Dinodai Sebelum Malam Pertama
“Eits, kecuali, kamu mau merit sama si Mister. Kamu mah pasti dijamin, tinggal ongkang ongkang kaki. Dia ‘kan bucin banget. Apapun buat Ayang pasti dipenuhi,”
“Neng, kalau ngomong kenapa sih nyerempet terus ke arah sana? Setelah aku mengamati dengan seksama. Menikah itu bukan sekedar saling mencintai. Diam-diam begini aku jadi pakar mikro eskpreso orang yang sudah berumah tangga.”
“Iya lah, aku juga tau! Tapi kan jelas beda. Calonnya Wawa Gombel orang kaya. Sudah dipastikan hidup terjamin!”