Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

muncul. Campuran daun mapple musim gugur dan esensi kayu parasit membentuk pusaran yang berjatuhan seperti hujan daun lumpur menghitam. Ketika menyentuh tanah, daun-daun itu menyebar, tumbuh, dan menyerap qi liar dari monster. Lalu... “Ledakan!” Ratusan duri hitam mencuat dari tanah, menghujam tubuh beast yang menyerbu, membuat mereka terhuyung. Serangan itu bukan hanya melukai, tapi juga menanam benih qi asing dalam tubuh lawan.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 500 kali sebagai monster pohon
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting tersenyum. Dia membalikan badan dan siap melangkah pergi. Tapi gerakan pemuda ini tertahan begitu dia melihat tak jauh dari tempat mereka berada berdiri tegak sesosok mahluk aneh mirip dengan dengan sebatang pohon. Mahluk itu tingginya mencapai dua tombak. Mahluk ini sekujur tubuhnya diselimuti lapisan kulit tebal mirip kulit pohon tua berwarna coklat kehijawan.
98.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai monster pohon
Baca
+Pustaka
Misi sang Pembuka Gerbang

Misi sang Pembuka Gerbang

Kontrak itu ternyata berisi bahwa jiwanya menjadi milik Gorfen? Belum dia selesai berpikir, Viole dikejutkan oleh terjangan batang dan ranting pohon yang tiba-tiba muncul. Dia pun sadar tempatnya kembali berubah, dan monster itu ternyata juga memakan pepohonan. Viole yang kecil pun terdorong hingga menabrak dinding mulut monster dengan keras. "Aduh, sejak kapan ni monster makan pohon coba?!" gerutu Viole.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai monster pohon
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Profesor Merla satu. Jadi, Reila mengangkat pohon-pohon yang tumbang, mengarahkannya tepat ke monster itu—dan bukan main, dia mengarahkannya ke mata. Kena telak. Dengan segera, raungan menyakitkan monster terdengar. Dia kehilangan keseimbangan—limbung, menjatuhkan lutut, lalu dari bawah, aku menumbuhkan pohon. Kupikirkan dia akan tertusuk di rongga dada, tetapi tidak.
1018.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 699 kali sebagai monster pohon
Baca
+Pustaka
Gadis? Tidak, aku Menyukai Wanita Dewasa!

Gadis? Tidak, aku Menyukai Wanita Dewasa!

"Aku menakuti beberapa roh pohon dan peri aprikot hanya dengan satu suara." Biksu Tang menceritakan kepada Sun Wukong dan yang lainnya segala sesuatu yang dia temui di malam hari. Hasilnya, mereka menemukan pohon juniper besar, pohon cemara tua, pohon pinus tua, bambu tua, dan pohon maple merah di belakang bambu. Lihat lagi Di di sisi lain tebing, ada tanaman aprikot tua, dua tanaman musim dingin, dan dua tanaman osmanthus."
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai monster pohon
Baca
+Pustaka
Era Baru

Era Baru

Makhluk itu malah semakin lincah dan mengancam, seolah ilusinya tidak bekerja. “Keparat!! Cakarannya mengerikan. Pohon di belakangku hancur begitu cakar itu menghantamnya. Bagaimana caraku membunuh monster sialan ini!!! Daya tahan dan kekuatannya benar-benar menakutkan, bahkan zombie monar tak dapat disandingkan dengannya.” Barata yang terus menghindari serangan makhluk itu melihat pohon yang hancur setelah terkena cakaran makhluk itu.
1057.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai monster pohon
Baca
+Pustaka
Misi Legenda Pedang

Misi Legenda Pedang

Boom! Serbuan monster dalam jumlah banyak dimulai! Pepohonan di Hutan Zamrud ditabrak dan roboh. Monster Mamoth Black menghancurkan pohon besar dan menggetarkan seluruh hutan Zamrud. Para Player tak bisa berbuat banyak, mereka berlarian karena paham mereka bukan lawan para beast monster. ”Ada apa ini sebenarnya? Kenapa bermain game jadi mengerikan seperti ini!” teriak Player wanita yang merupakan penyihir, dia berlari dan di sebelahnya ada tim squad yang datang bersamanya.
9.929.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 919 kali sebagai monster pohon
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Kemudian, Link melihat pohon pengetahuan kuno yang hanya pernah dilihatnya di forum pada kehidupan sebelumnya. Sebuah pohon maple antropomorfik raksasa yang tingginya lebih dari 20 meter sedang duduk bersila di hutan saat ini. Dua lengan seperti pohon yang layu diletakkan di lututnya. Daun maple berwarna oranye di puncak pohon bergoyang tertiup angin, dan dua lampu berkilauan tergantung di dahan di bagian atasnya. Rongga matanya memancarkan cahaya biru muda yang penuh kebijaksanaan, membuatnya tampak seperti seorang biarawan pertapa.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai monster pohon
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kesempatan Kedua Sang Legenda

Dahan-dahan tebal terjalin dengan tanaman rambat, turun seperti lengan, sementara akar mereka, yang ditarik dari tanah, berpilin bersama membentuk kaki. Melihat ini, wajah para Mercenary dipenuhi ketegangan. "Po… pohon-pohonnya bergerak." "Itu bahkan bukan Ent. Apa-apaan itu?" "Sialan, siapa yang bakal sadar mereka cuma berdiri di sana?" Makhluk-makhluk ini berbaur dengan hutan, menipu semua orang dengan menjadi satu dengan pohon. Mereka adalah monster yang memangsa ketidaktahuan, mengeksploitasi celah dalam persepsi.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai monster pohon
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Udara lembap dengan bau tanah basah yang sangat kental. Dari balik pohon, sosok-sosok mulai bergerak. Monster humanoid Level E dengan tinggi sekitar satu meter lima puluh. Kulit hijau kusam, mata kuning menyala, gigi taring mencuat dari mulut yang lebar. Goblin. Sekitar lima puluh goblin keluar dari balik pohon dengan senjata primitif. Kapak batu, tombak kayu, gada dengan paku besi.
1046.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 924 kali sebagai monster pohon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status