Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ternyata Bosku Mantanku

Ternyata Bosku Mantanku

Pria tampan itu mengambil bingkai foto itu, dan melihat foto Bintang bersama Bima. Mario tidak menampik bahwa wajah Bima sangat mirip dengan Bara. Mata, hidung, bibir semua sangat mirip dengan Bara. Rambut tebal, dan bahkan Bima memiliki kulit putih sama seperti Bara. “Bara, lo bego banget,” gumam Mario, dengan senyuman di wajahnya. “Kopi sudah jadi.” Bintang mendekat, dan menyuguhkan kopi yang sudah dia buat ke hadapan Mario. “Tiup dulu sebelum diminum. Masih panas.”
9.419.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Untuk BOSKU

Ibu Susu Untuk BOSKU

Kami kini bisa melangkah maju, bebas dari misteri dan kesalahpahaman, menuju masa depan yang telah kami bangun bersama. //END
1063.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
MAS BUCIN, MILIKKU

MAS BUCIN, MILIKKU

Ke kampus. Jalanan aspal mengitari semak belukar, di sisi kanan ada kolam dan bukit mini. Di sisi sebelah bukit mini ada dataran yang cukup luas, rumputnya juga terawat karena sering dijadikan tempat latihan Menwa (Resimen Mahasiswa, semacam organisasi kemahasiswaan yang mirip-mirip prajurit militer). Sera juga sering cuci mata melihat para mahasiswa gagah tersebut.
583 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
SUAMIKU BOS GILA

SUAMIKU BOS GILA

Cengkeraman Benua di kemeja Handika semakin erat. Biru dan Ully sama-sama terkesiap mendengar ucapan Benua. Terlebih Biru, dia tidak menyangka pria yang dia sebut bos gila itu kini tampak mengesankan. “Minta maaf sekarang!” bentak Benua. Biru tersentak mendengar bentakan Benua ke Handika, tapi dia sangat puas mendengar itu. Saat melihat Handika mati kutu di depan Benua, Biru ingin sekali bertepuk tangan untuk merayakan kemenangannya sekarang.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
BERBAGI HATI DENGAN BOSMU

BERBAGI HATI DENGAN BOSMU

Kimmy buru-buru menuju ruanganny dan mendapati Jacline langsung menyambutnya dengan senyum. "Hay, ada bungan di mejamu," kata Jacline sambil mengedip jahil. Kimmy langsung melihat ke arah buket kecil bungan mawar putih di mejanya. Buru-buru dia menyambar memo kecil yang terselip di antara tangkai bunga. Sambil cemas-cemas ia melirik Jacline dulu sebelum membacanya. "Hanya ucapan selamat," kata Kimmy langsung lega sambil menunjukkan memo kecil itu pada Jacline yang kelihatanya agak kecewa juga setelah ikut penasaran menunggu.
9.8444.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.0K kali sebagai muka boros
Tampilkan Ulasan (127)
Baca
+Pustaka
myue89
Baguuus banget ternyata. Alur & plot twist nya kena banget! Cuma pas awal baca judulnya aja agak saru & menyesatkan wkwk. Tapi setelah baca beberapa bab malah gak bisa berhenti. Pengembangan karakter, pesan2 tersirat didalam cerita, alur, semua Ok. Seneng deh baca karya penulis indo disini!
Redmi Tri
ceritanya bagus. walaupun kasian tp ttp gk suka dgn Pamela. aku jg lbh suka bang Hanif drpd Tristan. soalnya Tristan ttp milih Pamela drpd Kimmy. Tristan mestinya gak berkewajibanlah segitunya sm Pamela. tp itu pilihan dia. walaupun hepi ending tp msh ngeganjel
Baca Semua Ulasan
MENGANDUNG BENIH BOS DUDA

MENGANDUNG BENIH BOS DUDA

Dia kembali mencium keningku. Tiba-tiba terdengar nada getaran pesan masuk dari ponsel Mas Alex di nakas. Aku pun memintanya meraih benda itu. Dia membuka layar lalu menunjukkan wajah serius. Siapa yang mengirim pesan kepadanya? ==========
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Bos Baruku

Satu Malam dengan Bos Baruku

Memesan seperti pelanggan lainnya, ia meminta minuman keras atas rekomendasi pekerja bar. Hampir 20 menit lamanya Emily memandang gelas kosong ketiga di hadapannya dengan mata sayu serta kesadaran yang tak penuh lagi. Merasa belum puas, Emily berdiri sempoyongan sambil menggenggam gelas kaca. Berencana menuju meja bartender, Emily yang kewalahan berjalan sendiri hampir saja terjatuh. Brugg! Tanpa sadar, Emily menabrak seorang pria bertubuh tegap dan tinggi di depannya hingga jatuh ke dalam pelukan pria asing dengan aroma citrus yang menusuk indera penciumannya.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Nico menaruh tangannya di puncuk kepala Mawar, mengelus untuk menenangkan. Mawar malah mengeraskan suara tangisannya, dia mengambil ujung kemeja berwarna merah milik Nico yang sedang dia pakai dan mengelap ingusnya di sana. "Kenapa kau melihatku seperti itu!" Mawar berkata sinis, dia tidak terima melihat ekspresi jijik yang di tampakkan lelaki itu.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Suamiku Bos Galak

Suamiku Bos Galak

"Mau pisahin berkasnya. Kamu duduk sana, istirahat. Ada jus di kulkas itu." 'Hah? Gak salah denger? Bos nyuruh aku istirahat sambi minum Jus? Wow sekali,' batin Anna. Anna berjalan membuka kulkas kecil di sudut ruangan. Ternyata benar. Ada jus Mangga dan jus Alpukat. "Dua jus itu buat kamu semua." "Serius, Bos?" "Iya." Bibir Anna tersenyum sumringah, duduk di sofa pojok ruangan sembari menyeruput Jus Alpukat pemberian Sadam.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status