Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Tenggelam Dalam Keheningan yang Membunuhku

Adikku mengidap autisme. Para dokter menyebutnya "kelebihan rangsangan sensorik yang parah". Aturannya sederhana. Tidak boleh ada suara yang tiba tiba. Sama sekali tidak boleh. Jadi, sepanjang hidupku harus dijalani dalam keheningan. Aku tidak pernah memakai sepatu hak tinggi. Aku tidak pernah meninggikan suara. Aku bahkan tidak diizinkan tertawa. Semua itu demi mencegah adikku mengalami krisis emosi. Ayahku, Victor, kepala Keluarga Chaniago, sering menggenggam bahuku. Wajahnya dipenuhi rasa bersalah saat berkata, "Sera, kamu anak baik Ayah. Melindungi adikmu adalah tanggung jawab kita. Kamu sehat dan kuat. Kamu pasti bisa sedikit berkorban demi dia, bukan?" Hari itu, aku berada di teras lan
2.7K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as midnight death
Read
+Library
Misteri Kematian Sang Pelukis

Misteri Kematian Sang Pelukis

060418. Benarkah Gita Sriwedari sekejam itu? Diara mencoba mencerna semuanya. Diara menuju halaman terakhir dari buku harian itu. Dia tak sabar mengetahui akhirnya. Hari ini, mungkin akan menjadi hari terakhirku untuk melihatnya. Kekasihku. Maaf aku harus meninggalkanmu seperti ini. Kita, hanya akan bisa bersama bila kita mengakhiri salah satu hidup kita. Dan itu harus aku. Karena dengan seperti itu, Mbak Gita tak akan lagi mencarimu. Nanti, pukul dua belas tepat saat purnama sedang sempurna, bawa jasadku, dan tenggelamkan aku bersama mimpi kita. Aku ingin kamu terus hidup dengan kenangan bersamaku. Mbak Gita akan membawakan racun itu dengan suka rela. Tempat yang kupilih untuk mati adalah l
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 264 Times as midnight death
Read
+Library
Bad Blood

Bad Blood

DEG “Aku.. Aku hanya makhluk yang nyaris bertemu kematian andai saja ibumu tak datang.” Akunya. Max mengingat jelas bagaimana insiden pembunuhan massal anak jalanan itu. ia menjadi salaj satu bagian dari mereka. Ia yang saat itu masih berusia delapan tahun tak mengerti apapun saat seorang laki-laki menodongkan pistol kearahnya dan juga anak lain seperti membawa piala. Senyum lelaki itu yang ia ingat sangat menyeramkan menjadi inti dari pikiran terburuknya hingga kini. “Kau?”
1024.0K viewsCompletedAdded to Library 527 Times as midnight death
Show Reviews (7)
Read
+Library
Kikiw
kelar baca sampe ending. saran sedikit buat bab flashback, lebih baik diringkas jadi inti cerita biar pembaca gak bingung menafsirkan atau mengira salah baca. terus buat awal setia bab, mohon jangan banyak kilas balik dari bab sebelumnya, itu pengaruh koin juga kakak author. terimakasih
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Lahir Kembali Menjadi Undead

Lahir Kembali Menjadi Undead

“Gaston bilang padaku, kalau nyawaku digunakan untuk mencegah bencana. Sedangkan kalian ingin hidup abadi. Aku tidak tahu mana yang benar, tapi sayangnya aku benar-benar sudah lama mati.” “Apa?!” “Ya. Aku sudah mati. Lihat ini.” Ia membuka masker mulutnya, memperlihatkan bekas jahitan di bagian leher. “Ini bekas penggalan. Gaston yang membunuhku. Tapi aku bangkit kembali menjadi UNDEAD, benar! Aku lahir kembali sebagai UNDEAD!” pekik Halbert. “Undead? Tidak kusangka mahluk sepertimu benar-benar ada. Tapi kenapa Tuan Bruke membawamu kembali?”
103.1K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as midnight death
Read
+Library
Breakfast at Midnight

