DILEMA DUA HATI
Namun, bulan madu juga untuk apa, sedang red flag, ahahahahaha.
“Naima, tunggu. Ini uang untuk keperluan nanti di Syam. Oh, iya, jatah pembagian harta perangmu juga masih ada di lemari. Aku lupa memberikannya, nanti di camp aku berikan hakmu itu. Kakak ipar yang memberikannya padaku.” Sultan menyodorkan nafkah lahir yang wajib ia berikan pada istrinya. Naima menerima untuk kedua kalinya dari lelaki lain. Jumlah uang yang cukup banyak. Meski ragu-ragu karena masih canggung, ia masukkan ke dompet saja. Soal nafkah batin? Bisa dibahas nanti ketika sudah tidak red flag.
Hot Chapters