Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Mafia

My Mafia

Ajak Ali membawa Caesar kepada pemilik apartemen. Setelah memesan unit apartemen dan melakukan pembayaran. Caesar masuk ke dalam unitnya dan langsung meletakkan kopernya sembarang dan menjatuhkan dirinya ke atas kasur yang empuk. Caesar memejamkan matanya ingin tidur. Tapi mahkluk yang bersamanya tadi tiba-tiba ikut merebahkan dirinya ke kasur. "Apa yang kau lakukan disini? Pergi sana pulang!" Usir Caesar.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Bercinta dengan Mafia

Bercinta dengan Mafia

Ia kelewat lapar untuk menikmati malam pertamanya di Kazakhstan. "Tom, cepatlah. Aku lapar." Anna menarik lengan Tom yang tampak asik dengan pemandangan disekitar mereka. "Ayo kita foto dulu! Lihat, itu menara Bayterek, Anna! Wuahh!" Sebuah menara berdiri angkuh dihadapan mereka. Dengan air mancur yang dikelilingi lampu kerlap-kerlip disana-sini. "Tom, Jason bilang kamar kalian sudah dikonfirmasi!"
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Setitik Hitam

Setitik Hitam

[Yura… Selamat ulang tahun sayang…] [Iya Ma makasih mama. [Hari minggu ada acara lamaran Rara. Mama sama Papa jemput kamu ya] Yura berpikir sedikit setelah membaca pesan itu sambil menatap layar ponselnya termenung. Kemudian kembali mengetik. [Maaf Ma, Yura ada acara di kantor. Mama sama Papa duluan aja. Kalau sempat Yura nyusul]
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Di tengah runtuhnya bangunan yang terbakar itu, Freya memapah Batari keluar melalui pintu belakang, menghindari sorot lampu polisi yang mulai mendekat di kejauhan. Mereka mendaki bukit mistis di belakang vila, menjauh dari peradaban. Batari menoleh ke belakang, melihat api yang melahap sisa-sisa kemurniannya. Di atas bukit sunyi itu, ia bersumpah. Mawar dalam dirinya telah mati, dan kini yang tumbuh adalah duri-duri beracun yang siap mencabik siapa saja yang menyentuhnya.
10431 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Terlena! Tusukan Mas Juki

Terlena! Tusukan Mas Juki

Seperti bekas pukulan Tomi itu masih ada. "Kenafa dengan mukamfu?" tanya Nadine pura-pura. Juki langsung meraba wajahnya. "Oh ini, ini tadi... Digigit nyamuk, Tante. Nyamuk gajah, makanya bentolnya sampai lebam-lebam kayak ditonjok, hehehe!" jawab Juki berbohong. "Siafa yang mfukul dan kenafa kamfu difukul?" tanya Nadine langsung tanpa ba bi bu be bo.
1063.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Suami Mudaku

Suami Mudaku

kata Dokter Lita special kandungan yang kupilih di kotaku saat berkonsultasi. Dokter yang name tagnya bertulis Maulita itu adalah teman SMAku dulu yang pindah ke luar negeri bersama ayahnya yang asli Singapura. Ibunya yang suku jawa adalah seorang koki sebuah hotel yang mempertemukannya dengan Sang Suami. Mereka pindah mukim di negara singa itu dan melanjutkan pendidikan di sana.
9.712.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Vila Melati

Vila Melati

Pak Hektor memastikan. "Ya." "Oke, kita akan mencarinya di I*******m. Ini zaman modern, kurasa tidak sulit mencari keberadaan seseorang." Pak Hektor nampak mengutak-atik ponselnya. "Ah, banyak hasil untuk nama Mia Uwa," ucapnya kemudian. "Coba lihatlah satu per satu, kali aja Mbak Arini masih mengingat wajahnya." Ia menyodorkan ponselnya padaku.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
BENIH MAFIA MUDA

BENIH MAFIA MUDA

Chapter 03 Setelah Satu Nyawa _______ Mobil BMW hitam terus melaju dengan kecepatan tinggi. Jack menginjak pedal gas, tak tanggung-tanggung, ditemani tuntunan musik keras. Jack tidak sabar untuk sampai ke kota Zhenzhou. Tampaknya Jack tak berkeberatan dengan keputusan Paman Ming, yang membawa Nona Wang Yihan ke tempat berbeda. Padahal tadi dirinya menunggu di apartemen.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
MAS BUCIN, MILIKKU

MAS BUCIN, MILIKKU

Gana tidak mau ambil pusing, dia pilih food court dengan menu chinese food. Walaupun jawaban Sera menyebalkan, ternyata gadis itu tidak banyak protes. Terserahnya Sera itu betul-betul terserah, apa saja dia oke. Sera memesan Kwetiau Goreng Seafood. Dia suka mi yang kenyal-kenyal. Gana lebih memilih Nasi Bistik Ayam. Dia tidak terlalu suka makan mi, katanya. Minuman Sera tentu saja jus alpukat, kesukaan Sera dimana-mana. Ketika Gana ikut-ikutan memesan minuman yang sama, Sera meledek.
583 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

Meraih telepon yang adai di atas kasur, lalu mengangkatnya sembari berjalan keluar. “Hm, gimana, Do?” Cita menatap sang mami lalu berujar, “Aldo.” “Ada yang mau beli, Cit, nggak pake nawar malahan,” ucap Aldo. “Tapi, orangnya mau langsung bicara sama, lo. Dia takut ketipu makelar kayak gue, katanya.” Dahi Cita mengerut. “Mau tanya apa? Kan, perlunya cuma cek fisik mobil? Kenapa harus bicara sama gue?”
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 957 kali sebagai muka bete
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status