Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

Dan setelah itu, hanya ada kerja keras. Berjam-jam berlalu dalam kesibukan. Rhea dan Rinjani membungkuk di atas meja sketsa, mendiskusikan palet warna burung merak. “Kalau kita buat dua lapis?” usul Rinjani, tangannya bergerak cepat di atas kertas. “Lapisan dalam monokrom elegan, jadi ketika bergerak, kilauan metalik muncul seperti ekor merak yang menari.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai monas sketsa
Baca
+Pustaka
Dijodohkan dengan Bos Super Galak

Dijodohkan dengan Bos Super Galak

“ Apakah kau melakukan hal yang mom tidak suka sehingga Sinar menyembunyikan dari mom? Ingat mom tidak suka ada rahasia yang bisa membuat mom marah?” Sinar menatap Xaveier. “ Mom harap kamu tidak mendramasir kenyataan.” Kata Ghea menatap Sinar dan Xaveir. Perlahan Sinar mengulurkan tangannya memberikan gulungan sketsa kepada Ghea. Ghea membuka gulungan sketsa dua sosok , perempuan dan laki-laki saling memandang, judulnya," Phantom of love."
14.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai monas sketsa
Baca
+Pustaka
Jerat Sang Iblis

Jerat Sang Iblis

​Damian merobek amplop itu. ​Isinya adalah sebuah majalah arsitektur internasional edisi terbaru. ​Dan sebuah sketsa tangan. Sketsa kasar, digambar dengan garis-garis yang sedikit gemetar, seolah digambar oleh tangan yang tidak stabil. ​Sketsa itu menggambarkan sebuah rumah kaca kecil di tengah kebun bunga. Sederhana, tapi indah. ​Di bawahnya ada tulisan cakar ayam:
10888 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai monas sketsa
Baca
+Pustaka
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Kira tidak sadar bahwa wajahnya tengah diabadikan oleh tangan seniman yang berada tak jauh dari mereka. Beberapa saat kemudian, seniman muda itu memberikan kode pada Kai bahwa sketsanya telah selesai. Kai menghampirinya, lalu mengambil sketsa itu dan memasukkannya ke dalam map karton yang kemudian ia sembunyikan di dalam jaket. Kini Kai dan Kira melanjutkan kembali langkah mereka di jalanan Montmartre tersebut. Kai memegangi tangan Kira, tanpa sedetik pun melepaskannya.
9.350.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai monas sketsa
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Baca Semua Ulasan
Pendekar Tanpa Wajah

Pendekar Tanpa Wajah

“Aku akan melukis.” Kanvas besar dibawa ke tengah arena, lengkap dengan tinta dan kuas. Tanpa banyak bicara, Nona Sheng mulai menggerakkan kuasnya. Setiap goresan cepat namun penuh perhitungan, menciptakan pemandangan danau jernih di kaki gunung berkabut. Langit dilukis cerah, dengan awan-awan tipis dan cahaya matahari yang menari di permukaan air.
9.948.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai monas sketsa
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Abang Ojek VS Ibu Polwan

Abang Ojek VS Ibu Polwan

Sesekali ia bahkan terpaksa berhenti di tepi jalan untuk membetulkan posisi duduk Monalisa yang sudah miring dan nyaris terjungkir. Monalisa, si gadis cantik yang seakan-akan baru keluar dari lukisan Leonardo da Vinci ini, teronggok lesu di belakang Hekal. Wajahnya yang cantik mulus bak patung lilin tertempel sekenanya saja di bahu Hekal. Sementara buah dadanya, dua-duanya kompak, menombak-nombak punggung sang lelaki bujang ini seiring dengan kontur jalan dan pengereman yang dilakukan.
9.447.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai monas sketsa
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Top Five vote 5/9/2023. 1.Produksidiperta 2.Agustian 3.Edy Suparman 4.Agustian Absyari 5.Awang Mulyadi. Terima kasih kk pmbaca utk votenya. Trrima kasih jg utk kk2 yg lain, yg tdk bisa sy tulis semua namanya di sini. Licin rejeki enteng jodoh sehat selalu dan dompetnya basah terusss.. amin.
Nia Ummi Hasan
baca novel burunan cinta Bu polwan ....kek nonton film ada debar2 kejutan, disetiap episode nya... tapi ada jengkelin SM Haikal ny yg lemot raih sinyal cinta nya olive... gue keplak tu kepala biar nyangkut sinyalnya
Baca Semua Ulasan
Didekap Teman Putraku, Terlalu Muda Jadi Kekasihku!

Didekap Teman Putraku, Terlalu Muda Jadi Kekasihku!

Matanya terpaku lurus pada halaman kertas tebal berbahan sketsa yang terbuka lebar di depannya. Di halaman kertas tersebut, terlukis sebuah arsiran pensil yang sangat halus, detail, dan penuh keindahan. Itu bukan gambar ruangan toko atau sketsa bangunan arsitektur seperti yang biasa dibuat Devan. Itu adalah sketsa lukisan wajah seorang wanita. Arini menahan napasnya. Jantungnya berdebar kencang saat menyadari siapa sosok wanita yang tergambar indah di atas kertas tersebut.
486 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai monas sketsa
Baca
+Pustaka
Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa

Pelayan Lima Tuan Muda Perkasa

Sekarang gilirannya untuk membuat pria angkuh itu menyerah kalah. Dastan menatapnya, lalu berkata dengan suara yang lebih parau. "Untuk bagian terakhir dari sketsa wajah setengah badan, aku perlu menggambar bagian atas dadamu.” "Silakan, Tuan Muda," jawab Moza dengan suara lembut. Dastan mendekat. Tangannya yang hangat menempel pada kedua bahu Moza. Tanpa ragu, Dastan menurunkan gaun yang dipakai Moza. Kain itu tersangkut di lengan atasnya, memperlihatkan bahu yang begitu halus dan putih seperti pualam.
10135.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai monas sketsa
Baca
+Pustaka
Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Xavier mengangguk, melihat Zaskia sekali lagi. Tanpa dipungkiri, bentuk tubuhnya memang bagus. Monalisa menyentuh lengan Xavier dan menatap Xavier, "Apa yang kamu lihat?" Xavier dengan canggung menggosok hidungnya, merasa seperti melakukan sesuatu yang salah. Dia bersumpah, tidak melihat apa-apa, hanya merenung sejenak. Monalisa mendengkus dan berkata, "Pria, memang tidak ada satu pun yang tidak mesum."
8.9175.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai monas sketsa
Baca
+Pustaka
Kupu-kupu Kertas

Kupu-kupu Kertas

Lukisan hasil karya murid-murid ayahnya seolah tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan mahakarya yang dirajah di atas kulit manusia di depannya kini. Mata bundar sang gadis remaja terus merunuti tulang punggung naga yang berwarna jade, terus mengular membelit lengan kiri sampai pergelangan Sheena dan membentuk tulisan “Purgatorio”. Indira tak henti terpana, karena bagian paling luar biasa justru ada di punggung tangan; ratusan, bahkan ribuan titik-titik kecil dengan gradasi ungu kebiruan, seolah seisi galaksi bimasakti dirajahkan ke atas kulit manusia, membentuk sebuah tujuan akhir: “Paradiso” “Naksir? Bule-bule banyak yang naksir. Tapi yang ini nggak bisa dibikin lagi. Kalau mau yang lebih
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai monas sketsa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status