Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
EGO

EGO

Mae Takataereseleros
Rumit untuk diikuti tapi bimbang untuk ditinggalkan. Gemericik hujan pukul lima sore menenangkan kegalauan. Ditambah secangkir teh tawar hijau yang masih panas. Aroma petrikor yang kian waktu kian mengobat rindu menjadi candu. Nyeri sendi sesekali kumat dibagian kaki sebelah kiri. Tentu penyebabnya karena sudah terlalu sering diajak melangkah dan menginjak berbagai jenis tanah. Mulai dari tanah kering, bebatuan hingga tanah basah.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as mimpi berjalan di tanah becek
Read
+Library
Jangan Jadikan Aku Babumu, Dik!

Jangan Jadikan Aku Babumu, Dik!

Flashback Saat itu, hujan turun sangat lebat. Menyebabkan Mayang, yang pulang bekerja dari lahan sawit, harus berhati-hati. Dikarenakan, jalanan yang dia lalui, hanya terbuat dari tanah dan kerikir saja. Dan pastinya, saat hujan begini, jalannya akan menjadi sangat becek dan lunak. Maklumlah, namanya juga jalan di dalam perkebunan sawit, tidak akan ada aspal dari pemerintah.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as mimpi berjalan di tanah becek
Read
+Library
Ketika Pewaris Jatuh Cinta

Ketika Pewaris Jatuh Cinta

Bad day-nya sudah tidak bisa diganggu gugat kecuali nanti malam Stefany berkedip blink-blink kasih jatah. "Pi! Masa semalem Mami mimpi kalau Mama Papa ke rumah dianterin Mischa.. Impossible kan Pi.. Namanya mimpi emang nggak pernah masuk diakal. Bumi gonjang-ganjing kali ya, sampek beneran gitu.. Apa kena tsunami.." "Ya emang Mi.."
104.9K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as mimpi berjalan di tanah becek
Read
+Library
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Jantung mereka berdetak lebih cepat. Beberapa hari setelahnya, warga mulai mengeluh mimpi buruk. Pak Darno, peternak ayam, mimpi dirinya berada di tengah kabut tebal dan mendengar suara gamelan dari dalam tanah. Siti, penjual gorengan, mengaku melihat bayangan tinggi berdiri di ujung lorong rumahnya setiap malam. Bahkan Ningsih pun mulai bermimpi berjalan di jalur curug yang kini tertutup. Dalam mimpinya, batu-batu longsor itu perlahan bergerak… membuka jalan.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as mimpi berjalan di tanah becek
Read
+Library
Pengantin Pengganti Revano

Pengantin Pengganti Revano

Air mata bercampur keringat. “Kamu tidak akan mendapatkanku…” bisiknya pada diri sendiri. Ia terus berlari menuruni jalur gelap, tak sadar bahwa tanah mulai berubah menurun tajam. Kabut makin tebal. Langkahnya semakin cepat karena panik. Dan tiba-tiba— Tanah di depan kakinya menghilang. Alya terperanjat. “AAAH—!”
101.5K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as mimpi berjalan di tanah becek
Read
+Library
Menikahi Anak Presdir

Menikahi Anak Presdir

"Yaudah ayo pulang, sepedanya kita tuntun aja, kita lahir ya Mbak." Arawinda menganggukan kepala dan mengikuti arahan Diajeng, keduanya segera berlari di jalanan. Lumpur-lumpur berbekas dari tapak kaki dan gerakan tubuh Arawinda. Ia tak mengerti, tapi pengamalan ini adalah yang terburuk baginya. Terburuk, unik dan sedikit menyenangkan. Kapan lagi ia bisa tercebur di pesawahan yang sangat kotor dan penuh dengan tanah becek seperti tadi?
102.7K viewsOn holdAdded to Library 100 Times as mimpi berjalan di tanah becek
Read
+Library
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

Setiap malam, gangguan semakin menjadi-jadi. Tidur tidak lagi menjadi pelarian bagi Bagas maupun Ratih. Justru, di dalam lelap mereka, kengerian yang lebih pekat mengintai. Bagas sering terbangun oleh mimpi-mimpi buruk yang membuat tubuhnya basah oleh keringat. Dalam salah satu mimpinya, dia berada di tengah ladang yang gelap gulita. Angin dingin bertiup kencang, membawa aroma anyir yang menusuk hidung.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as mimpi berjalan di tanah becek
Read
+Library
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Lampu kamar terasa redup meski sudah dinyalakan. Aruna duduk bersila di lantai. “Aku mimpi lagi,” katanya. “Pendopo?” tanya Pelangi. “Bukan.” “Terus?” “Akar.” Semua mengernyit. “Aku berdiri di tanah hitam. Di bawah kakiku, ada akar-akar besar seperti pohon tua. Tapi akar itu bergerak. Seperti hidup.” Embun menelan ludah.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as mimpi berjalan di tanah becek
Read
+Library
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Sreett Blug Argggghhhhh Tama meringis kesakitan, ketika kakinya salah melangkah dan akhirnya harus terperosok ke sawah yang tampak kosong dan diisi air untuk nantinya ditanami bibit padi yang baru. Tubuhnya kini penuh lumpur, kakinya tertancap ke dalam lumpur sawah yang sangat dalam sehingga dirinya sangat sulit untuk bergerak. Hal itu pastinya membuat dirinya bertambah panik, beberapa kali dia melihat ke arah belakang karena dia takut ada sesuatu yang mengejarnya dibelakang sana. juga tubuhnya dia gerakan dengan sekuat tenaga, agar kakinya yang masuk ke dalam lumpur bisa terlepas pada malam itu.
10126.4K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as mimpi berjalan di tanah becek
Show Reviews (35)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Read All Reviews
Lingsir Wengi -Tembang jawa

Lingsir Wengi -Tembang jawa

(Lho… bekas apa itu? Ia melangkah pelan, mendekati tanah di depan rumah Ratna. Benar saja—bekas jejak kaki terlihat jelas. Bukan jejak kering, melainkan basah, seolah seseorang baru saja berjalan dengan kaki terendam air. Jejak itu mengarah langsung ke pintu rumah Ratna. Pak Slamet menelan ludah. “Kok… isih teles ngene wae…” (Kok… masih basah begini…)
788 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as mimpi berjalan di tanah becek
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status