Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Dalam Tiga Luka

Cinta Dalam Tiga Luka

Jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari. Bima masih duduk di ruang tengah, di atas sofa panjang yang dingin. Gelas berisi air mineral di tangannya sudah kehilangan suhu segarnya sejak satu jam lalu. Televisi menyala tanpa suara, menampilkan tayangan ulang berita malam yang tak benar-benar ia perhatikan.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as my house 2pm
Read
+Library
DINIKAHI CALON KAKAK IPARKU

DINIKAHI CALON KAKAK IPARKU

Entah sekedar ke bioskop atau trip tipis-tipis. Sekarang, aku harus diam di rumah Bang Fahad. Hanya bolak-balik nonton tivi dan main ponsel. Kalau seperti ini terus, bisa-bisa aku jamuran. Jam dinding menunjukkan pukul satu siang hari. Cuaca di luar tidak begitu terik. Akhirnya aku bangkit dari sofa ruang televisi setalah mematikan layar dengan tabung datar itu. Bergegas meninggalkan ruangan televisi dan keluar dari rumah. Menuju taman kecil yang berada di sebelah kiri, letaknya di sebrang bangunan garasi.
9.998.9K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as my house 2pm
Read
+Library
Wait At 24

Wait At 24

Dalam dua menit tidak ada yang tersisa kering di tubuh kita. Dua puluh menit menuju tahun baru, kita berteduh di belakang sebuah toko madu. Baju basah kuyup ditambah udara dingin cukup membuat tubuhku menggigil, gigi gemeretak dan jari mulai mati rasa. Pada saat itu toko sudah jelas tutup, hanya ada beberapa pasangan yang berteduh, tanaman-tanaman dan pot kosong. Teras keramik yang kita pakai untuk berteduh hanya sekitar 2 x 1 meter. Di depan kita terdapat sebuah benteng setinggi dada orang dewasa yang membatasi toko tersebut dengan sebuah tanah kosong.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as my house 2pm
Read
+Library
DIAMNYA ISTRIKU

DIAMNYA ISTRIKU

Aku hanya diam saja sambil menyalakan sebatang rokok yang mungkin sudah rokok yang ke dua puluh. Ya! Saat ini aku berada di rumah bujang lapuk Hendra. Rasanya malas untuk pulang. Padahal jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari. Sementara Maya terus saja menghubungi. Tapi aku malas mengangangkat panggilannya. Jadi aku memilih untuk mereject nya. Paling nenek lampir itu akan berbicara seperti kereta api yang jalan terus tanpa berkesudahan. "Lo nggak pulang?" tanya Hendra.
9.2981.5K viewsCompletedAdded to Library 19.6K Times as my house 2pm
Show Reviews (243)
Read
+Library
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
suka shopping
coba lah yg buat aplikasi ini harga koinnya dimurahin, misal 1 koin = 2 rupiah gitu kan jadi buanyak yg mau beli koin karena murah. gausah mahal²lah biar banyak yg beli koin. atau setiap unlock bab koinnya 2 aja gitu, kalo 14 koin kebanyakan
Read All Reviews
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Saat matahari perlahan melorot ke ufuk barat, rumah di Jl. Pine II No. 8 kembali dipenuhi suara langkah dan aroma masakan dari dapur. Lampu-lampu taman mulai menyala satu per satu ketika mobil hitam Satria memasuki garasi rumah. Dan seperti biasa hal pertama yang dicari pria itu bukan minuman hangat atau menu makan malam, atau terutama bayi menggemaskan yang semakin menandai orangtuanya.
10289.1K viewsOngoingAdded to Library 8.4K Times as my house 2pm
Show Reviews (125)
Read
+Library
Sir Archer Smith
Lihat novel ini di peringkat pilihan pembaca dan coba baca. Ternyata ceritanya bagus. Beda dari cerita2 yg lagi gencar dipromosikan. Penulis ngajak pembaca utk jadi lebih cerdas. Penulisnya detil utk setiap adegan termasuk adegan hot yg nggak murahan. Novel berkelas.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Rumah Kedua Suamiku

Rumah Kedua Suamiku

Rumah Kedua Suamiku [Lihat ini, bagus sekali kan? Kamu dapat oleh-oleh apa dari suamimu, Shanum?]" Pesan dari Eva, calon istri dari teman sekantor suamiku sekaligus sahabatku di waktu SMA dulu. Ia memperlihatkan sebuah Bros motif pintu Aceh berwarna gold, manis sekali.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as my house 2pm
Read
+Library
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

Mesin motor bebek butut Satria dimatikan tepat di depan garasi rumah mewah keluarga Mahameru. Suasana rumah sangat sepi. Lampu taman menyala terang, tapi sebagian besar lampu di lantai dua sudah diredupkan. Jam di ponsel Satria sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam.
1041.7K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as my house 2pm
Read
+Library
TETANGGA BARU

TETANGGA BARU

tanya Mba Aini sedikit berbisik. "Maksudnya keluar masuk gimana Mba?" Aku balik bertanya. "Kemarin siang aku liat, dia masuk ke rumahnya Mba," ucap Mba Aini lagi masih sambil berbisik. "Jam berapa?" "Ada lah jam dua belasan, Mba." "Mba salah lihat mungkin?" "Aku belum rabun, Mba." "Terus-terus, Mba?"
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 625 Times as my house 2pm
Read
+Library
My Romantic Boss

My Romantic Boss

Teman Lama Jam menunjukkan pukul 2 malam saat Ody turun dari sebuah taksi yang berhenti tepat di depan di sebuah rumah yang bernuansa monokrom. Sepanjang jalan dari rumah El hingga ke rumah yang ternyata adalah milik Ody ini, hujan turun dengan begitu derasnya. Ody memasuki rumah yang sudah 2 tahun ini dibelinya tapi tak sempat ditinggalinya karena dia menikah dengan El. Walaupun rumah itu tak pernah ditinggali tetapi Ody selalu meminta seseorang untuk membersihkannya secara rutin.
1040.2K viewsCompletedAdded to Library 924 Times as my house 2pm
Read
+Library
Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

jawab David sambil menunjukkan foto rumah di layar ponselnya. Raven melihat layar ponsel David sejenak. Benar. Itu rumah yang sama. Debaran di dalam dada Raven meningkat beberapa kali lebih cepat. Dia menatap rumah di luar sana dengan seksama. Rumah itu tampak gelap. Hanya lampu di teras rumah yang menyala. “Bagaimana, Pak? Apa saya harus mengetuk pintu rumah itu?” “Tunggu.” Raven melirik arloji. Masih pukul empat lewat tiga puluh lima menit. Kemungkinan seseorang yang ada di dalam rumah itu masih tidur.
1046.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as my house 2pm
Show Reviews (16)
Read
+Library
Valenka Lamsiam
selalu seruuuu, bikin penasaran. si raja tega, es batu, dan tak berperasaan diawal. dan pasti nantinya kena kutukan jadi pria bucin parah gak ada obat. ehhh cerita kali inimah agak lain. dari awal bertemu aja sudah kena kutukan tuh bang revan. normalnya cuma berlaku buat sera aja.
radayinta
Semangatz kak ocha, aku selalu menunggu dan membaca karya-karyamu Cerita ini agak beda dengan yang sebelumnya, namun untuk latar belakang, yang satu kaya dan satu miskin sudah biasa di jadikan dalam latar belakang cerita, jadi tetap lanjutkan ceritanya kak
Read All Reviews
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status