Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BOSSY

BOSSY

Sebuah mobil hitam yang berkilat, mewah dan yang pastinya mahal berada tidak jauh dari busway itu dan sedang melaju kencang. Ava masih tersenyum, menunggu tidak sabar bus itu. Gyurrrrr Ava mengerjap. "J-jus?" tanya nya tidak percaya menatap bajunya yang kini tersiram sebuah cairan yang lengket, bahkan kaca mata Ava serta rambutnya ikut tersiram cairan itu. "I'm sorry girl," Ava melepas kaca matanya dan menatap mobil mewah dihadapannya dan sosok lelaki di dalam mobil itu yang sedang tersenyum miring dengan mata menyipit.
107.2K viewsOn holdAdded to Library 267 Times as muka boros
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Kali ini serangan beruntun 'Tenaga Inti Panas’ dan ‘Tenaga Inti Dingin’ dikerahkan kearah Mukade Chōrō. Derrr! Derrr! Derrr! Derrr! Derrr! Derrr! Derrr! Ledakan beruntun kembali terjadi diwajah Mukade Chōrō yang melindungi dirinya dengan ekornya yang melingkar-lingkar. Kali ini tubuh raksasa Mukade Chōrō terlihat terseret dengan keras kebelakang. Baraka terus melepaskan pukulan ‘Inti Panas’ dan ‘Inti Dingin’-nya secara bersamaan.
1031.0K viewsOngoingAdded to Library 869 Times as muka boros
Read
+Library
Bos, Kamu Terlalu Panas

Bos, Kamu Terlalu Panas

Hari sudah malam dan cuaca berubah menjadi sangat dingin. Ketika mereka masuk ke dalam, pelayan datang dan langsung mengantarkan pesanan. Ariana menatap guci kecil, dia tahu minuman apa itu. “Ka-kamu memesan minuman ini? Kalau mabuk bagaimana?” tanya Ariana sambil menatap botol dengan ukuran sedang di meja makan. “Kamu membuatku frustrasi!”
719.7K viewsCompletedAdded to Library 590 Times as muka boros
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

Nala merogoh buku dari dalam tasnya. "Idih, jangan buru-buru dong," Padma merajuk lagi. "Aku ada kejutan nih buat kalian!" Dia meraih sebuah kotak seukuran bantal bayi yang terbungkus oleh plastik hitam. Dengan antusias dan tergesa-gesa, Padma merobek-robek bungkusnya. Isinya sungguh di luar perkiraan Nala: satu set lightstick dan miniatur personel grup penyanyi laki-laki dari negeri gingseng.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as muka boros
Read
+Library
Buruk Rupa

Buruk Rupa

ucap Allen sedikit kasar. "Ternyata bisa kasar juga yah?" batin Argan. NOTE : "Bersamamu akan lebih menyenangkan, sekalipun harus membuat nafas berhenti untuk selamanya."
103.0K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as muka boros
Read
+Library
Bocilnya Mas Duda

Bocilnya Mas Duda

"Masih lama dong, Bapak. Saya penasaran. Tisu basah kok kena tangan bukannya wangi, ini malah kaku." "Diem Lulu. Saya lagi fokus kompres luka kamu." Lalu, aku melihat tangan ku sekali lagi. "Rasanya udah agak mendingan, Pak Bagas jago juga ngobatin." Kata ku melihat luka bakar yang mulai terasa mendingan. Tidak panas apalagi kaku karena tisu ajaib dari Wahyu. Suara telapak kaki menuruni tangga membuat ku mengalihkan pandangan. Pak Bagas datang dengan membawa beberapa map yang berisi lembar kuis dari mahasiswanya.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as muka boros
Read
+Library
Suamiku Bos Tampan

Suamiku Bos Tampan

Kinara meremas kedua tangannya ketika MUA memoles wajahnya dengan riasan-riasan tipis. Kinara sengaja meminta polesan tipis natural karena ia tidak suka dengan make up yang tebal dan terlalu menor. Gugup, takut dan perasaan lainnya campur aduk menjadi satu. "Rileks sayang, kamu gugup?" tanya wanita berusia 30 tahunan yang sedang memberikan eyeshadow pada matanya.
9.8103.2K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as muka boros
Read
+Library
Bos Galak, I Love U

Bos Galak, I Love U

“Masih di rumah sakit sampai sekarang.” Bella terdiam. Ia duduk tegak. “Di rumah sakit mana?” "Pondok Indah" “Ya Tuhan…” Bella mengusap wajahnya. “Terus… Nizam?” Riza ragu sejenak. “Nah itu, anehnya mukanya babak belur.” Bella menoleh tajam. “Babak belur?” “Bibir pecah. Ada lebam di wajah. Tangannya juga diperban,” lanjut Riza lirih. “Dan… aku juga melihat satu orang lagi. Mirip dengan pak bos. Pasti adiknya.”
10944 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as muka boros
Read
+Library
Gelora Cinta Bos Berondong Manisku

Gelora Cinta Bos Berondong Manisku

Kemudian berkata tenang, "Masih nyala?" Mona langsung menunjuk kompor, "Aku nggak tahu kenapa dia meledak." "Itu telur." "Aku tahu itu telur!" "Kelihatannya tidak." Mona langsung mendelik. Arsen malah tertawa kecil. Sangat kecil. Tapi cukup membuat Mona semakin kesal. "Jangan ketawa!" "Aku nggak ketawa." "Kamu ketawa!" "Aku cuma senyum."
102.2K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as muka boros
Read
+Library
Mercusuar

Mercusuar

PRAAANG! “Astagfirulloh! NYAH! DEN!” kikuk Bi Darsih dengan apa yang harus dilakukannya. Cepat-cepat dia meletakkan baki beisi satu mangkuk mi rebus yang masih utuh, sedang isi mangkuk satunya, sudah tumpah ke mukaku dan berceceran kemana-mana. Wadah keramiknya pun sudah hancur terbelah di lantai lantaran tadi kutepis secara spontan. Kemudian dengan paniknya, Bi Darsih meraih kertas tisu yang ada di atas meja, dan memberikannya kepadaku lalu berjongkok untuk membersihkan ceceran dan pecahan itu.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as muka boros
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status