Breakfast at Midnight

Arghhhh, udahlah pikirin nanti aja itu, batinnya. “Oke, kita coba tidur lagi sekarang.” Katanya pada dirinya sendiri. Alex menekan tombol play di Ipod dock speaker miliknya. Terdengar suara alunan Sonata No.8 Pathetique in C Minor. “Gila. Bahkan lagu pun seakan membaca pikiranku.” Seraya berteriak kecil dan membenamkan wajahnya ke bantal dengan posisi tengkurap. Alex berdiri lagi dan menekan tombol next dan terpasanglah My Songs Know What You Did In The Dark. Alex tersenyum dan kembali berselimutan. Hanya Alex, wanita yang bisa tidur, dua menit kemudian, dengan musik rock sebagai nina bobo-nya.
84.7K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as midnight death
Read
+Library
Lie of Life

Lie of Life

“Mendekati nama yang lo sebutin tadi.” “Salman? Salma?” “Bukanlah!” Ia terkekeh. “Salim!” Nia meng-oh panjang kemudian memeriksa jam di tangannya. Salim berbasa-basi, “Gak turun? Di kedai sudah ada nasi uduk, siapa tau mau sarapan?” Nah, strategi marketing yang sangat baik. Tepat waktu!
2.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as midnight death
Read
+Library
The Deadly Wish

The Deadly Wish

Dibasahinya setiap sudut tubuh hingga ke wajah dan rambut kusamnya yang berwarna cokelat tua. Ia kemudian meraih botol whiskey yang dibawanya tadi dan meneguknya secara perlahan. Wajah Adonis berubah karena rasa dari wiski yang terasa sedikit pahit. Untuk menghilangkan rasa getir di lidahnya, Adonis mengambil sebatang rokok untuk dinyalakan. Tak ada yang spesial hari ini. Hanya seorang Adonis Draven yang tidur seharian di dalam bathtub ditemani sebotol minuman keras dan rokok di jarinya. *****
102.8K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as midnight death
Read
+Library
Unexpected Night

Unexpected Night

Dua orang terpaut usia yang jauh tetapi satu darah berada didalam dirinya dan satu kalimat yang selalu ia ingat saat mendengar suara berat dan serak itu adalah. “Let me be your nightmare every night.” Arlene berteriak, langsung membuka mata dengan keringat memenuhi keningnya. Napasnya terengah-engah, ia bangun dan melihat ke sekeliling, saat itu juga Arlene membuang napas lega sembari memegangi dada menyadari bahwa itu hanyalah sebuah mimpi buruk. Arlene menyandarkan tubuh ke kepala ranjang, menetralkan napas karena semalam setelah ia pulang dari pameran itu, Arlene benar-benar tidak bisa tidur walaupun sudah meminum obat tidurnya hingga pukul empat pagi dan akhirnya ia pun terpejam berakhir
9.7121.5K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as midnight death
Read
+Library
My First Night

My First Night

cecar Maya, hendak menyuapi Bang Rudnya. "Boleh ...." balas Rudi. Kemudian mulutnya menganga. Mangap maksudnya. "Haduh, kita jadi obat nyamuk deh. Ya 'kan Mil." aku memutar bola mata malas. "Iya, Rin. Apa lah daya nasib zomblo sepertiku." ucap Milea memanyunkan bibirnya. "Udahlah, gue doain lo berjodoh dengan Pak Tarjo ya,"
107.2K viewsOngoingAdded to Library 209 Times as midnight death
Read
+Library
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Jika dia tidak menyetujui permintaannya, dia tidak akan berhenti, dan akan terus mencoba bunuh diri. Dia tidak ingin Lyra mati, dan juga tidak ingin dimanipulasi olehnya. Wajahnya muram dan dia tidak mengatakan apa-apa. Pada saat itu, seorang kasim junior bergegas masuk, "Yang Mulia, sesuatu telah terjadi! Selir Sienna sudah meninggal!" "Apa?" teriak Damian dengan suara melengking. "Selir Sienna meninggal? Bagaimana dia bisa meninggal?"
985.0K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as midnight death
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status