Budak & Lima Istri Dari Langit
Selanjutnya, Nara mendekati Ashlan, membantu pemuda itu berdiri, lalu kembali duduk di kursi kayu sederhana itu.
"Dan satu hal penting lagi yang harus kamu ketahui, Ashlan: sebagai seorang suami, kamu wajib memberikan nafkah batin kepada kami. Hanya dengan cara itu kami bisa kembali bersih." Nara menjelaskan dengan tatapan penuh harapan.
Di waktu yang sama, wajah Ashlan memerah. Walaupun tidak dijelaskan dengan detail, ia sudah mengerti maksud sebenarnya dari apa yang Nara katakan.