Despicable Boy
“Oke, kita bisa ke mall. Di sana pasti ada yang jual.”
Mata Milka membulat. “Mall?” Dia tahu apa yang disebut mall, tetapi tiap kali melihat gedung megah itu, hatinya selalu gentar. Rasanya terlalu mewah. “Barang di sana pasti mahal-mahal,” ujarnya lirih.
“Ngga, kok, biasa aja,” jawab Hardy santai dan menyerahkan helm kepada Milka.
Hot Chapters