Sang Penentang Aturan
Di sekelilingnya, angin tak berwarna berputar bagai pusaran jiwa, menggeram pelan seperti keluhan dunia yang kehilangan keseimbangan.
Lalu, muncul dua cahaya menyala, satu putih menyilaukan, satu hitam berkilat pekat.
Dari kedua cahaya tersebut berubah menjafi dua sosok naga raksasa, tubuh mereka menjulang setinggi gunung, sisiknya memantulkan petir dan bayangan.
Yang putih membawa ketenangan, tapi dinginnya menusuk tulang, yang hitam membawa panas dan kekuatan, tapi auranya seperti api hitam dari neraka yang lapar.
Bab Populer