Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Crescent Moon

Crescent Moon

Namun, Xaferius terus menyeretku ke dalam gelanggang permainan—aku tidak berkutik dan hanya mengikuti peraturan yang dia ciptakan, aku bahkan tidak mampu mengimbangi gerakan liar ‘benda keras’ miliknya yang terasa seperti menghabisi tubuhku. Setelah gelombang kedua lagi-lagi datang menyapu akal sehatku, sorot mataku secara tidak sengaja menangkap seberkas cahaya elok di luar jendela—jauh di langit di atas sana. Bulan terlihat jutaan kali lebih memesona daripada penampilannya yang biasa. Sinar merah api melingkari garis tepiannya, membuat satelit alami itu tampak menyerupai cincin; gerhana bulan. Fenomena jarang terjadi itu seolah-olah menjadi saksi yang mengabadikan momen sakral serta menger
1015.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai moon bin
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
D'sparage Je
Banyak pelajaran yang bisa kita dapat dari karakter Anna Ortiz ini. Cuman sedikit saran aja, ikuti perjalanan Nando merebut kembali Permata seribu dari tangan raja Lacodra dalam cerita The Destinable Of Light
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Misteri Bulan

Misteri Bulan

jawab Chandra polos. Mendengar jawaban Chandra, Agil tertawa keras, walau itu tidak lucu sama sekali di telinganya. “Apa kamu tahu, Bik Ami adalah satu-satunya orang yang sibuk mencari Bulan, dia juga sendirian mengurusi pemakaman Bulan. Sedangkan Mirna? Entahlah, mungkin dia sibuk menggoda lelaki. Bisa jadi saat ini dia sedang merayu Fadil,” tukas Agil. Hatinya nelangsa membicarakan masalah yang ada sangkut pautnya dengan Bulan. Ia iba dengan nasib Bulan. “Apakah pantas Mirna di panggil Ibu?”
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Lamina menoleh, lalu menggeleng perlahan. “Tidak,” jawabnya tenang. “Kami hanya perlu menunggu waktu yang tepat.” Sambil berkata begitu, pandangan Lamina terangkat ke langit. Refleks, Selene ikut mendongak. Di atas sana, bulan runcing belum sepenuhnya tampak. Bentuknya masih tertutup kabut tipis, samar, seperti sesuatu yang belum ingin menunjukkan dirinya sepenuhnya. Cahayanya redup, tidak tajam, belum saatnya.
9.6415.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.5K kali sebagai moon bin
Tampilkan Ulasan (86)
Baca
+Pustaka
Raisaa
akhirnya tamat juga Dirian, kakak kakak pembaca engga ngomel lagi ya kapan tamatnya heheheh terimaksih banyak atas dukungan dan perhatiannya untuk cerita ini. sampai jumpa dicerita saya yang lain ya hehehe...
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Purnama

Purnama

Luka yang sudah mengering itu kembali terasa sakit. "Mas, kamu sudah menorehkan luka yang begitu dalam." "Aku sudah minta maaf, beri aku kesempatan kedua." Purnama berdiri lalu membayar pesanan bakso Bintang dan berlalu pergi. Ia malas melayani omongan Bintang. "Nama, tunggu!" seru Bintang yang setengah berlari mengejar Purnama. Purnama tak peduli dengan teriakan Bintang. Yang penting saat ini Langit telah mendapatkan donor dan mulai membaik. Biarlah ia dianggap tidak tau terima kasih oleh Bintang.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
The Lunar

The Lunar

lanjutnya tersenyum. “Semoga musim gugur nanti cepat berlalu,” doa Bianca dan diaminkan oleh semua saudaranya. Rain yang tidak tahu apa-apa hanya ikut berdoa dan diam-diam dia sudah merencanakan sesuatu di saat musim dingin nanti. * Bulan mulai menggantikan tugas matahari untuk menyinari bumi. Walau cahayanya tidak seberapa, setidaknya masih ada yang mengagumi keindahannya.
1051.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

Di antara celah kanopi pepohonan yang hitam, seiris bulan sabit yang pucat menggantung rendah, seperti senyum tipis di wajah malam. "Bulan sabit," gumam Broto, suaranya terdengar berat dan penuh makna. "Beberapa hari lagi bulan mati. Lalu dua minggu dari sekarang, purnama akan tiba." Broto menurunkan pandangannya, matanya yang tajam menatap lurus ke arah Wulan dalam keremangan. Cahaya dari ponselnya yang ia pegang rendah menciptakan bayangan ganjil di wajahnya yang keras.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

tanya Millia. “Ini fenomena alam yang jarang terjadi loh. Spesial. Posisi matahari, bumi dan bulan akan berada sejajar, dalam fase Supermoon. Jarak bulan dengan bumi berada dalam jarak yang terdekat. Sehingga ukurannya menjadi 30% lebih besar dari biasanya. Dan ini berlangsung hanya beberapa saat saja.” “Terus kenapa?” tanya Millia, mengantuk mendengarkan hobi temannya yang senang dengan hal-hal semacam itu.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Rembulan dalam Dekapan Langit

Rembulan dalam Dekapan Langit

Tak jarang, Bulan masih suka menggosok bagian tubuhnya dengan gosokan kuat saat mandi. Pandangan Bulan tiba-tiba kabur saat dia bangkit dari kursi yang diduduki. Dia nyaris ambruk kehilangan kesadaran kalau saja tidak segera kembali duduk. Kepalanya pusing luar biasa. Isi perutnya seperti ingin tumpah keluar. Di tengah rasa sakit, Bulan mengusap perutnya.
872 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Ifat

Ifat

“Coba kamu lihat itu, Jihan.” Bulan purnama yang ditunjuk Ika sedang penuh-penuhnya, bercahaya sebinar-binarnya. Dari posisi mereka duduk di bangku taman itu, posisi bulan tampak tepat di atas sebuah menara berkubah. Seakan-akan menara berkubah itu tengah menyangga bulan, sedang menyanjung, menyunting, mencium, dan mencumbu sang bulan yang malu dan bersemu.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai moon bin
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Baca Semua Ulasan
Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Seri perhiasan Kebahagiaan Cahaya Bulan selalu menjadi produk andalan Grup Ganendra, tahun lalu enam puluh persen pendapatan Grup Ganendra berasal dari seri ini. Kebahagiaan Cahaya Bulan bahkan telah memicu gelombang pra-penjualan hanya dengan peluncuran trailernya. Para pelaku industri memprediksi bahwa Kebahagiaan Cahaya Bulan akan menjadi produk paling menguntungkan dalam lima puluh tahun terakhir.
12.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status