Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Bertemu Lagi Tanpa Tangis

Setelah kembali dari supermarket, hujan sudah benar-benar berhenti. Manolia dan Levario membawa satu kantong besar bahan makanan dan berjalan santai di jalan. Terasa sangat menyenangkan. Tiba-tiba sebuah sosok yang sangat dikenal muncul di depan mata Manolia di bawah gedung apartemen. Senyum di sudut bibir Manolia perlahan menghilang.
32.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 843 kali sebagai mim sukun bertemu lam
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Ia tertawa getir. “Walau seperti itu apakah kalian akan sering bertemu? Bunda rasa tidak.” Bunda lalu terkekeh. “Ingatkah kau Tante Girish memesan gulai kambing dari kita untuk acara lahiran anak Bahram? Kau belum ke Ibukota, kan hari itu? Apa kau menangis tanpa sepengetahuan Bunda?”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai mim sukun bertemu lam
Baca
+Pustaka
Dear Suami Butaku

Dear Suami Butaku

Melewati penjaga, dia mengangkat dagu tanpa menyapa apalagi menoleh. Kedua penjaga yang sedang bertugas menatap Luna keheranan. Mereka saling melirik, memberi kode dengan mata. Berdiri di depan meja resepsionis, Luna berkata, “Aku ingin bertemu dengan Charles Smith.” Petugas resepsionis tersenyum ramah sambil bertanya, “Siapa nama Anda? Apakah Anda sudah membuat janji?” “Tidak, aku tidak membuat janji. Katakan saja padanya kalau Luna sudah datang. Dia pasti akan menemuiku segera.”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai mim sukun bertemu lam
Baca
+Pustaka
Maaf, Merebut Suamimu

Maaf, Merebut Suamimu

Bersambung. Komen dong, komen....😂🤭
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai mim sukun bertemu lam
Baca
+Pustaka
Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

gumamnya pelan. Tiba-tiba, sebuah pesan masuk dari Elina. "[Besok, aku ingin bertemu denganmu di taman yang sama. Ada sesuatu yang harus aku katakan.]" Raka menggenggam ponselnya erat-erat. Dadanya terasa sesak oleh rasa takut dan harapan yang bercampur aduk. ---
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai mim sukun bertemu lam
Baca
+Pustaka
BERTEMU RINDU

BERTEMU RINDU

Aku bahkan menundukan wajahku, tidak berani melihatnya. “Hey! Loe dengar gue, kan? Bisa nebeng payung loe sampai sana? Teman gue nanti jemput gue,” tanya Dimas lagi sambil memandangku dan menunjuk halte bus depan sekolah. Aku tetap diam. “Dimas! Cepet! Hujan, nih!” Terdengar suara pria dari seberang jalan. Aku dan Dimas menoleh bersamaan ke arah pria yang basah kuyup di atas motor itu.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai mim sukun bertemu lam
Baca
+Pustaka
Seandainya Bertemu Lebih Awal

Seandainya Bertemu Lebih Awal

Suara pria itu bagai angin musim semi yang terasa hangat dan lembut. Disusul, pria itu mengenakan kerudung di kepalaku dengan perlahan. Aku memalingkan kepalanya, kemudian aku pun melihat wajah tampan pria itu. Kelembutan mengalir di dalam sepasang mata itu. “Cantik.” Tiba-tiba pria itu memujiku dengan tersenyum. “Halo, aku perkenalkan diriku dulu. Aku calon suamimu, Johnson Limardi.”
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai mim sukun bertemu lam
Baca
+Pustaka
SUAMIKU MENIKAH LAGI DIAM-DIAM

SUAMIKU MENIKAH LAGI DIAM-DIAM

ungkapku. "Ya itu, belum ketemu titik temunya. Namun barusan katanya ada yang mirip Dafa di sebuah kampung. Tapi namanya beda, katanya namanya Geri. Dia cuma seorang cowok kampung sih," kata Ayah.
1057.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai mim sukun bertemu lam
Baca
+Pustaka
Ketika Bertemu Denganmu

Ketika Bertemu Denganmu

Sontak dia langsung meminta maaf sambil mengarahkan pandangannya pada seseorang yang telah ditabraknya. “Maafkan aku,” ucapnya, sebelum kemudian dia terperangah karena menyadari siapa yang telah dia tabrak. “Neil?” Neil Nelson juga sedang menampilkan ekspresi yang sama dengan Belva. Ini adalah pertemuan pertamanya setelah mereka tidak sengaja bertemu di Philadelphia. “Belva? Aku tak menyangka akan bertemu denganmu di sini. Hei? kau habis menangis? Kenapa mukamu sembap sekali? Are you okay?”
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai mim sukun bertemu lam
Baca
+Pustaka
Pencarian Dalam Dendam

Pencarian Dalam Dendam

Batin Lita. “He, Kak, kok, lu bengong?!” Dodi menepuk bahu Mimi. “Kita cari tempat duduk aja. Kaki gue udah pegel banget.” Ajak Mimi setelah tersadar dari lamunannya. Baik Mimi maupun Dodi sengaja mencari meja yang mengarah pada Lita dan Adrian agar mereka bisa menatap orang yang pernah mereka miliki.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai mim sukun bertemu lam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status