Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Dengan akar-akar panjang yang dapat menyerap inti sari kehidupan, para monster pohon melilit semua pasukan asap hitam dalam sekali serang. Tentu saja mereka meronta berusaha melepaskan diri, tapi apalah daya, kelemahan asap adalah pohon di mana pohon bisa menyerap mereka. Alhasil dalam waktu singkat pasukan asap hitam lenyap diurai menjadi makanan, mereka tewas tanpa mampu melawan membuat pasukan manusia dan iblis yang melihat itu lari kalang kabut. Hanya saja mau lari ke mana? Di depan dan belakang mereka terdapat pasukan monster batu setinggi puluhan meter.
105.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 173 Beses bilang monster pohon
Read
+Library
Goyangan Pohon Beringin

Goyangan Pohon Beringin

ucap Wandi tertahan. “Apa-an? Di mana? Di bawah pohon beringin tadi? Kagak tuh, emang lu ngerasain apa? Jangan ngadi-ngadi lu Brow,” ucap Adrian sambil menerima teh manis yang baru di berikan pemilik warung. “Ngadi-ngadi gimana? Gue hanya pernah dengar kalau setiap pohon besar itu selalu ada penunggunya, bukan bercanda.” “Nah, emang ada kan? Tadi itu Kakek yang ngusir kita dari sana. Lu sadar nggak? Mukanya kayak hitam gitu seperti kebakar.”
105.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 172 Beses bilang monster pohon
Read
+Library
Protagonis Sang Monster Logika

Protagonis Sang Monster Logika

“Aku hanya ingin bersenang-senang dan menikmati masa mudaku, Mi. Biar nanti punya cerita yang bagus ke anak cucu.” “Cerita yang bagus maksud kamu hampir setiap hari masuk bk?” sindir Maharani. *** Sebuah mobil mini cooper berwarna merah muda memasuki kawasan SMA Abhipraya, SMA swasta terbaik yang berada di Yogyakarta. Sekolah itu memiliki dua gedung utama dan memiliki setidaknya delapan lantai yang menjulang tinggi. SMA Abhipraya tidak kalah megahnya dengan SMA Savior, sekolah Fradhella yang dulu.
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang monster pohon
Read
+Library
World Adventure: Rebirth of the Legendary Herbalist

World Adventure: Rebirth of the Legendary Herbalist

“Benih pohon kematian?” “Ya pohon kematian atau dalam bahasa lain kita lebih mengenalnya sebagai Qlipoth. Qlipoth adalah pohon yang tercipta untuk mengakhiri seluruh kehidupan. Kalau kita bisa mengendalikan pohon ini maka kita bisa menggunakan kekuatannya sebagai senjata untuk melawan para monster yang berasal dari dimensi lain.”
9.920.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 834 Beses bilang monster pohon
Ipakita ang mga Review (63)
Read
+Library
Psychopath Tender
Gila, gila, ini mantap banget 😍 Dikemas dengan apik, gaya bahasanya gak sulit dan mudah dimengerti. Kebayang bumi tamat karena serangan makhluk jahat 😭rasa kek kiamat huhu. Ada scifi juga, mantul emang 🤩
Blue Leviatan
Hai hai 🥳 buku ini adalah buku bergenre fantasy yang pernah saya buat. Setelah mendapatkan pengalaman dan masukan dari para penulis lain, buku yang kedua ini sudah memiliki tata penulisan yang minim typo, mengikuti pedoman PUEBI dan penggunaan kata baku yang sesuai dengan KBBI. Selamat menikmati🙏
Basahin ang Lahat ng Review
Kebangkitan sang Dewa Naga

Kebangkitan sang Dewa Naga

Mengikuti aroma herba yang memikat, Zyran terus melangkah lebih dalam. Tiba-tiba, gemuruh menggelegar mengguncang hutan, membuat cahaya seolah tersedot dan bayangan hitam melayang menghentikan jalannya. Di sana, berdiri monster besar—tinggi lebih dari dua meter, panjang tiga hingga empat meter—warnanya pekat menyerupai serigala iblis raksasa yang menyusup dari mimpi buruk. Monster itu mengeluarkan napas kuat, membuat pohon-pohon tua berderak seakan siap tumbang. "Ini adalah monster tingkat tinggi kedua!" gumam Zyran, matanya berkilat antara antusias dan waspada.
8.828.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 881 Beses bilang monster pohon
Read
+Library
Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

KRAK KRAK KRAKK “Apa?“ Felicia seketika melompat mundur begitu menyadari tanah yang ia pijak tiba-tiba bergerak. Tak lama kemudian muncul akar dan daun dari bawah tanah yang saling menyatu dan membentuk sosok raksasa berotot setinggi hampir 10 meter. Gadis itu pun dibuat terkejut dengan kemunculan monster itu. “Raksasa pohon? Menarik,” ucap Felicia. “Ughh ...” Frenska sempat kehilangan keseimbangan setelah merapalkan mantra sihir yang cukup menguras tenaga itu. Akan tetapi dirinya tetap berusaha untuk berdiri dan mengalahkan gadis itu. “LINDUNGI SEMUA POHON DAN KALAHKAN DIA, GOLEM TUMBUHAN!!”
103.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 111 Beses bilang monster pohon
Read
+Library
ME AND PRINCE

