MENYESAL SETELAH MENDUA
Seketika bulir bening itu luruh, Kania merasa sedih saat mengingat hal itu.
"Aku menerima kamu apa adanya, toh aku juga sudah tidak perjaka lagi kan. Jadi itu tidak menjadi masalah buat aku," ungkap Gibran. Sontak Kania mengangkat kepalanya dan menetap pria yang duduk di hadapannya.
"Kamu serius?" tanya Kania.
"Iya, aku serius," jawab Gibran. Seketika Kania tersenyum.
"Makasih ya, kamu udah mau nerima aku apa adanya." Saling senangnya, Kania langsung menggenggam tangan Gibran.