Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Rahasia dengan Dosen Killer

Pernikahan Rahasia dengan Dosen Killer

Walaupun cukup lama mengantre, tetapi rasa bahagianya mampu menutupi rasa bosan menunggu. “Padahal kita sudah hampir sejam menunggu, kamu tidak capek?” tanya Brandon juga mengayunkan tangan istrinya. “Kalau demi naik balon udara, sudah pasti ga capek.” Pas sekali sekarang giliran mereka sudah diperbolehkan menaiki balon udara. Belinda menarik tangan suaminya kemudian menempati posisi yang tepat untuk menikmati matahari terbit.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai mom and son hot air balloon
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti

Istri Pengganti

Demi istri tercinta, Reno kali ini benar-benar menuruti kemauan Mayang, yaitu menaiki balon udara, mau tidak mau Reno terpaksa ikut meskipun sesungguhnya dia sangat takut apalagi melihat kebawah. Setiap Pagi, hampir seratus buah balon udara beroperasi setiap paginya, Mayang merentangkan kedua tangannya melintasi cakrawala Cappadocia sambil menikmati alam yang eksotis. Berbanding terbalik dengan tingkah sang suaminya Reno, yang lebih memilih memeluk istrinya dari belakang. Selama balon udara Masih beroperasi melayang di udara.
1070.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai mom and son hot air balloon
Baca
+Pustaka
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Melihat pemandangan di dapur, senyumnya langsung melebar sampai ke mata. "Wah, tim kue sudah kompak sekali rupanya," katanya sambil meletakkan tas di kursi. Ia mendekat, mencium pipi Maya sekilas, lalu mengacak rambut Arka. "Papa bawa balon helium nanti sore. Jangan bilang-bilang dulu sama si kecil ini."
9.8119.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai mom and son hot air balloon
Baca
+Pustaka
Mempelai yang Tak Diharapkan

Mempelai yang Tak Diharapkan

Sampai di depan taman kota saat mobil terjebak mancet, tak sengaja mataku menangkap pemandangan indah di tengah area bermain. Seorang anak kecil, seumuran Sabia tengah belajar berjalan bersama ayahnya. Gadis kecil itu berusaha meraih balon yang dipegang ayahnya. Di belakangnya berdiri sanga ibu yang merentangkan kedua tangannya di kedua sisi tubuh sang anak. Mereka tampak bahagia.
9.7909.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29.1K kali sebagai mom and son hot air balloon
Tampilkan Ulasan (86)
Baca
+Pustaka
iva dinata
Author mengucapkan, terima kasih untuk semua pembaca yang sudah memberi respon baik untuk cerita ini. Terima kasih untuk semua komentar, juga untuk semua saran dan kritik. Author mengucapkan banyak terima kasih. Sampai jumpa di cerita berikutnya. I love you All, my reader's.
Agus Irawan
Hai kak mampir ke karyaku juga. judul" Dari Tunangan Pura-pura, jadi Istri Kesayangan Sang Tuan. pena" Agus Irawan Sinopsis " Hana rela menjadi tunangan palsu seorang pengusaha muda demi menyelamatkan nyawa ibunya. Hanya saja, Abian, pria dingin yang masih terpaku pada cinta lamanya.
Baca Semua Ulasan
Lari dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan CEO Dingin

Lari dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan CEO Dingin

Ia mengeluarkan ponselnya dari saku, lalu membuka aplikasi panggilan video dan menyerahkannya kepada Joseph. Beberapa detik kemudian, wajah Sienna muncul. “Joseph?” sapa wanita itu. “Kau sedang di mana?” “Mom, lihat aku ada di mana!” seru Joseph sambil mengarahkan kamera ke sekeliling balkon. “Aku dan Daddy sedang makan siang di tempat super keren. Restorannya menghadap ke danau, Mom! Dan Daddy menerbangkan helikopternya sendiri! Dia pilot, Mom!”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai mom and son hot air balloon
Baca
+Pustaka
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

