DERITA WAJAH JELEK
Rasa sedih, marah, ragu-ragu, dan gelisah mulai campur aduk tidak menentu.
Kebingungannya sudah mencapai puncaknya hingga mempengaruhinya pikiran dan suasana hatinya. Bara tetap mendorong sepeda motornya tanpa henti dengan semua hal yang berkecamuk dalam dirinya itu.
“Aku harus tetap tenang dan mulai berhati-hati. Keluarga Harko, jika kalian memang dalang dari semua ini, aku pasti akan membalas dendam ribuan kali lebih menyakitkan daripada yang kurasakan saat ini!” batin Bara sudah terlihat begitu kuat tekadnya hingga mustahil digoyahkan oleh siapa pun.