mengusap rambutnya kesal. Sebuah suara gemerisik dedaunan, dia segera kembali berdiri, indra pendengarannya langsung menajam. Netranya bergerak berkeliling, tentu tanpa bisa melihat apapun. Mungkin itu hewan. Rusa. Atau apapun asal jangan beruang. Hilangkan pikiran mengerikan itu. Mereka mulai muncul ketika malam tiba.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai the lion sleeps tonight
Baca
+Pustaka
King of Night

King of Night

Dia kemudian duduk di sebelah Cornell. "Namaku Aurora Virliana Brie, panggil aku Bulan, karena aku suka Bulan" ucap Aurora sambil tersenyum. Cornell pun masih setia menyimak perkataan Aurora. "Namaku Cornell" balasnya. "Tidak, namamu Malam, bukan Cornell" seru Aurora. Cornell tidak mengerti dengan ucapan Aurora. Malam? Apa maksudnya? "Kenapa harus Malam?" "Karena aku Bulan, milik malam"
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai the lion sleeps tonight
Baca
+Pustaka
Nightmare

Nightmare

Pagi ini aku begitu cemas pergi ke sekolah. Semalaman setelah bermimpi buruk, aku tak bisa tidur. Dari jam dua belas malam aku terjaga hingga pagi. Menyebalkan memang, tapi aku takut jika mimpi itu kembali menghantui tidurku. Pagi itu kelas masih begitu sepi, hanya terlihat Satria yang entah mengapa tiba-tiba dia begitu rajin. Dia sedang membaca sebuah buku Biologi dengan serius.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai the lion sleeps tonight
Baca
+Pustaka
SUN TO YOUR NIGHT

SUN TO YOUR NIGHT

tanya Joana dengan ramah. Eliot mengalihkan tatapannya dengan sinis. “Aku tidak lagi mengantuk,” tuturnya dingin. Tahu lelakinya sedang merajuk, Joana mengeluarkan jurus andalannya seperti biasa. Joana memasang tatapan menggoda, mengalungkan kedua tanganya ke leher jenjang Eliot. “Biasanya orang yang baru menangis akan mudah merasa kantuk,” tuturnya, bermanja-manja pada lelakinya. “Kau bisa ceritakan skenario hebatmu yang selanjutnya selagi menunggu kantuk datang.”
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai the lion sleeps tonight
Baca
+Pustaka
Misteri Menara Tanpa Nama

Misteri Menara Tanpa Nama

“Aku tak bisa mengatakan kami cukup tidur, karena kami hanya tidur sebentar tadi malam... jadi Aku tak yakin apa mereka membuat kami tertidur atau kami tertidur karena kami lengah... tapi kami hanya tertidur sebentar sebelum tiba-tiba saja tubuh Lion menghilang.” Tak banyak waktu yang berlalu sejak kami meninggalkan kamar itu sampai waktu saat ini, jadi meskipun mereka tertidur, seharusnya mereka tak tidur cukup lama. Aku ragu ada obat tidur yang bisa membuat mereka tidur hanya sejenak saja, tapi Aku juga tak yakin mereka bisa tertidur di saat bersamaan pada saat mereka diberi tugas yang penting. Kurasa Aku bisa menghiraukan hal tersebut untuk saat ini, yang terpenting saat ini adalah kemana
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai the lion sleeps tonight
Baca
+Pustaka
LUCID DREAM

LUCID DREAM

Malam ini, energi Helio lumayan terkuras, ia berfirasat akan tidur panjang semalaman. . . . To be continued
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai the lion sleeps tonight
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status