Sore harinya, Pamela pergi ke TK untuk menjemput ketiga anaknya setelah pulang kerja seperti biasa lalu pulang. Mobil baru saja tiba di pintu masuk rumah Keluarga Dirgantara. Saat menunggu pintu pagar listrik terbuka perlahan, seorang pria yang memegang segenggam balon hidrogen kartun tiba-tiba melewati mobil mereka .... Vani melihat balon itu. "Ibu, bolehkah aku beli satu balon merah muda?"
9.51.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36.6K kali sebagai mom and son hot air balloon
Tampilkan Ulasan (267)
Baca
+Pustaka
Mei Ika
aku dh bca pamela, kalana dan agam udah diganti lagi cerita tentang jonson dan di ganti lagi dg philips.. syngnya cerita philips cuma aku baca sebentar. aku kira author bakalan nyelesaiin cerita pamela yg menurut ku belum selesai. teka teki yg belum terpecahkan. tapi sudah di ganti2 pemeran
Anava
Agam dan Pemela menikah lagi dan bulan Madu di bab 1895-1898 (Keluarga berkumpul kembali) loveeee... bgt .... Author sangat pandai membuat hati bertalu², emosi, bahagia benar² bisa membuat pembaca larut dalam kisah... Bikin cerita lagi dong Thor, tp jangan panjang² episode nya ...
Baca Semua Ulasan
Hello, Hot Papa!

Hello, Hot Papa!

Tuan Wildan Sasmita yang sedang asyik di rumah baru saja mendapat telepon dari seseorang. Tak lain dan tidak bukan, bahwa itu adalah ayahnya. Sore begini, Wildan memang sedang melakukan hal yang ia sukai. Sekadar menonton film, dan melihat perkembangan dari pekerjaannya. "Halo, Papa!" Pria itu menjeda film yang diputar di laptopnya. Ia langsung menjawab dan tidak berpikir apa-apa.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai mom and son hot air balloon
Baca
+Pustaka
Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

Tangannya tak henti-hentinya menunjuk sesuatu yang membuatnya penasaran. “Mami—” “Bagus ya, Dek. Ntar kita beli balon warna-warni saat akan kembali ke hotel. Mau gak?” “Au, Mami.” Mas Barra mengendarai motor dengan kecepatan sedang. Katanya sih tempat tujuan kami sudah dekat. Entah mau dibawa kemana aku dan si anak ganteng? Karena belum pernah ke sini jadinya nurut saja apa kata suami.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 705 kali sebagai mom and son hot air balloon
Baca
+Pustaka
Dendam dan cinta

Dendam dan cinta

Novia melotot menatap wajah anaknya. "Kapan mama datang?" tanya Andre. "Kenapa? Apa mama tidak boleh datang melihat anak sendiri? Katanya ingin pergi ke Bali, Mama pergi kesana. Tapi Andre tidak ada disana," ucap Mama Andre dengan suara yang terlihat kesal. "Maaf Maa, Andre batal pergi ke Bali" kata Andre. "Kenapa tidak bilang" ujar Mama Andre, seraya berjalan turun ke lantai bawah. Andre mengikuti mamanya turun.
1038.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai mom and son hot air balloon
Baca
+Pustaka
Orang ketiga.

Orang ketiga.

Roda koper mereka berderit pelan di atas lantai granit yang dingin—kadang terdengar gesekan, kadang hanya gema tawa mereka yang mengalahkan riuh para penumpang lain. Nara melirik Mamanya. Meski wajah sang ibu terlihat sedikit lusuh dan rambutnya kusut akibat tidur di pesawat, ada sesuatu yang memancar dari sorot matanya—semangat. Senyum itu belum benar-benar pergi sejak mereka mendarat. “Next time,” ujar Ranti sambil merapikan rambut dengan jari, “kita harus coba yang lebih ekstrem. Naik balon udara atau camping di gurun, gimana?”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai mom and son hot air balloon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status