Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Simpanan Tante-tante

Suamiku Simpanan Tante-tante

Karena jika jatuh pasti rasanya akan sangat sakit sekali, dan satu lagi, karena impian yang terlalu tinggi itu, kadang bisa membuat kita lupa daratan dan melakukan suatu hal yang salah untuk mewujudkan semua itu. "Dek ... Kamu akan selalu mau mendukung setiap langkah ku bukan?" Mas Saleh pun bertanya sambil mengusap lenganku. Mungkin karena aku dari tadi tak merespon sama sekali ucapannya. "Iya, Mas. Asal apa yang kamu lakukan itu benar." "Tentu dong! Nah mumpung aku lagi ada waktu. Sekarang kamu gegas bersiap kita akan jalan-jalan dan shopping di Mall. Aku ingin membuat kamu dan Kevin bahagia."
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 718 kali sebagai mimpi pergi ke mall
Baca
+Pustaka
Gairah Terpendam Tuan Ahli Waris

Gairah Terpendam Tuan Ahli Waris

’ Dengan pemikiran itu Jill dapat kembali menyantap makanannya hingga tandas! *** Revel mengeluh kesal saat Jessie meminta untuk menemaninya ke mall lagi. “Mau ngapain lagi sih ke mall? Emang nggak bisa beli online?” sungut Revel kesal. “Nggak bisa! Nanti kalau barangnya nggak sesuai gimana? Sayang banget kan kalo nggak bisa dipake!” jawab Jessie. “Ya tinggal kasih orang lain!”
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai mimpi pergi ke mall
Baca
+Pustaka
Bakti yang Tidak Dihargai

Bakti yang Tidak Dihargai

Tak apalah, mereka tidak tahu kami berhadapan dengan siapa, monster kecil. Setelah menempuh perjalanan selama tiga puluh menit, kami pun sampai di salah satu mall terbesar di kota ini. Seperti kebanyakan mall, lautan manusia berada di dalamnya. Entah ingin nonton, makan, shopping atau sekedar menghilangkan penat. "Makan dulu apa nonton?" tanya Mas Reza seraya menggandeng tangan ini. "Belanja dulu deh, Mas."
121.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 521 kali sebagai mimpi pergi ke mall
Baca
+Pustaka
Istri yang Disia-siakan Ternyata Pewaris Kesayangan

Istri yang Disia-siakan Ternyata Pewaris Kesayangan

Evan mengajak Anggita pergi ke mall. Ada yang ingin dibeli olehnya. "Males banget ah ngapain ke mall capek tahu apalagi kan aku juga nggak mau beli apa-apa males kalau cuma nemenin kakak." Anggita langsung saja menolak ajakan Evan untuk ke mall itu lagi pulang ngapain mereka harus ke mall lagi pula ia tidak ingin jalan-jalan dan mungkin memang sejak dahulu dirinya bukan tipikal orang yang senang menghabiskan waktu di mall berjam-jam entahlah. Stress apapun dirinya di rumah dan sebanyak apapun masalah yang ia hadapi tetapi berbelanja bukanlah kegiatan yang bisa menghilangkan stress dari dirinya itu.
1059.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai mimpi pergi ke mall
Baca
+Pustaka
Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Sekitar tiga puluh menit kemudian mereka sampai di mall tujuan. Suasana mall cukup ramai meski bukan hari libur. Sangat berbeda dengan kota asal Senja, tempat sebagian besar penduduknya bekerja di pabrik sehingga pusat perbelanjaan hanya ramai saat hari libur. Namun di ibu kota, hampir setiap hari jalanan macet dan mall selalu dipenuhi pengunjung. “Kita ke lantai empat,” ujar Sarah sambil menggandeng tangan Senja menaiki eskalator. “Di sana banyak toko barang branded. Tas, sepatu, pakaian. Kamu mau ke mana dulu?”
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai mimpi pergi ke mall
Baca
+Pustaka
ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

Giska begitu sengit mengomentari sikapku saat aku baru menginjakkan kaki di dalam mall yang lantai dan dindingnya tampak mengkilat dan berkilauan ini. “Tapi emang Rindu baru pertama kali lihat mall, Gis,” sahut Neneng yang memang sempat aku beritahu tentang aku yang belum pernah mendatangi mall besar sebelumnya. “Tempat ini memang luar biasa Gis,” ucapku terdengar sangat lugas. Giska tergelak saat mendengar ucapanku. “Emang tempat ini luar biasa, di sini kamu bisa mendapatkan apapun yang kamu mau, asal kamu punya ini,” ucap Giska sembari menjetikkan jarinya.
9.664.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai mimpi pergi ke mall
Baca
+Pustaka
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

"Saya tidak punya teman! Lagi pula sudah lama sekali saya tidak ingin berteman. Teman kebanyakan suka makan teman. Kita ke mall saja. Hidung saya sudah gatal-gatal ingin menghirup udara di mall. Aroma baju dan sepatu baru, sudah ada diujung hidung saya." Mayang tertawa. Enaknya menjadi orang kaya ya seperti ini. Apabila gabut mereka mampu melakukan apa saja untuk menyenangkan hati. Coba kalau dirinya. Ngemall hanya akan membuatnya makin sengsara, karena menginginkan barang-barang yang tidak mampu dibelinya.
1031.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai mimpi pergi ke mall
Baca
+Pustaka
LELAKI YANG TERKHIANATI

LELAKI YANG TERKHIANATI

jawab Tarno jujur. “Sebenarnya Aku pengen pergi ke mall seperti teman-temanku yang diajak jalan-jalan oleh keluarganya disana. Katanya di dalam mall itu banyak toko di dalamnya. Katanya disana dingin dan banyak yang jualan makanan juga.” “Ke mall? Memangnya disini ada mall?” tanya Tarno. “Bukan disini, Yah. Tapi di kota sebelah.” Dila menyebutkan sebuah nama kota yang jaraknya tidak jauh dari kotanya.
9.614.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai mimpi pergi ke mall
Baca
+Pustaka
ANATASYA

ANATASYA

tanya Ana, dengan suara serak khas bangun tidur. Rendra mengangguk kecil. "Udah dari tadi cantik." Rendra mengusak rambut Ana gemas. "Kita di mana?" tanyanya lagi, ketika nyawanya sudah terkumpul. "Mall." balas Rendra. Ana melotot, kan matanya. Apa? Mall katanya? Ana tidak pernah pergi ke Mall. Ini adalah kali pertama gadis itu pergi ke gedung besar itu.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai mimpi pergi ke mall
Baca
+Pustaka
Fare Finta [Indonesia]

Fare Finta [Indonesia]

Selain itu, sulit bagiku untuk membuka mata. "Kita sarapan sekarang, ya? Mama panggil Papa dulu." -- Aku tidak ingat kapan terakhir kali aku melakukan hal-hal seperti yang kulakukan sekarang--memasuki beberapa toko, mencoba-coba barang yang dijual di sana, dan berbelanja. Jika itu cuma jalan-jalan berkeliling mall, sudah cukup sering kulakukan. Oh, Jogja juga mempunyai banyak mall yang tersebar di titik-titik pusat keramaian.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai mimpi pergi ke mall
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status