Air Mata Maduku
sahutku sambil melihat-lihat butik mewahnya yang sangat luas.
"Ehhm, buat si Mas ganteng juga ada loh. Nanti Eyke cariin juga, mau?" Mulyadi melirik nakal pada Figo yang sejak tadi terdiam.
"Oh ....eh ...nggak, nggak usah. Nggak perlu!" jawabnya terbata-bata.
Aku terkikik geli melihat Figo yang sepertinya ketakutan saat digoda oleh Mulyadi, manusia setengah matang.