Beda Usia, Beda Usaha
“Bokap lo kan sekarang udah nggak ada… Tapi, lo masih punya diri lo sendiri, dan lo itu punya kualitas sebagai perempuan… Gue cuma mau lo selalu inget, kalo lo itu manusia yang hidup. Lo punya hati, lo punya pikiran sendiri, lo punya jalan hidup sendiri, lo punya kesenangan sendiri… Dan yang paling penting adalah, lo punya hak untuk memilih di dalam hidup ini…”
“Nggak ada salahnya loh, memulai hidup baru ketika usia lo udah hampir dua puluh sembilan. Nggak ada kata terlambat, dan nggak ada kata aneh, Dinda... Justru gue seneng banget tau, kalo lo akhirnya mulai mikirin hidup lo, dan diri lo sendiri…”
Aku membalikkan badanku untuk menatap Salma lagi. Mendadak air mataku kembali mengalir dan a
Hot Chapters