ME AND PRINCE

BAB 25 API Zontus masih belum percaya jika kemampuan sihirnya bisa tidak berguna ketika berada di sekitar Pangeran Husain. Zontus sampai menguji kembali kemampuannya untuk membuktikan. Zontus dapat mencabut pohon palem berukuran sangat besar hingga ke akar-akarnya tanpa perlu menyentuh. Mahluk immortal itu benar-benar cuma perlu mengibaskan telapak tanga dengan ringan untuk memcabuti barisan pohon besar yang kemudian dia lempar terpental ke segala arah. Zontus juga cuma perlu mengepalkan tangan dalam cengkeraman untuk meremukkan barisan mobil di lapangan parkir hingga tidak berwujud.
9.9979.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 27.4K Beses bilang monster pohon
Ipakita ang mga Review (109)
Read
+Library
Nia
cerita jemyadam ga pernah ada yg gagal.. bagus semua.. penulisannya juga enak dibaca.. karena ceritanya saling berhubungan kita jadi kadang dibuat ikutan reuni antar tokohnya ...... seru banget pokonya.. nemu novel jemyadam kayak nemu harta karun.. kemana aja aku selama ini br ketemu novel sebagus ini
jeny jodoh albany
gereget sumpah karya mu author jem,sumpah GK ketebak,tp selalu bikin penasaran Uda aku ikutin semua season,dan tamatin bacaan lain,semua top n keren,tp sejauh ini,plg fav aku kisah Brandon Lily,Albany Jeny,Tobias Sanaz n Gerald Emily,uhh keren bgt..,GK sabar menantikan kisah anak2 Jeremy,Jared yglai
Basahin ang Lahat ng Review
Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk

Boneka Beruang: Evolusi Sang Iblis Terkutuk

"Kuma jangan kau pakai kekuatan ilusimu. Aku akan membuat celah, setelah itu kau serang dia hingga mati" Monster yang ada di depannya memiliki tinggi sekitar dua meter. Wujudnya lebih mirip dengan beruang, tapi seluruh tubuhnya berlendik, sangat menjijikkan. Dia terlihat begitu marah saat melihat Jyu, tentu saja juga langsung menyerang. Secara tiba-tiba dari mulutnya keluar cairan hijau kental yang menjijikkan. Jyu pun memotongnya dengan mudah. Serangan monster itu benar-benar tak berguna.
402 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang monster pohon
Read
+Library
SANG INDIGO

SANG INDIGO

Dia paham, pohon tersebutlah intinya. Pohon tersebut tingginya hampir mengalahkan bangunan di depannya. Sebuah gedung rektorat peninggalan belanda yang bercat putih. Mahkluk itu adalah mahkluk penunggu pohon tersebut. Itulah sebabnya auranya sangatlah pekat. Usianya terbilang cukup tua. “Apa yang kau mau!” Luna tidak tahan lagi. Dia memilih berbalik dan bertanya kepada mahkluk tersebut.
1043.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang monster pohon
Ipakita ang mga Review (50)
Read
+Library
Rainfall
Halo semua, autor di sini. maaf banget sempet lama hiatus. sebenernya ada alasan kenapa hiatus lama. ada kejadian janggal ketika autor nulis sang indigo ini. salah satunya ketika lagi nulis ada yang nendang kursi sampe jatoh padahal autor di rumah lagi sendiri. sekarang aku bakal coba nulis lg ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1234567

Mga Madalas Itanong

Johan Liebert dari 'Monster' itu seperti badai yang tenang—setiap ucapannya meninggalkan bekas yang dalam. Salah satu quotes-nya yang paling mengganggu sekaligus memorable adalah, 'Aku hanya ingin melihat ke dalam jiwa manusia.' Kalimat sederhana itu mengandung kedalaman yang menakutkan, karena Johan memang sosok yang obsesif dalam memahami—atau lebih tepatnya, mengorek—bagaimana manusia bekerja, lalu memanipulasinya dengan dingin. Ini bukan sekadar rasa ingin tahu biasa, tapi semacam eksperimen gelap tanpa empati.

Lalu ada juga, 'Apakah kamu masih memiliki jiwa?' Pertanyaan ini sering dilontarkannya kepada korban-korban yang sudah dihancurkan secara mental. Yang bikin merinding adalah nada datarnya, seolah dia benar-benar penasaran secara akademis, bukan karena penyesalan. Ini mempertegas citranya sebagai 'monster' yang mempertanyakan humanity orang lain sementara dirinya sendiri justru kehilangan itu semua.

Jangan lupakan monolognya tentang 'kehidupan yang sempurna'—'Jika seseorang menginginkan kehidupan yang sempurna, yang harus mereka lakukan adalah... tidak dilahirkan.' Ini mungkin salah satu pernyataan pesimis paling brutal dalam anime, sekaligus mencerminkan nihilisme Johan yang absolut. Dia bukan sekadar jahat; dia adalah personifikasi dari ketiadaan makna, dan itu yang bikin filosofinya begitu susah dilupakan.

Yang menarik, kata-kata Johan sering kali terasa seperti teka-teki atau puisi gelap. Misalnya, 'Kamu lebih buruk dari aku karena setidaknya aku tahu siapa diriku.' Ini menunjukkan kompleksitas moralnya—dia sadar betul bahwa dirinya 'rusak', tapi justru menggunakan kesadaran itu untuk menyoroti hipokrisi orang-orang 'normal' di sekitarnya. Dialog-dialognya di 'Monster' bukan sekadar ucapan antagonis biasa, tapi lebih seperti pisau bedah yang membedah kegelapan human nature.

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status