Bastard Sister
Sudah pukul dua siang ternyata.
“Nanti aku telepon yang punya minimarket untuk minta izin. Sudahlah, jangan kamu pikirkan masalah itu. Kalau dikeluarkan, bukankah kamu nanti bisa menginfokan lowongan pekerjaan baru untukku di perusahaanmu?” Lintang berucap dengan nada yang serius. Membuatku seketika merasa terbebani, sebab mencari pekerjaan di PT MCM untuk tamatan SMA memang cukup sulit. Kecuali menjadi cleaning service, sopir, atau tukang angkat-angkat material. Cowok sekinclong Lintang dengan gayanya yang malas-malasan bekerja begini, memangnya mau menyandang status sebagai pekerja kasar?
“Eh, mukamu kenapa tegang begitu? Jangan dipikirkan, aku hanya bercanda, kok,” kata Lintang lagi semba
Hot Chapters