MAWAR
Nico menaruh tangannya di puncuk kepala Mawar, mengelus untuk menenangkan.
Mawar malah mengeraskan suara tangisannya, dia mengambil ujung kemeja berwarna merah milik Nico yang sedang dia pakai dan mengelap ingusnya di sana. "Kenapa kau melihatku seperti itu!" Mawar berkata sinis, dia tidak terima melihat ekspresi jijik yang di tampakkan lelaki itu.