SISA CINTA UNTUK ISTRIKU
Segera saja aku menghentikan laju mobilku di pinggir jalan.
Aku panik juga, tidak biasanya Maura mabuk perjalanan. Aku pun menyusulnya keluar.
Maura sepertinya ingin mengeluarkan isi perutnya, tapi tak ada apapun yang keluar dari sana.
"Minum dulu." Aku menyerahkan sebotol air mineral. Maura pun meminumnya.
"Mas aku pusing banget, mana mual lagi. Pulang aja, yuk," rengeknya manja. Wajahnya sangat pucat. Beberapa saat kemudian, tubuhnya limbung, dengan cepat aku menangkapnya.
ตอนยอดนิยม