Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RACUN UNTUK MADUKU

RACUN UNTUK MADUKU

Buk Tangan wanita itu memukul kasur dengan kuat. "Awas, kamu Mbak. Aku akan buat semua orang menyukaiku. Dan aku akan buat kamu yang akan pergi meninggalkan rumah ini!" Maura berbicara sendiri. Menatap ke luar jendela. Sudut bibirnya terangkat. Memperlihatkan betapa menakutkannya seorang Maura. Tok … tok . Ilham akhirnya memberanikan diri mengetuk pintu kamar Amelia. Dia berharap sang Ibu mau memberinya kejelasan yang pasti akan keputusan yang ia terima secara mendadak.
18.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Mama Muda

Mama Muda

Kali ini Adrian yang tak terima. "Kamu keterlaluan Adrian. Mau sampai kapan kamu ingin melihat Marsya berlutut seperti ini?" Mama Miranda kembali tersulut emosi. "Anda yang diam. Atau anda mau menggantikan putri kesayangan anda berlutut? Silakan saja!" Adrian memicing ke arah mama Miranda dengan tatapan tidak senang lalu mempersilakan mama mertuanya itu berlutut.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 712 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Bukan Milkku

Bukan Milkku

Potong Dewa Sana menatap Dewa bingung. "Ma ... Maksud gua. Mama sama Papakan jarang main bareng kayak gitu, jadi jangan di ganggu. Kalau mau main bareng sama gua aja." Jelas Dewa, lalu dia berdehem. Sana mengangguk saja, meskipun merasa ada yang janggal. "Kak ayo jalan. Takut telat nih gua."
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Miss Montok

Miss Montok

Selimutnya coklat muda, sementara gorden di kamar berwarna krem. Di atas meja, ada beberapa minuman yang bisa diseduh: teh celup, kopi, dan gula, tepat di dekat termos listrik. Ternyata kamar aku dan kamar Edward bersebelahan, dibatasi oleh pintu penghubung yang bisa dibuka dari dalam. Waktu aku lihat di sudut meja, ada sebuket mawar merah di sana. Satu kartu terikat di salah satu batang mawar. Saat kubuka kartunya, tertulis di dalamnya:
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
SUAMIKU CEO BUTA

SUAMIKU CEO BUTA

NANTI PUTUSKAN UNTUK NEXT OR SKIP. "Bagaimana sudah kau beli perusahaan ayam geprek itu?" "Sudah tuan! Dan perempuan itu juga sudah ada di balik pintu" "Apa kau sudah menjelaskan padanya?" "Sudah tuan dan dia mau." CEO buta itu bernama Rhoma smith william widyodiningrat. Ibu belanda dan ayah jawa, Rhoma bermata biru, berkulit putih, rambut blonde dan body yang perfect. Tetapi dia buta sejak mengalami kecelakaan februari tahun 2013. Ferarri yang ia kendarai terjun bebas ke jurang sedalam 8 meter. Saraf otot matanya lemah dan mengakibatkan buta. Bisa saja dia mendapatkan donor mata saat itu juga. Tapi dia membiarkannya buta selama 7 tahun lamanya.
9.711.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Betty da Jogja

Betty da Jogja

Dada Andre makin berdegup kencang, karena shock bertubi. Menul merasa risih dengan apa yang tersaji di hadapannya. Entah kenapa, ia merasa apa yang ditampilkan Arra terkesan tidak natural. Menul memalingkan pandangannya pada map yang ia bawa, kemudian membuka map itu, pura-pura membacanya. Padahal, ia sedang menata hatinya, setelah melihat pemandangan di depannya. “Boleh banget dong, Beib,” Andre mencubit pipi Arra. “Ayo ke ruanganku.”
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Bareksa

Bareksa

Tak berapa lama, gadis itu meluncur di jalanan tanah tanpa penerangan menuju ke pasar desa. Nala melihat mobil Padma terparkir sembarangan di pinggir jalan. Dua orang bapak-bapak penarik becak tampak menenangkan gadis yang sedang terisak-isak itu. Nala segera turun dari motornya dan berlari menghampir Padma. "Pad! Ya ampun ..."
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

Merasa kurang nyaman bertemu dengan orang belum aku kenal. “Namanya Mark. Dia adalah Beta di pack kami,” kata Dave memperkenalkan nama pria itu. Aku kembali mengagguk mengerti. Dave mulai melingkarkan tangannya di pinggangku dan membawaku kembali ke kamar kami. ***
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Batal Di Madu

Batal Di Madu

tanya Raga penasaran. “Saya hanya tahu namanya Mbak Viona dan saat saya tanya dari divisi mana keburu Bu Mila datang dan mencoba mengusir mbak itu dengan kasar,” jawab Santi membuat Raga terkejut akan nama yang disebut olehnya.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
MERTUA RASA MADU

MERTUA RASA MADU

"Tidak tahu malu, tidak punya etika, apa kamu tak bisa menahan gatalmu hingga sampai memadu asmara di rumah orang." "Maafkan aku, tapi Mas Dirga ...." "Ouh, jadi kamu menyalakan Dirga?" Entah mengapa semakin lama aku makin merasa bahwa ibu mertua bersikap layaknya seorang madu. Dia sangat dengki, dan api kemarahannya terlihat jelas mengetahui aku telah berbagi kasih dengan anaknya malam tadi. "Aku mandi Bu, maaf._"
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status