Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MINE

MINE

Pria itu tertawa dan mengangguk. "Rere, istriku." Ana merasa aneh dengan nada yang Davin gunakan. Pria itu seolah telah lama mengenal Roland, namun Ana memilih diam karena acara akan segera dimulai. "Ini Vinno dateng sama siapa? Adiknya ya?" tanya Rere membuka suara. Ana tersenyum dan mengulurkan tangannya, "Ana, istri Mas Davin." Rere sempat terkejut dan menatap Ana dari atas ke bawah. "Kaget loh aku, aku pikir kamu adiknya."
1035.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 805 kali sebagai méré
Baca
+Pustaka
Memory

Memory

celetuk Mak Rum. "Aku belum melihat tetangga baruku," sahutku. "Aku mau beli cabe, Mak." "Setengah ons enam ribu," sahut Mak Rum. "Harganya meroket, bikin kejang." "Eh, Mak Rum, tetangga baru yang bikin kejang," canda Bu Tyas, tertawa keras. "Hasna, tolong kasih info namanya siapa," punya Bu Wati, konyol.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai méré
Baca
+Pustaka
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

Fajarina bergantian dibopong oleh Mas Rama, sembari menunggu si Mimi selesai menyantap makanannya. “Habisin pumpung kamu makan gratis. Ikannya mahal itu harganya?” celoteh Ibu di tengah Mimi makan. “Ikan gurame beginian mah, Mimi tahu harganya Bu. Yang mahal itu sirip ikan Hiu tuh, sama Krapu!" balas Mimi sambil meneruskan menikmati makanan. Sesekali minum karena kepedesan. Juga tak lupa tarik napas panjang setelah makan sambil diselingi mendengar sindiran. Hahaha.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai méré
Baca
+Pustaka
LES NOCES, LE MARIAGE

LES NOCES, LE MARIAGE

HEHEHE. Baca ceritaku yg lain, cari nama pena Rose Marberry ✨✨. See you di ceritaku yang lain.
9.815.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai méré
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

Merasa kurang nyaman bertemu dengan orang belum aku kenal. “Namanya Mark. Dia adalah Beta di pack kami,” kata Dave memperkenalkan nama pria itu. Aku kembali mengagguk mengerti. Dave mulai melingkarkan tangannya di pinggangku dan membawaku kembali ke kamar kami. ***
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai méré
Baca
+Pustaka
DERREL

DERREL

Devin dan Wira tertawa terbahak-bahak. "Baby derrel." Melody memanggil Derrel dengan nada manja. Derrel menghela nafas kasar. "Baby tau gak sih?" "Gak tau! dan gak mau tau." Sarkas Derrel tetap fokus membaca buku "Jahat banget sih kamu sama aku." Derrel menatap tajam melody. "bacot!" Melody mencebikan bibirnya mendengar umpatan kasar yang derrel berikan.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai méré
Baca
+Pustaka
MOIROE

MOIROE

Kedua mata Isaura membola dengan rasa terkejut, "apakah mereka berdua mencintai orang yang sama?" Jari telunjuk orang tua di hadapannya terangkat, "tetapi mereka tidak menyadarinya." "Mereka tidak menyadarinya hingga sebuah peristiwa, yang terukir dalam sejarah para dewa ini terjadi. Jauh dari tanah para dewa, di dunia yang penuh dengan rasa dingin dan tanah yang membeku dan beracun, sebelas sungai yang mengalir dan menuju satu pusat yang sama, Niflheim menyimpan satu sosok yang dipenuhi dengan rasa dendam yang gelap."
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 783 kali sebagai méré
Baca
+Pustaka
PARAMOUR

PARAMOUR

“HEY LEE!” Adam melempar sebuah kotak cincin berwarna bronze ke arah Nathan yang menangkapnya dengan sempurna. "Nice catch! Kau melupakan itu!” Nathan tersenyum. “Acaramu tidak akan berjalan tanpa itu!” “Thank You, Kim!” Nathan menggenggam erat kotak berwarna bronze di tangannya dan kembali berlari melewati pintu kaca yang terbuka. Samar ia mendengar teriakan sahabat baiknya itu dari kejauhan.
670 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai méré
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursririciri
Adrian merespon perkataannya dengan susah payah. Max merogoh tasnya yang ia bawa sejak tadi, mengeluarkan satu botol kaca berisi cairan merah yang Adrian kenal dengan baik apa isinya. “Hanya ini hal yang dapat menghentikan rasa sakit yang sedang kau rasakan,” katanya. Adrian berusaha untuk mengubah posisinya, ia duduk di tempat tidur. “...Tidak ada yang lain?” tanyanya.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai méré
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Ferdi duduk di samping Justin, mulai meneguk anggur membasahi kerongkongannya, berharap hukuman ini segera berakhir. Anggur merah akhirnya habis diminum oleh Justin dan Ferdi, yang tersisa hanya botol-botol bekas yang berjejer rapi. Justin memutuskan untuk pulang, disusul oleh Ferdi. Langkahnya tertatih-tatih, tubuhnya sempoyongan, kadang tak sengaja menabrak beberapa orang yang sedang berpesta.
929 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai méré
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status