Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ASI Untuk Bosku

ASI Untuk Bosku

ujar Elina. BERSAMBUNG
10104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Bos Galak, I Love U

Bos Galak, I Love U

“Barusan WA sama Inara.” Nama itu meluncur tanpa sengaja. Nizam terdiam sepersekian detik. Alisnya berkerut. “Inara?” ulangnya, nadanya ketus. “Kenapa dia?” Riza mengangkat kepala sedikit. “Katanya mau ngasih sesuatu buat Pak Bos.” “Apa?” Nada itu masih keras, tapi tidak lagi meledak. Riza menggaruk tengkuk. “Ya… mana saya tahu, Bos. Kan belum dilihat.”
10755 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Gelora Cinta Bos Berondong Manisku

Gelora Cinta Bos Berondong Manisku

Kemudian berkata tenang, "Masih nyala?" Mona langsung menunjuk kompor, "Aku nggak tahu kenapa dia meledak." "Itu telur." "Aku tahu itu telur!" "Kelihatannya tidak." Mona langsung mendelik. Arsen malah tertawa kecil. Sangat kecil. Tapi cukup membuat Mona semakin kesal. "Jangan ketawa!" "Aku nggak ketawa." "Kamu ketawa!" "Aku cuma senyum."
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Mercusuar

Mercusuar

Kemudian satu tangannya menangkap mukaku lalu memegangnya dengan mantap hingga aku tidak bisa berkutik. “Diam dulu.” Satu kelopak mataku kemudian dia tarik hingga terasa terbuka. Dan tanpa satu curiga pun, netraku terus menatap botol kecil yang semakin bergerak maju dan seraya ingin menusuk ke dalamnya. Lalu perlahan-lahan, cairan di dalamnya menyembul keluar dan menetes membasahinya. “Satu lagi. Diam ya.”
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Sistem Super Boros

Sistem Super Boros

Tiba-tiba ia teringat sesuatu, lalu berbalik dan pergi ke kamar yang baru saja dimasuki Ma Rongrong. Ma Rongrong saat ini mengenakan pakaian seksi, menunggu orang-orang datang dengan ekspresi menawan di wajahnya. "Rongrong, berikan aku alat pelacaknya!" Kali ini, Rokujiro tidak berniat melayaninya, dan langsung mengambil pelacak yang dia letakkan di sebelahnya.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Warning: Bos Galak!

Warning: Bos Galak!

Lusi mengambil botol minum yang tadi tersempar. "Ini tuh, botol minum yang lagi trend. Isinya infuse water, bukan air carbol!" Astagfirullah! Ivan terbaring di lantai. Niatnya mau jadi pahlawan, ujungnya jadi sampah.
24.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
BERONDONG

BERONDONG

Maya (6) Tolo ng n gue Lang Plis, bolos dulu Lang sikasir Alfa ngncem gue Lang tolonginnn gw E ***
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Bos

Mengandung Bayi Bos

Karena berbahaya bagi Mas Gio, wajahnya bisa-bisa mendadak lebam karena bogemnya jika Bang Umar mendengar langsung caciannya. Suara jendela mobil diketuk dari luar. Bang Umar menurunkan kacanya. "Kamu siapa?" tanya Mbak Sari. "Kamu yang siapa? Ada perlu apa kemari?" Bang Umar menyahutinya dengan garang. "Kamu mengikuti saya?" "Memang kamu siapa? Artis?" Aku terkekeh setiap mendengar kelitan Bang Umar. Bisa saja ... dia menjawab seperti itu. Pasti lontaran Bang Umar membuatnya kesal.
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 831 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Suara tawanya menyebar dalam angin laut, ceria dan menyenangkan. Ekspresi Josua mulai sedikit lebih rileks lalu dia menyodorkan sebuah botol putih porselen ke tangan Linda. "Apa ini?" Linda melihat ke bawah pada botol kecil di tangannya. Botolnya kasar dan bentuknya aneh. Yang paling aneh adalah botol tersebut dihiasi dengan banyak tulisan seperti mantra. Selain itu, tutupnya juga ditempeli kertas kuning.
9.6662.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.9K kali sebagai muka boros
Tampilkan Ulasan (167)
Baca
+Pustaka
Junn_Badranaya
"Ya, itu sudah pasti. Pantang bagi Ronald Albert untuk lari dari kenyataan," katanya penuh percaya diri. "Tapi kita belum tahu siapa orang itu, Tuan. Bagaimana kalau dia mempunyai niat yang buruk terhadap Anda?" James terlihat khawatir. Dia takut sesuatu tak diinginkan menimpa majikannya. "Apakah
Rince MR
dengan membeli koin adalah salah satu kita menghargai dan hasil karya seseorang,tetapi ngg juga untuk dijadikan bisnis seperti ini dgn cerita yg dipanjang2kan bertele2,satu halaman sj harus Nebus 14 koin padahal sbnrnya karya novel ini walaupun detil masih bs TDK semahal ini tolong jgn kemaruk
Baca Semua Ulasan
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

Ngarang bener si bos ini. "Saya musti cobain kopi buatan kamu." "Siap, Pak." Lila masih setengah menunduk, meskipun dia coba-coba mengintip apa yang sedang dilakukan Ezekiel. "Ini kopi apaan? Saya kan sudah bilang saya suka caramel machiato!"
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai muka boros
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status