Pelakor Tak Pantas Bahagia
Badan Maya basah setelah di siram air soto yang ada di atas meja cafe, belum lagi rambut yang habis di rebonding kiri kusut karena ada di genggaman Mira.
“Mir, lepasin, malu di liat orang,” bujuk Alika pada Mira.
“Biarin, Mbak! Supaya orang disini pada tau kalau ada pelakor,” teriak Mira.
“Dek, lepasin. Kalau nggak yang rugi kita juga,” bisik Alika.
Sejenak Mira menatap Alika, gadis itu mengangguk lalu menatap dalam pada mata Mira, seolah menyampaikan sesuatu.