Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku, Musuhku dan Para Pemburu

Aku, Musuhku dan Para Pemburu

“Ceritakan sekarang, Jamie.” Jamie melepaskan jari dari mulutnya. Ia mulai menceritakan mimpinya. Jamie tahu mimpinya adalah pertanda. Ia sudah bisa membedakan mana yang sekedar mimpi dan mana yang merupakan pertanda karena akan terasa sangat nyata sampai membuat Jamie terbangun. Ia mengatakan apa yang dirinya lihat dalam mimpi. Damien dan Gabriel selesai berbelanja, tetapi Damien melupakan sesuatu. Mereka hendak kembali ke swalayan dan tak sengaja menabrak seorang pemuda.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai mimpi sambil menangis
Baca
+Pustaka
Mertua Bengis dan Pilih Kasih

Mertua Bengis dan Pilih Kasih

Kemudian, suamiku terdiam sejenak, mengingat apa yang dialaminya, ia masih merasa bermimpi. "Ya Allah! Apa yang kualami barusan mimpi? Halusinasi? Atau fakta? Rasanya tak mungkin, siapa yang tadi berbicara dengan Abang ya, Nay?" tanya Bang Bagas. "Aku man tahu, Bang! Bisa jadi itu benar." Jawabku menyendokkan sesendok sop Jakarta kesukaanku. "Abang kok merinding, Yang!" katanya mengusap lehernya lalu terdiam lagi..
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai mimpi sambil menangis
Baca
+Pustaka
Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

ratapku dalam tangis. "Mak, Mak bangun Mak ... ada apa Mak?" tanya Fandi sembari mengguncang lembut tubuhku. Fandi berlinang air mata melihatku yang tengah bermimpi dengan isak tangis. Aku membuka mata menatap Fandi yang telah duduk disampingku dengan raut bingung dan sedih. "Mak bermimpi buruk ya Mak!" tanya Fandi sembari turun dari pembaringan, ia menuju nakas dan mengambil air minum untukku.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai mimpi sambil menangis
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

Mereka pun segera memeluk tubuhku yang bergetar dengan air mata yang tidak terasa menetes. “Ada apa, Sayang? Apa kamu bermimpi buruk?” tanya ibuku khawatir dan mencoba menebak apa yang baru saja aku alami. Aku pun mengangguk. “Ya, Bu. Aku melihat Mas Adam mati terjatuh ke dalam jurang,” ungkapku lirih dengan suara bergetar. “Sabar dan tenang, Sayang. Itu hanyalah mimpi, bunganya tidur saja!”
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai mimpi sambil menangis
Baca
+Pustaka
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Tiara: (menoleh pelan) “Nggi? Lo kenapa?” Anggi diam. Ia duduk di ranjang, rambutnya berantakan, matanya sayu. Anggi: “Aku mimpi... tapi rasanya kayak nyata.” Tiara: “Mimpi apa?” Anggi: “Ada perempuan duduk di kamar mandi. Rambutnya panjang banget. Dia nyisir sambil nyanyi.” Tiara: (menelan ludah)
10813 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai mimpi sambil menangis
Baca
+Pustaka
Suamiku, Aku Tak Sudi Mengejarmu Lagi!

Suamiku, Aku Tak Sudi Mengejarmu Lagi!

Seperti sedang bermimpi sesuatu yang membingungkan, atau menyakitkan. Dalam mimpi samar itu, bayangan dua pria muncul. Satu menatapnya penuh rindu. Satu lagi, memanggil namanya dari kejauhan. Dan ia terbangun dengan airmata di sudut matanya, tak tahu milik siapa yang sebenarnya ia rindukan. **** KEESOKAN PAGI
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai mimpi sambil menangis
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Bab 2: Mimpi yang Mengganggu Arjuna terbangun di tengah malam dengan napas terengah-engah. Mimpi itu kembali—kali ini lebih jelas dan nyata. Ia bisa merasakan setiap luka dan suara dari pertempuran yang terjadi dalam mimpinya, membuat tubuhnya penuh dengan keringat dingin. Namun saat mencoba mengingatnya, segalanya kabur begitu saja.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai mimpi sambil menangis
Baca
+Pustaka
Aku Mencintaimu Dua Kali

Aku Mencintaimu Dua Kali

Dan bermimpi. Di mimpinya, Minari menyaksikan seorang pria menangis sambil berlutut di hadapan. Itu mimpi yang terus berulang selama beberapa tahun ke belakang. Biasanya Minari akan terbangun begitu mimpi itu makin jelas. Namun kali ini, ia menyadari sesuatu. Pria di mimpinya itu memiliki sepasang bola mata berwarna hazel. Mirip seperti pria yang ia temui di pesta pertunangan kemarin.
9.61.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai mimpi sambil menangis
Baca
+Pustaka
SELIR HATI

SELIR HATI

Ia tahu semakin ia melawan, semakin mereka punya alasan untuk menjeratnya. Malam itu, Gita kembali terbangun karena mimpi. Ia melihat api membakar desa, jeritan orang-orang, dan seorang anak kecil yang berlari sambil memanggil namanya. Saat ia hampir mendekat, sosok itu lenyap ditelan asap. Gita terbangun dengan tubuh basah oleh keringat. Dadanya naik turun cepat. “Apa semua itu nyata? Atau hanya mimpi?” gumamnya.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai mimpi sambil menangis
Baca
+Pustaka
Hantu Vila

Hantu Vila

Sampai aku dikamar “Kenapa? kakak sampe kaget,” tanyaku. Tiba-tiba Mella melamun dan meneteskan air mata, tanpa aku tau kenapa anak ini. “Coba cerita sama kakak, pelan-pelan, kenapa kamu tadi? Tiba-tiba menangis sekarang seperti ini?,” “Aku barusan mimpi sama nenek, nenek juga nangis sambil duduk di sana?,” sahut Mella sambil menujukan ke arah sofa dan memang pintu kamar belum aku kunci.
9.917.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai mimpi sambil menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status